Guardiola Sadar Akan Tekanan Besar di Allianz Arena
Editor Bolanet | 6 Juli 2013 22:30
- Pelatih Bayern Munich, Josep Guardiola menyadari besarnya tekanan yang bakal dihadapinya musim depan, menyusul sukses timnya meraih treble musim lalu.
Hal itu disampaikannya, dalam konferensi pers kedua sebagai pengganti Jupp Heynckes, ketika memimpin sesi latihan The Bavarians di Trentino, Italia. Menurut Guardiola, dirinya tak punya banyak waktu untuk berlama-lama untuk menemukan pattern permainan tim barunya.
Hal semacam itu dianggap pelatih asal Spanyol selalu terjadi hampir di semua klub besar dunia. Tradisi untuk menang dan menjadi juara adalah hal yang tampaknya ingin dilanjutkan oleh Guardiola bersama Die Rotten.
Saya berada di sebuah klub besar dan di sebuah klub besar kita tidak punya banyak waktu, anda harus memberikan kerja yang bagus sejak awal. Kami harus fokus pada masa depan, pada apa yang masih bisa kami menangkan. Kami tak ingin melihat masa lalu, ujar Guardiola.
Hal ini seperti di setiap klub besar, entah anda di Barcelona FC, AC Milan, atau Bayern, anda hanya harus menang, menang, dan menang. Tentu ada kesempatan bahwa kami melakukan kesalahan. Pekerjaan saya untuk menghindarkan kami dari kesalahan. [initial] (espn/atg)
Hal itu disampaikannya, dalam konferensi pers kedua sebagai pengganti Jupp Heynckes, ketika memimpin sesi latihan The Bavarians di Trentino, Italia. Menurut Guardiola, dirinya tak punya banyak waktu untuk berlama-lama untuk menemukan pattern permainan tim barunya.
Hal semacam itu dianggap pelatih asal Spanyol selalu terjadi hampir di semua klub besar dunia. Tradisi untuk menang dan menjadi juara adalah hal yang tampaknya ingin dilanjutkan oleh Guardiola bersama Die Rotten.
Saya berada di sebuah klub besar dan di sebuah klub besar kita tidak punya banyak waktu, anda harus memberikan kerja yang bagus sejak awal. Kami harus fokus pada masa depan, pada apa yang masih bisa kami menangkan. Kami tak ingin melihat masa lalu, ujar Guardiola.
Hal ini seperti di setiap klub besar, entah anda di Barcelona FC, AC Milan, atau Bayern, anda hanya harus menang, menang, dan menang. Tentu ada kesempatan bahwa kami melakukan kesalahan. Pekerjaan saya untuk menghindarkan kami dari kesalahan. [initial] (espn/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
-
Rebutan Juara Premier League: Momentum Sekarang Ada di Tangan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 16:15
-
Jelang Man City vs Arsenal, Josep Guardiola Cemas: Kalah, Game Over!
Liga Inggris 19 April 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













