Kritik Sepak Bola Turki, Jose Mourinho Langsung Punya Julukan Baru
Editor Bolanet | 20 Agustus 2024 10:00
Bola.net - Jose Mourinho telah dikenal di seluruh dunia sebagai 'The Special One' selama 20 tahun terakhir. Kini, ia mempunyai sebutan baru di sepak bola Turki.
Seperti diketahui, sebutan The Special One berasal dari komentar penuh percaya diri yang Mourinho lontarkan dalam konferensi pers pertamanya sebagai manajer Chelsea pada Juni 2004.
Enam klub dan 19 trofi kemudian, pelatih asal Portugal masih terkenal dengan penampilannya yang selalu luar biasa dalam konferensi pers. Tak ayal, aksinya di sesi tersebut begitu dinantikan.
Mourinho saat ini membesut raksasa Turki, Fenerbahce, pada musim panas ini setelah selama tiga tahun menukangi klub Serie A yakni AS Roma. Ini adalah pengalaman pertama sang pelatih melatih di luar lima liga top Eropa sejak 2004.
Simak berita selengkapnya di bawah ini.
Punya Sebutan Baru di Turki
Komentar terbaru Mourinho yang patut dikenang disampaikan pada Sabtu malam ketika ia melabeli dirinya sendiri sebagai 'The Foreign One' alias orang asing setelah tim asuhannya Fenerbahce meraih hasil imbang 2-2 di Goztepe.
"Gairah, kecintaan, antusiasme sangat sesuai dengan gairah saya terhadap sepak bola, sepenuhnya," kata Mourinho.
"Kemudian ada hal-hal lain yang berada di luar kendali saya, budaya. Sepertinya saya yang harus beradaptasi dan bukan sebaliknya.
"Saya adalah salah satu yang datang, saya adalah orang asing. Saya tidak akan mengubah keadaan. Saya harus beradaptasi. Saya bukan seorang pesulap, saya berpengalaman.”
Bentuk Kritikan
Komentar Mourinho tersebut muncul sebagai bagian dari sebuah sindiran mengenai keadaan sepak bola Turki.
Mantan pelatih Chelsea, Real Madrid, Man United dan Tottenham ini mengkritik budaya membuang-buang waktu dan permainan yang bersandiwara di kompetisi tersebut.
Namun alih-alih menyarankan bahwa timnya perlu belajar untuk mengatasi perilaku lawan mereka, Mourinho - mungkin secara sarkastik - mengklaim bahwa ia dan para pemainnya harus beradaptasi dan mengikuti.
"Bukan sepak bola Turki yang harus beradaptasi dengan saya. Saya yang harus beradaptasi dengan sepak bola Turki," imbuh Mourinho.
"Para pemain saya harus melakukan apa yang tim lain lakukan kepada kami. Mereka membutuhkan waktu. Mereka harus turun ke lapangan.
"Mereka harus menghentikan permainan. Mereka harus melakukan simulasi cedera. Mereka harus melakukan apa yang dilakukan oleh setiap tim."
Masih Adaptasi
Ini merupakan laga keenam Mourinho sebagai manajer Fenerbahce, namun merupakan yang kedua di Super Lig Turki dengan empat laga lainnya merupakan laga kualifikasi Liga Champions.
Mourinho bertekad untuk mengakhiri puasa gelar Super Liga selama 10 tahun bagi klubnya.
Hasil imbang dengan Goztepe terjadi setelah mereka tersingkir dari kualifikasi Liga Champions melawan Lille di pertengahan pekan.
Sumber: ESPN
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
Horor! Presiden Fenerbahce Diserang Fans Lawan, Tim Jose Mourinho Buang Keunggulan 2 Gol
Bisa-bisanya Juan Mata: Juara Liga Turki dan Liga Jepang di Tahun yang Sama!
Masih Ingat Mario Balotelli? Si Bengal yang Tolak Uji Kadar Alkohol Usai Terlibat Kecelakaan Parah d
Ilkay Gundogan Minta Tinggalkan Barcelona?
Komentar Penuh Teka-teki dari Jose Mourinho Usai Gagal Bawa Fenerbahce ke Liga Champions
Mulut Besar Jose Mourinho Terbungkam, Fenerbahce Gagal Lolos ke Liga Champions 2024/2025!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Liga Spanyol 4 Juni 2026, 07:38
LATEST UPDATE
-
Denzel Dumfries Yakin Belanda Punya Kualitas untuk Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 15:42
-
Serunya KapanLagi Book Club Bersama Naela Ali, Emosi Jadi Karya Ilustrasi
Lain Lain 23 Juni 2026, 15:04
-
Thomas Tuchel Punya Resep Unik untuk Inggris: Jangan Ganggu Musiknya
Piala Dunia 23 Juni 2026, 14:29
-
Declan Rice Bongkar Sosok Harry Kane yang Sebenarnya
Piala Dunia 23 Juni 2026, 13:30
-
Jadwal Siaran Langsung Inggris vs Ghana: Live Skor Nonton di TVRI
Piala Dunia 23 Juni 2026, 12:42
-
Lionel Messi dan Misteri Penalti
Piala Dunia 23 Juni 2026, 12:38
-
Man of the Match Yordania vs Aljazair: Ibrahim Maza
Piala Dunia 23 Juni 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











