Chelsea Dituduh Atur Hasil Eredivisie Belanda
Editor Bolanet | 3 April 2014 20:07
- Klub Premier League, , yang secara finansial mendukung klub Belanda Arnhem, dituduh berupaya melakukan pengaturan hasil pertandingan klub itu di Eredivisie Belanda.
Mantan pemilik Vitesse, Merab Jordania, kepada harian De Telegraaf mengatakan bahwa Chelsea tidak ingin klub Belanda itu menjadi juara liga domestik karena kedua-duanya tidak akan bisa tampil di Liga Champions, terkait peraturan Badan Sepak Bola Eropa yang melarang dua klub dengan satu pemilik tampil pada kompetisi yang sama.
Sementara itu mantan direktur teknik Vitesse Ted van Leewen mengatakan bahwa Chelsea memang memegang kendali di klub Belanda itu.
Chelsea menutup sebagian pembayaran gaji dan peminjaman sejumlah pemain Vitesse. Yang dipentingkan oleh Chelsea adalah kemajuan dari pemain-pemain itu, dan bukan menjadikan Vitesse juara, katanya.
Musim ini Vitesse punya empat pemain yakni Lucas Piazon, Bertrand Traore, Patrick van Aanholt dan Christian Atsu, yang dipinjam dari Chelsea, sedangkan Gael Kakuka dan Sam Hutchinson baru dipinjam Januari lalu.
Vitesse, yang sering bersaing dengan Ajax Amsterdam di puncak klasemen Eredivisie Belanda, baru memenangi tiga dari 11 pertandingan terakhirnya. Mereka kini ketinggalan 12 poin di bawah Ajax dan tidak mungkin meraih gelar juara.
Pemilik saham terbesar Vitesse, pengusaha Rusia Alexander Chigrininsky yang juga teman dari pemilik Chelsea Roman Abramovich, membantah pernyataan Jordania dan menilainya berbohong karena iri.
Sebuah pernyataan dari Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, menyebutkan bahwa mereka akan meminta klarifikasi atas tuduhan Jordania.
Direksi KNVB, unit sepak bola profesional, telah menghubungi Vitesse mengenai masalah tersebut, kata KNVB.
Untuk kepentingan integritas Eredivisie Belanda, KNVB meminta Vitesse memberi penjelangan mengenai struktur organisasi dan cara kerjanya, demikian penyataan KNVB. (ant/dzi)
Mantan pemilik Vitesse, Merab Jordania, kepada harian De Telegraaf mengatakan bahwa Chelsea tidak ingin klub Belanda itu menjadi juara liga domestik karena kedua-duanya tidak akan bisa tampil di Liga Champions, terkait peraturan Badan Sepak Bola Eropa yang melarang dua klub dengan satu pemilik tampil pada kompetisi yang sama.
Sementara itu mantan direktur teknik Vitesse Ted van Leewen mengatakan bahwa Chelsea memang memegang kendali di klub Belanda itu.
Chelsea menutup sebagian pembayaran gaji dan peminjaman sejumlah pemain Vitesse. Yang dipentingkan oleh Chelsea adalah kemajuan dari pemain-pemain itu, dan bukan menjadikan Vitesse juara, katanya.
Musim ini Vitesse punya empat pemain yakni Lucas Piazon, Bertrand Traore, Patrick van Aanholt dan Christian Atsu, yang dipinjam dari Chelsea, sedangkan Gael Kakuka dan Sam Hutchinson baru dipinjam Januari lalu.
Vitesse, yang sering bersaing dengan Ajax Amsterdam di puncak klasemen Eredivisie Belanda, baru memenangi tiga dari 11 pertandingan terakhirnya. Mereka kini ketinggalan 12 poin di bawah Ajax dan tidak mungkin meraih gelar juara.
Pemilik saham terbesar Vitesse, pengusaha Rusia Alexander Chigrininsky yang juga teman dari pemilik Chelsea Roman Abramovich, membantah pernyataan Jordania dan menilainya berbohong karena iri.
Sebuah pernyataan dari Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, menyebutkan bahwa mereka akan meminta klarifikasi atas tuduhan Jordania.
Direksi KNVB, unit sepak bola profesional, telah menghubungi Vitesse mengenai masalah tersebut, kata KNVB.
Untuk kepentingan integritas Eredivisie Belanda, KNVB meminta Vitesse memberi penjelangan mengenai struktur organisasi dan cara kerjanya, demikian penyataan KNVB. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




