WHO Peringatkan Agar Tak Semprot Disinfektan Langsung ke Tubuh Manusia
Anindhya Danartikanya | 30 Maret 2020 17:55
Bola.net - Beragam cara dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona SARS-CoV-2. Satu di antara yang banyak digiatkan ialah penyemprotan disinfektan. Disinfektan dipercaya mampu mencegah penyebaran virus corona penyebab COVID-19. Disinfektan dikenal memiliki fungsi membunuh kuman, bakteri, dan virus.
Namun, baru-baru ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau untuk tidak menyemprotkan disinfektan secara langsung ke tubuh manusia. Hal itu karena menyemprotkan disinfektan pada tubuh seseorang tidak akan membunuh virus yang sudah masuk ke tubuh.
"Menyemprot bahan-bahan kimia seperti itu dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir, contohnya mata dan mulut," demikian cuitan akun resmi Twitter WHO Indonesia, Minggu (29/3/2020).
Tak Mempan Jika Tetap Kontak dengan Orang yang Terinfeksi
Bahan-bahan kimia yang dimaksud dalam cuitan tersebut ialah alkohol atau klorin yang biasanya ada dalam kandungan disinfektan. Alkohol dan klorin hanya bisa memusnahkan virus atau bakteri pada permukaan benda.
Pemerintah melalui laman resmi COVID-19, Covid19.go.id, juga menyebutkan larutan disinfektan hanya efektif membersihkan permukaan benda yang berpotensi terdapat banyak virus atau bakteri, dan tidak dianjurkan untuk disemprotkan ke tubuh atau pakaian seseorang.
"Cairan disinfektan bisa membersihkan virus pada permukaan benda-benda dan bukan pada tubuh atau baju dan tidak akan melindungi Anda dari virus jika berkontak erat dengan orang sakit," tulis pemerintah dengan menekankan pada kata 'bukan' serta 'tidak akan'.
Penyemprotan Disinfektan Sering Dilakukan
Seperti diketahui, penyemprotan cairan disinfektan pada tubuh manusia belakangan dilakukan untuk mematikan virus corona SARS-CoV-2. Bahkan, saat ini banyak tempat umum seperti bandara dan masjid, hingga sebelum masuk ke kampung-kampung, yang menyediakan tempat khusus penyemprotan bagi orang-orang yang datang.
Cara tersebut dilakukan untuk mematikan virus yang mungkin berada pada pakaian atau tubuh seseorang. Namun, WHO mengingatkan untuk tidak menyemprotkan seseorang ke badan seseorang karena justru bisa membahayakan yang bersangkutan.
Untuk menghentikan penyebaran virus corona COVID-19, WHO meminta untuk memakai disinfektan pada permukaan benda atau barang yang pernah atau sering tersentuh saja.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Faozan Tri Nugroho/Editor: Aning Jati/Dipublikasi: 30 Maret 2020
Video: Mengenal Status Pasien Terkait COVID-19 Seperti OTG, ODP, dan PDP
Baca Juga:
- 2 Cara Penyebaran Virus Corona yang Wajib Diketahui dan Diwaspadai
- Virus Corona Tak Menular Melalui Udara, Ini Penjelasan WHO
- Apa Saja yang Wajib Dilakukan Orang Positif Corona Seperti Wander Luiz?
- Abbot Laboratories Akan Rilis Alat Tes Cepat Virus Corona, Cuma 5 Menit Keluar Hasilnya
- Mendadak Kacaunya Indera Penciuman Bisa Jadi Gejala Awla Covid-19
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kualitas Pemain Lokal Timnas Indonesia Bikin Kagum Shayne Pattynama: Sangat Bagus!
Tim Nasional 21 Februari 2026, 05:50
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37















