Ansu Fati di Monaco: Menunggu Bangkitnya Mantan Penerus Messi
Richard Andreas | 2 Juli 2025 07:30
Bola.net - AS Monaco biasanya dikenal sebagai tempat para bintang beristirahat, tapi bagi Ansu Fati, kota mewah ini justru menjadi titik awal kerja keras. Pemain yang pernah dijuluki "penerus Messi" itu resmi bergabung dengan AS Monaco setelah melewati tahun-tahun penuh tantangan di Barcelona dan Brighton.
Di usia 22 tahun, Fati seharusnya masih berada di puncak karier. Namun, cedera bertubi-tubi dan kesulitan menemukan bentuk terbaik membuatnya harus merelakan status sebagai wonderkid. Monaco, klub yang dikenal sebagai tempat pemain bangkit, mungkin menjadi tempat yang tepat untuknya.
Fati pernah menjadi bintang masa depan Barcelona. Dia memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda Blaugrana dan dipuji langsung oleh Messi. Namun, cedera lutut meniskus pada 2020 mengubah segalanya. Empat operasi di tiga negara dan serangkaian masalah fisik membuatnya kesulitan kembali ke level terbaik.
Kini, dengan jersey baru di Liga Prancis, Fati memiliki kesempatan untuk menulis ulang kisahnya. Tapi apakah Monaco benar-benar bisa menjadi tempat kebangkitannya?
Dari Herrera ke Camp Nou: Awal yang Mengagumkan
Ansu Fati memulai hidupnya dengan perjuangan. Lahir di Guinea-Bissau, dia pindah ke Sevilla bersama keluarganya setelah ayahnya, Bori Fati, bekerja keras untuk membawa mereka ke Spanyol. "Ayahku bisa saja pergi dan melupakan kami, tapi dia memilih berkorban," kenang Fati suatu kali.
Bakatnya dengan bola sudah terlihat sejak dini. Bergabung dengan Sevilla di usia delapan tahun, dia kemudian direkrut Barcelona dan menjadi bagian dari La Masia.
Agustus 2019, Fati membuat debut dan menjadi pemain termuda kedua yang tampil untuk Barcelona. Enam hari kemudian, dia mencetak gol dan memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda klub.
Messi sendiri yang memujinya, seolah menunjuk Fati sebagai penerusnya. Namun, nasib berkata lain. Cedera lutut meniskus pada November 2020 menghentikan laju kariernya secara drastis.
Cedera dan Kehilangan Momentum

Cedera meniskus di lutut kiri Fati membuatnya absen selama 323 hari. Ketika kembali, dia langsung mencetak gol, seolah memberi sinyal bahwa dirinya masih bisa bersinar.
Sayangnya, tubuhnya tidak lagi sekuat dulu. Empat operasi dalam tiga tahun membuatnya kehilangan kecepatan dan kelincahan yang dulu menjadi senjatanya.
Barcelona, yang sedang dalam krisis finansial, memberikannya nomor 10 setelah kepergian Messi. Tapi beban itu terlalu berat. Ronald Koeman, pelatih Barcelona saat itu, mengatakan, "Kita tidak bisa meminta Fati menggantikan semua yang ditinggalkan Messi."
Musim 2023/2024, Fati dipinjamkan ke Brighton dengan harapan bisa bangkit. Namun, cedera betis kembali menghantuinya. Hanya empat gol dan satu assist yang ia catat, jauh dari harapan banyak orang.
Monaco: Tempat Terakhir untuk Bangkit?
AS Monaco bukan klub asing untuk pemain yang ingin membangun kembali karier. Paul Pogba, Takumi Minamino, dan Folarin Balogun adalah beberapa nama yang sedang dan akan mencoba bangkit di sana. Sekarang, giliran Fati.
Di usia 22, dia masih punya waktu untuk kembali ke level terbaik. Monaco, dengan gaya bermain ofensif dan liga yang tidak seketat Premier League, bisa menjadi tempat yang ideal. Jika berhasil, ini mungkin akan menjadi salah satu come back terbaik dalam sejarah sepakbola modern.
Tantangannya jelas: Fisik dan mental. Tapi jika ada yang bisa melakukannya, mungkin pemain yang pernah dijuluki "penerus Messi" inilah orangnya. Monaco bukan sekadar tempat liburan, bagi Fati, ini adalah tempat terakhir untuk membuktikan bahwa bintangnya belum padam.
Jangan sampai ketinggalan infonya
Lamine Yamal dan Kode untuk Nomor 10 Barcelona
Pramusim Barcelona: Saatnya 3 Bintang Muda La Masia Ini Bersinar
Patrick Kluivert Ulang Tahun 1 Juli: Kilas Balik Karier sang Legenda Belanda hingga Melatih Timnas Indonesia
Demi Nico Williams, Barcelona Siap Korbankan Pemain Bintang Lainnya?
Hanya 15 Hari! Klausul Rahasia Ronald Araujo Bisa Bikin Barcelona Kehilangan Bintangnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wow! Barcelona Kepincut Wonderkid Brasil yang Disebut Mirip Neymar
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 18:37
-
Rashford dan Manchester United Dinilai Sudah Tak Punya Jalan Kembali
Liga Inggris 27 Mei 2026, 09:00
LATEST UPDATE
-
Gak Jadi Pergi! Antonio Rudiger Semusim Lagi Bersama Real Madrid
Liga Spanyol 28 Mei 2026, 02:30
-
Here We Go! Barcelona Amankan Transfer Bintang Timnas Inggris Ini
Liga Spanyol 28 Mei 2026, 02:04
-
Lah? Manuel Ugarte Batal Cabut dari MU?
Liga Inggris 28 Mei 2026, 01:30
-
Davide Frattesi Masuk Radar Juventus, Inter Milan Siap Buka Negosiasi
Liga Italia 28 Mei 2026, 01:00
-
Juventus Patah Hati? Liverpool Batal Lepas Alisson Becker?
Liga Italia 28 Mei 2026, 00:30
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Sorry, Gak Dulu!
Liga Inggris 27 Mei 2026, 23:59
-
Tottenham Ganggu MU dalam Perburuan Calon Suksesor Casemiro Ini
Liga Inggris 27 Mei 2026, 23:30
-
Piala Dunia 2026: Deretan Bintang Besar yang Gagal Masuk Skuad
Piala Dunia 27 Mei 2026, 23:29
-
Enzo Fernandez Ingin Tinggalkan Chelsea, Tujuan Utamanya Real Madrid
Liga Inggris 27 Mei 2026, 23:01
-
Tolak MU, Bintang Newcastle Ini Bakal Gabung Barcelona?
Liga Inggris 27 Mei 2026, 23:00
-
Kylian Mbappe Kembali Jadi Pemain Terbaik Real Madrid
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 22:56
-
Lolos Liga Champions, Roma Prioritaskan Mason Greenwood
Liga Italia 27 Mei 2026, 22:37
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00







