Mueller: Munich Wajib Juarai DFB Pokal
Editor Bolanet | 8 Mei 2012 11:01
- Bintang Jerman, Thomas Mueller, mengatakan Bayern Munich harus mengakhiri rangkaian empat kekalahan beruntun dari tim juara liga, Borussia Dortmund, ketika keduanya bertemu pada final Piala Jerman (DFB Pokal) pada Sabtu (12/5).
Bayern menghadapi dua pertandingan final, yakni Sabtu ini ketika mereka bertanding melawan Dortmund di final Piala Jerman yang dihelat di Stadion Olimpiade, Berlin, kemudian menghadapi Chelsea, di Allianz Arena, Muenchen, pada 19 Mei di final Liga Champions.
Raksasa Bavaria ini menelan kekalahan dari Dortmund pada empat pertemuan terakhir mereka di kancah liga domestik - baik pada partai kandang maupun tandang, sementara Borussia belum pernah menjuarai Liga Jerman dan Piala Jerman pada satu musim yang bersamaan.
Mereka mengangkat perisai Liga Jerman untuk musim kedua kalinya berturut-turut pada Sabtu setelah menang 4-0 atas Freiburg, di mana tim peringkat kedua, Bayern, tertinggal delapan poin di klasemen liga.
Ketika anda kalah empat kali, tentu terdapat kemarahan, kata Mueller kepada harian Jerman, Bild. Kami ingin memperlihatkan pada mereka, bagaimana ini akan berlangsung untuk lima tahun mendatang. Mueller bukan satu-satunya bintang Bayern yang gatal untuk mengakhiri rentetan kekalahan.
Kami semua memiliki hasrat membara, kami menginginkan kemenangan, kata bintang Bayern asal Belanda, Arjen Robben.
Dortmund akan pergi ke Berlin dengan rasa percaya diri tinggi. Mereka tidak terkalahkan dalam 28 pertandingan terakhirnya, dan memecahkan rekor Bayern perihal poin yang berhasil dikumpulkan dalam semusim, dengan raihan 81 poin.
Kami menginginkan (gelar) ganda! Itu tidak pernah terjadi sepanjang 103 tahun sejarah Borussia Dortmund, tegas pemain sayap Dortmund, Kevin Grosskreutz. (bild/lex)
Bayern menghadapi dua pertandingan final, yakni Sabtu ini ketika mereka bertanding melawan Dortmund di final Piala Jerman yang dihelat di Stadion Olimpiade, Berlin, kemudian menghadapi Chelsea, di Allianz Arena, Muenchen, pada 19 Mei di final Liga Champions.
Raksasa Bavaria ini menelan kekalahan dari Dortmund pada empat pertemuan terakhir mereka di kancah liga domestik - baik pada partai kandang maupun tandang, sementara Borussia belum pernah menjuarai Liga Jerman dan Piala Jerman pada satu musim yang bersamaan.
Mereka mengangkat perisai Liga Jerman untuk musim kedua kalinya berturut-turut pada Sabtu setelah menang 4-0 atas Freiburg, di mana tim peringkat kedua, Bayern, tertinggal delapan poin di klasemen liga.
Ketika anda kalah empat kali, tentu terdapat kemarahan, kata Mueller kepada harian Jerman, Bild. Kami ingin memperlihatkan pada mereka, bagaimana ini akan berlangsung untuk lima tahun mendatang. Mueller bukan satu-satunya bintang Bayern yang gatal untuk mengakhiri rentetan kekalahan.
Kami semua memiliki hasrat membara, kami menginginkan kemenangan, kata bintang Bayern asal Belanda, Arjen Robben.
Dortmund akan pergi ke Berlin dengan rasa percaya diri tinggi. Mereka tidak terkalahkan dalam 28 pertandingan terakhirnya, dan memecahkan rekor Bayern perihal poin yang berhasil dikumpulkan dalam semusim, dengan raihan 81 poin.
Kami menginginkan (gelar) ganda! Itu tidak pernah terjadi sepanjang 103 tahun sejarah Borussia Dortmund, tegas pemain sayap Dortmund, Kevin Grosskreutz. (bild/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 6 Juni 2026, 11:51
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
-
After Gym Makin Simpel! Banyak Cowok Beralih ke Produk 2in1 Hair & Body
Lain Lain 6 Juni 2026, 09:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















