Ragam Manfaat Teh Hijau untuk Tubuh, Lebih Baik dari Teh Biasa
Anindhya Danartikanya | 4 Agustus 2020 17:00
Bola.net - Teh hijau sudah lama tersohor sebagai jenis teh yang mengandung banyak khasiat. Minuman yang juga dikenal sebagai green tea ini sedang marak digemari masyarakat karena menjadi satu di antara minuman yang diolah dengan cara kekinian. Teh hijau dianggap sebagai satu di antara minuman paling sehat di dunia.
Teh hijau memiliki beberapa kandungan, seperti polifenol, fluoride, vitamin C, vitamin K, kalium, kalsium, natrium, flour, seng, dan mangan. Selain itu, kandungan antioksidan dan polifenol-nya yang paling tinggi dibandingkan dengan teh yang lain.
Teh ini juga dikenal sebagai teh pelangsing. Manfaat teh hijau lainnya berkat senyawa katekin yang terkandung di dalamnya. Senyawa katekin pada teh hijau memiliki dampak yang baik untuk menghentikan kerusakan oksidatif pada sel-sel tubuh.
Manfaat teh hijau, khususnya untuk mengatasi penyakit memang belum sepenuhnya terbukti dan masih memerlukan penelitian lagi. Namun, tidak ada salahnya mengonsumsi teh hijau secara teratur dan dalam porsi yang wajar untuk menjaga kesehatan.
Teh hijau bisa disajikan dalam keadaan panas, dingin, dicampur madu, atau dijadikan teh tubruk tanpa gula. Berikut manfaat yang dimiliki teh hijau, yang dipercaya bisa diperoleh tubuh jika rutin dikonsumsi, dirangkum dari Klik Dokter dan Healthline, Selasa (4/8/2020).
Menurunkan risiko kanker
Manfaat teh hijau yang pertama adalah dapat menurunkan risiko kanker. Kandungan zat antioksidan yang tinggi mampu memberi manfaat untuk menurunkan risiko berbagai jenis kanker.
Perlu diketahui, zat antioksidan yang ada dalam teh hijau mampu menangkal perkembangan kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, serta kanker usus.
Meningkatkan pembakaran lemak
Teh ini sudah dikenal sebagai teh pelangsing. Jika Anda menginginkan lemak di dalam tubuh mengalami pembakaran dan berkurang secara sempurna terutama pada saat olahraga, minumlah teh hijau.
Ketika Anda sedang berolahraga dan diiringi dengan mengonsumsi teh hijau, mampu meningkatkan jumlah lemak yang dibakar.
Penelitian menyatakan orang yang mengonsumsi teh hijau sebelum berolahraga mampu membakar 17 persen lemak lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang tidak minum teh hijau.
Menurunkan kolesterol
Jika Anda memiliki masalah dengan kadar kolesterol yang tinggi, mengonsumsi teh hijau bisa menjadi solusi. Memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) mampu memicu penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung dan stroke.
Dalam penelitian yang dilakukan di Western University of Health Sciences, California, menyebutkan mengonsumsi teh hijau dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Mengonsumsi 10 cangkir teh hijau per hari dapat menurunkan kolesterol total secara optimal.
Menjaga kesehatan kulit
Menurut penelitian yang dilakukan Medical College of Georgia 2007, teh hijau dapat menjadi pengobatan baru untuk masalah inflamasi kulit, seperti ketombe dan psoriasis. Penyakit kulit inflamasi akan menimbulkan bercak kering dan kemerahan pada kulit serta pengelupasan.
Hal ini disebabkan oleh peradangan dan kelebihan sel-sel tertentu pada kulit. Mengonsumsi teh hijau dapat memperlambat pertumbuhan sel-sel penyebab inflamasi kulit dan mengontrol keberadaan gen yang mengatur siklus hidup sel-sel tersebut.
Meningkatkan metabolisme dalam Tubuh
Manfaat teh hijau yang selanjutnya adalah dapat mendukung tubuh agar memiliki sistem metabolisme tubuh yang baik. Memiliki sistem metabolisme tubuh yang baik, maka proses penurunan berat badan berlangsung sukses. Anda dapat mencapai hal tersebut dengan bantuan teh hijau.
Menurunkan risiko penyakit jantung
Teh hijau baik untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mampu menaikkan kadar kolesterol baik (HDL). Studi menyatakan kandungan polifenol yang terkandung dalam teh hijau mampu menghalangi kolesterol diserap usus sekaligus membantu menyingkirkannya.
Selain itu, antioksidan dalam teh hijau efektif mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah, khususnya pada penyakit arteri koroner. Studi lain menyimpulkan bahwa mengonsumsi teh hijau dikaitkan dengan berkurangnya angka kematian yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskular.
Setidaknya lima cangkir teh hijau per hari, memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibanding orang yang hanya minum kurang dari satu cangkir teh hijau per hari.
Mencegah penyakit Alzheimers
Kandungan catechins yang ada di teh hijau dapat meningkatkan kesehatan mental dan mencegah penyakit, seperti Alzheimer dan Parkinson. Penyakit Alzheimers umumnya diderita oleh para orang lanjut usia.
Menjaga kesehatan gigi
Selain mampu mencegah penyakit Alzheimers, kandungan catechins yang ada dalam teh hijau baik untuk kesehatan gigi. Kandungan catechins mampu mencegah tumbuhnya bakteri yang dapat membuat gigi berlubang dan mencegah bau mulut. Setidaknya mengonsumsi dua cangkir teh hijau dalam sehari dapat membantu menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan.
Disadur dari: Bolacom (Alfi Yuda, Aning Jati) | Dipublikasi: 4 Agustus 2020
Video: Liga Baseball Jepang Pakai Robot Pengganti Suporter di Masa New Normal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








