Ballack Ingin Bermain di Asia Musim Depan
Editor Bolanet | 12 Maret 2012 17:31
- Gelandang veteran Bayer Leverkusen, Michael Ballack mengutarakan niatannya untuk meninggalkan klub di akhir musim nanti dan bermain di luar Jerman.
Sebelumnya pemain berusia 35 tahun ini memang kerap diberitakan akan meninggalkan Leverkusen di ketika kontraknya habis musim panas mendatang.
Masih belum ada yang diputuskan, ucap Ballack kepada Sky Sport. Namun saya ingin tantangan baru, seperti bermain di luar negeri.
Keinginan Ballack ini sejalan dengan pernyataan agennya yang mengatakan mantan pemain Chelsea ini tertarik bermain di luar Jerman seperti Cina, Arab atau Amerika Serikat di musim depan.
Ballack kembali ke Leverkusen di tahun 2010 silam setelah menghabiskan waktu 4 tahun bermain untuk Chelsea. Sebelumnya Ballack sudah pernah memperkuat Leverkusen antara tahun 1999 hingga 2002.
Di BayArena yang menjadi markas Leverkusen, Ballack mengakui dirinya menemui sejumlah kesulitan hingga membuat perselisihan dengan pihak klub.
Saya mendapat tawaran yang lain sebelum akhirnya saya memutuskan untuk kembali (ke Leverkusen). Saya memutuskan kembali karena mencintai klub ini, ucap Ballack menjelaskan.
Saya pikir ada masalah dengan komunikasi internal terkait dengan kewenangan di dalam tim. Pelatih Jupp Heynckes mulai sering menggunakan pemain muda, sementara Direktur Olahraga Rudi Voller, menginginkan saya turun bermain, pungkas Ballack. (sky/mac)
Sebelumnya pemain berusia 35 tahun ini memang kerap diberitakan akan meninggalkan Leverkusen di ketika kontraknya habis musim panas mendatang.
Masih belum ada yang diputuskan, ucap Ballack kepada Sky Sport. Namun saya ingin tantangan baru, seperti bermain di luar negeri.
Keinginan Ballack ini sejalan dengan pernyataan agennya yang mengatakan mantan pemain Chelsea ini tertarik bermain di luar Jerman seperti Cina, Arab atau Amerika Serikat di musim depan.
Ballack kembali ke Leverkusen di tahun 2010 silam setelah menghabiskan waktu 4 tahun bermain untuk Chelsea. Sebelumnya Ballack sudah pernah memperkuat Leverkusen antara tahun 1999 hingga 2002.
Di BayArena yang menjadi markas Leverkusen, Ballack mengakui dirinya menemui sejumlah kesulitan hingga membuat perselisihan dengan pihak klub.
Saya mendapat tawaran yang lain sebelum akhirnya saya memutuskan untuk kembali (ke Leverkusen). Saya memutuskan kembali karena mencintai klub ini, ucap Ballack menjelaskan.
Saya pikir ada masalah dengan komunikasi internal terkait dengan kewenangan di dalam tim. Pelatih Jupp Heynckes mulai sering menggunakan pemain muda, sementara Direktur Olahraga Rudi Voller, menginginkan saya turun bermain, pungkas Ballack. (sky/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Elkan Baggott, Pejuang di Lini Belakang Timnas Indonesia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 09:06
-
Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat FIFA Usai Taklukkan Oman dan Mozambik
Tim Nasional 10 Juni 2026, 08:55
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












