Goetze Ternyata Tidak Cocok dengan Guardiola
Richard Andreas | 9 Juni 2018 08:20
Bola.net - - Mario Goetze menjelaskan hubungannya dengan Pep Guardiola selama masih bermain untuk Bayern Munchen. Kala itu Goetze meninggalkan Borussia Dortmund dan memutuskan untuk bergabung dengan Bayern.
Tentu saja kepindahan itu menyulut berbagai reaksi, khususnya dari fans Dortmund yang menilai Goetze sebagai pengkhianat. Tetapi yang dilakukan Goetze sepenuhnya sah di ranah profesional.
Goetze ternyata tidak bisa bertahan lama di Bayern, dia hanya merumput selama tiga musim karena gagal mengulang performa apiknya saat masih di Dortmund. Pada akhirnya, dia kembali lagi ke Dortmund sampai saat ini.
Berbicara soal kegagalannya tersebut, ternyata Goetze menjelaskan bahwa salah satu alasan kuatnya adalah gaya melatih Guardiola.
Tidak Dekat

Menukil fourfourtwo, Goetze membongkar bahwa Guardiola ternyata adalah pelatih yang sangat dingin dalam hubungan personal dengan pemainnya, meskipun dia tidak membantah Guardiola adalah ahli taktik yang jempolan.
Secara teknis Pep Guardiola adalah salah satu pelatih terbaik, bermain di bahwah dia adalah keuntungan yang luar biasa, tegas Goetze.
Tetapi saya merasa dia hanya berbicara di lapangan dan meninggalkan orang-orang dan dunia luar. Empati dia tidka terlalu besar.
Beda dengan Klopp

Alhasil, Goetze yang sebelumnya dilatih Klopp yang sangat dekat dengan pemain secara personal akhirnya gagal bersinar lantaran perubahan kultur tersebut.
Itu tidak mudah bagi saya, karena saya datang dari Klopp, yang seperti Ayah sepak bola. Pep jauh berbeda.
Pelatih kelas dunia membutuhkan empati, setiap atlet juga manusia dan anda harus mengkombinasikan keduanya (taktik dan empati, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Bayern vs Arsenal: Harry Kane
Liga Champions 22 Oktober 2026, 05:22
-
Hasil Bayern vs Arsenal: Declan Rice Jadi Penyelamat, The Gunners Paksa Imbang 2-2
Liga Champions 22 Oktober 2026, 04:09
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








