Di Matteo Mundur Dari Schalke
Editor Bolanet | 26 Mei 2015 18:27
- Klub Bundesliga harus segera mencari pelatih baru setelah Roberto Di Matteo menyatakan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala. Di Matteo mundur setelah hanya menangani klub selama tujuh bulan.
Pelatih berusia 44 tahun itu ditunjuk Schalke pada November lalu untuk menggantikan Jans Keller. Pada kenyataannya ia berhasil mengantarkan klub bertengger di posisi enam, akan tetapi Di Matteo sudah tidak menemukan kecocokan lagi dengan rencana klub di musim depan.
Di Matteo mengatakan bahwa dirinya sudah tidak mendapatkan dukungan lagi untuk mengantarkan klub meraih sukses di masa mendatang. Oleh karena itu Di Matteo mantap tidak memperpanjang kerja samanya di Veltins Arena.
Horst Heldt dan saya tidak hanya bekerja sama selama tujuh bulan terakhir, tapi kami mengarahkan perhatian pada rencana di musim mendatang, kata Di Matteo di situs resmi klub.
Saya mengusulkan rencana untuk kesuksesan di masa depan. Meskipun diskusi dengan Horst Heldt selalu konstruktif, tapi semuanya menjadi jelas bahwa klub ingin fokus pada prioritas lainnya. Tampaknya awal yang baru bagus untuk semua orang. Oleh karena itu saya sampai pada kesimpulan untuk mengundurkan diri dari posisi saya sebagai pelatih kepala. (fft/ada)
Pelatih berusia 44 tahun itu ditunjuk Schalke pada November lalu untuk menggantikan Jans Keller. Pada kenyataannya ia berhasil mengantarkan klub bertengger di posisi enam, akan tetapi Di Matteo sudah tidak menemukan kecocokan lagi dengan rencana klub di musim depan.
Di Matteo mengatakan bahwa dirinya sudah tidak mendapatkan dukungan lagi untuk mengantarkan klub meraih sukses di masa mendatang. Oleh karena itu Di Matteo mantap tidak memperpanjang kerja samanya di Veltins Arena.
Horst Heldt dan saya tidak hanya bekerja sama selama tujuh bulan terakhir, tapi kami mengarahkan perhatian pada rencana di musim mendatang, kata Di Matteo di situs resmi klub.
Saya mengusulkan rencana untuk kesuksesan di masa depan. Meskipun diskusi dengan Horst Heldt selalu konstruktif, tapi semuanya menjadi jelas bahwa klub ingin fokus pada prioritas lainnya. Tampaknya awal yang baru bagus untuk semua orang. Oleh karena itu saya sampai pada kesimpulan untuk mengundurkan diri dari posisi saya sebagai pelatih kepala. (fft/ada)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













