Hutang Budi Buat Sneijder Berat Tinggalkan Galatasaray
Editor Bolanet | 17 Juni 2013 17:50
- Midfielder , Wesley Sneijder mengaku jika dirinya merasa berat untuk meninggalkan timnya saat ini. Pasalnya, ia merasa diselamatkan oleh tim dari kota Istanbul.
Spekulasi kepindahan Sneijder ke Chelsea belakangan santer diberitakan, menyusul kembalinya manajer Jose Mourinho ke Stamford Bridge. Sebelum memperkuat Gala, Sneijder merupakan salah satu pemain yang pernah meraih sukses bersama Mou di .
Hubungan dekat keduanya diakui gelandang asal Belanda tersebut menjadi hal yang ingin diulanginya di Premier League, bersama The Blues. Akan tetapi, Sneijder punya alasan mengapa ia begitu menyayangi klubnya saat ini.
Saya telah menemukan sebuah negara dan kultur baru. Takkan mudah untuk pergi dan meninggalkan mereka, tutur Sneijder.
Klub memiliki ekspektasi pada saya. Manajemen telah bekerja sangat keras pada transfer saya sebelumnya. Saya tak bisa pergi ke mana-mana karena saya berhutang pada mereka.
Alasan tersebut terbilang masuk akal, karena Gala merupakan tim yang menyelamatkan karier Sneijder setelah sempat ditepikan Nerazzurri, di era kepelatihan Andrea Stramaccioni. (gl/atg)
Spekulasi kepindahan Sneijder ke Chelsea belakangan santer diberitakan, menyusul kembalinya manajer Jose Mourinho ke Stamford Bridge. Sebelum memperkuat Gala, Sneijder merupakan salah satu pemain yang pernah meraih sukses bersama Mou di .
Hubungan dekat keduanya diakui gelandang asal Belanda tersebut menjadi hal yang ingin diulanginya di Premier League, bersama The Blues. Akan tetapi, Sneijder punya alasan mengapa ia begitu menyayangi klubnya saat ini.
Saya telah menemukan sebuah negara dan kultur baru. Takkan mudah untuk pergi dan meninggalkan mereka, tutur Sneijder.
Klub memiliki ekspektasi pada saya. Manajemen telah bekerja sangat keras pada transfer saya sebelumnya. Saya tak bisa pergi ke mana-mana karena saya berhutang pada mereka.
Alasan tersebut terbilang masuk akal, karena Gala merupakan tim yang menyelamatkan karier Sneijder setelah sempat ditepikan Nerazzurri, di era kepelatihan Andrea Stramaccioni. (gl/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




