Dipaksa Mbappe Tinggalkan PSG? Pochettino Berikan Klarifikasi
Richard Andreas | 2 Agustus 2022 08:30
Bola.net - Eks manajer PSG, Mauricio Pochettino akhirnya buka suara setelah meninggalkan klub beberapa pekan lalu. Dia menegaskan tidak ada masalah apa pun di level internal.
Pemecatan Pochettino memang sempat dipergunjingkan. Diduga, Pochettino jadi korban kewenangan ekstra yang diberikan pihak klub kepada Kylian Mbappe.
Sebelumnya, PSG berusaha mati-matian untuk mempertahankan penyerang Prancis tersebut. Mereka sampai membayar mahal supaya Mbappe mau meneken kontrak baru berdurasi 3 tahun dengan sejumlah bonus ekstra.
Bahkan, kabarnya Mbappe diberi kebebasan untuk memilih pemain dan pelatih yang dirasa tepat untuk proyek PSG. Jadi, karena itulah muncul gosip bahwa Mbappe tidak puas dengan Pochettino dan ingin dia dilepas.
Bantahan Pochettino
Setelah sekitar sebulan berlalu, Pochettino akhirnya coba angkat bicara. Dia menegaskan bahwa tidak ada masalah apa pun dengan Mbappe dan tidak ada kewenangan ekstra yang diberikan klub kepada Mbappe.
"Menurut saya PSG telah melakukan segalanya untuk mempertahankan Kylian dan saya pun setuju dengan itu. Dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia sepak bola modern," ujar Pochettino.
"PSG punya sumber daya untuk meyakinkan dia bertahan. Namun, saya kira bukan Kylian yang mendesain proyek baru klub itu [agar Pochettino pergi]."
"Mereka yang punya kekuasaan, dalam hal ini presiden klub, yang merasa bahwa klub membutuhkan proyek baru," imbuhnya.
Pengalaman berharga
Di level pribadi, Pochettino mengaku mendapatkan pengalaman luar biasa dengan melatih PSG. Dia mungkin pergi dengan cara buruk, tapi tidak ada masalah apa pun dengan pihak klub.
"Dari sudut pandang keolahragaan, kami telah menjuarai Piala Liga, Piala Super, dan Liga dalam waktu satu setengah tahun. Namun, jelas bahwa proyek PSG adalah untuk menjuarai Liga Champions," kata Pochettino.
"Oleh sebab itu, tidak menjuarai Liga Champions akan selalu disebut sebagai kegagalan. Dalam kasus saya, itu kegagalan 50 tahun, bukan hanya musim lalu," tandasnya.
Sumber: Bola, Goal, Infobae
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



