Pengakuan Lionel Messi: Pep Guardiola Menghancurkan Sepak Bola
Abdi Rafi Akmal | 14 November 2022 01:35
Bola.net - Lionel Messi punya masa indah bersama salah satu manajer jenius di sepak bola modern, Josep Guardiola ketika masih bersama Barcelona. Selama Messi diasuh olehnya, ia menyadari bahwa Pep menghancurkan sepak bola.
Usia Messi ketika itu masih 21 tahun saat Pep menjalani karier sebagai manajer tim senior untuk kali pertama. Pep dipromosikan jadi manajer tim senior Barcelona pada musim 2008/2009 menggantikan Frank Rijkaard.
Di tahun pertama, Pep membawa Barcelona jadi mengerikan. Perpaduan antara kecerdasan taktikal Pep dipadukan dengan bakat super milik Messi, Barcelona mendominasi.
Hasilnya, Barcelona meraih treble winners pertama sepanjang sejarah klub. Sejak itu, Messi percaya bahwa Pep benar-benar merusak sepak bola.
Ciptakan Banyak Kegagalan

Messi menuturkan bahwa Pep terlalu jenius ketika menangani sebuah tim. Apa yang dilakukan Pep itu memang terlihat mudah dan bisa ditiru banyak pelatih lain.
Namun karena pikiran itu lah, banyak manajer kemudian gagal. Kebanyakan dari mereka gagal karena tidak bisa meniru apa yang sudah dilakukan Pep untuk Barcelona.
“Guardiola menciptakan banyak kerusakan ke sepak bola karena dia membuat banyak orang percaya filosofi sepak bolanya mudah ditiru,” ujarnya kepada Movistar.
“Saya dan kita semua melihat ada banyak ‘Guardiola’ yang gagal. Kalian tahu bahwa hanya kami yang bisa melakukannya,” lanjut dia.
Perspektif Spesial

Menurut pemain yang mencatatkan 219 penampilan selama tiga tahun diasuh Pep, Messi menilai pelatihnya punya perspektif yang spesial.
Pep seolah melihat satu kejadian secara unik dan berbeda dari orang lainnya. Perspektif ini membantunya untuk menemukan solusi yang tepat.
“Segala yang sudah disiapkan, selalu saja terwujud. Dia spesial dari caranya melihat sesuatu, mempersiapkan pertandingan, dan berkomunikasi,” kata Messi.
Pelatih Terbaik

Sejak debutnya kala itu, Pep terus menjaga status kejeniusannya saat memegang Manchester City di musim 2022/2023. Selama periode tersebut, Pep sudah mengumpulkan 33 trofi tim bersama tiga tim berbeda.
“Pep adalah pelatih terbaik yang saya miliki,” tandas Messi.
Sumber: Movistar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
LATEST UPDATE
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

