Perbedaan Bundesliga dan Serie A di Mata KP Boateng
Editor Bolanet | 2 September 2013 14:00
- Baru dua hari bergabung dengan Schalke 04, Kevin-Prince Boateng telah mengantarkan klub barunya tersebut meraih kemenangan perdana dalam laga melawan Bayer Leverkusen yang berkesudahan 2-0.
Boateng bermain selama 84 menit sebelum akhirnya digantikan oleh Christian Clemens. Pemain berusia 26 tahun tersebut mengaku terkesan dengan sambutan fans dalam partai debutnya tersebut.
Saudara dari pemain Bayern Munich, Jerome Boateng ini memuji atmosfer suporter di Jerman yang atmosfernya cenderung lebih hidup ketimbang Italia.
Saya menyadari bahwa fans bertepuk tangan setiap kali saya menguasai bola. Senang rasanya mendapat sambutan sebaik itu, ungkap pemain Timnas Ghana tersebut.
Saat saya diperkenalkan Jumat lalu, saya pikir fans Schalke memang gila, dalam artian positif tentunya. Mereka membuktikannya dalam laga tadi. Atmosfer yang luar biasa terasa dari bangku penonton.
Lebih lanjut, Boateng juga menyebutkan perbedaan tempo yang dia rasakan antara sepakbola Italia dan Jerman.
Keputusan pindah saya ambil sendiri, dengan pertimbangan kehidupan pribadi dan juga memikirkan karir sepakbola saya.
Permainan di sini berbeda dengan Italia, jauh lebih cepat. Selain itu anak saya juga tinggal di Jerman, jadi semuanya terasa sempurna, imbuh Boateng.
Transfer pemain yang juga memiliki paspor Jerman ini memang cukup mengejutkan. Boateng hengkang dari San Siro beberapa hari usai mencetak dua gol kemenangan AC Milan atas PSV Eindhoven di leg kedua playoff Liga Champions. [initial] (bdl/mri)
Boateng bermain selama 84 menit sebelum akhirnya digantikan oleh Christian Clemens. Pemain berusia 26 tahun tersebut mengaku terkesan dengan sambutan fans dalam partai debutnya tersebut.
Saudara dari pemain Bayern Munich, Jerome Boateng ini memuji atmosfer suporter di Jerman yang atmosfernya cenderung lebih hidup ketimbang Italia.
Saya menyadari bahwa fans bertepuk tangan setiap kali saya menguasai bola. Senang rasanya mendapat sambutan sebaik itu, ungkap pemain Timnas Ghana tersebut.
Saat saya diperkenalkan Jumat lalu, saya pikir fans Schalke memang gila, dalam artian positif tentunya. Mereka membuktikannya dalam laga tadi. Atmosfer yang luar biasa terasa dari bangku penonton.
Lebih lanjut, Boateng juga menyebutkan perbedaan tempo yang dia rasakan antara sepakbola Italia dan Jerman.
Keputusan pindah saya ambil sendiri, dengan pertimbangan kehidupan pribadi dan juga memikirkan karir sepakbola saya.
Permainan di sini berbeda dengan Italia, jauh lebih cepat. Selain itu anak saya juga tinggal di Jerman, jadi semuanya terasa sempurna, imbuh Boateng.
Transfer pemain yang juga memiliki paspor Jerman ini memang cukup mengejutkan. Boateng hengkang dari San Siro beberapa hari usai mencetak dua gol kemenangan AC Milan atas PSV Eindhoven di leg kedua playoff Liga Champions. [initial] (bdl/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Francesco Camarda Bersinar, Mampukah Jadi 'Pio Esposito' Versi AC Milan?
Liga Italia 27 Juli 2026, 23:28
-
AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
Liga Italia 27 Juli 2026, 22:25
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia Punya Skuad dengan Perpaduan Sempurna di Piala AFF 2026
Tim Nasional 30 Juli 2026, 23:59
-
Marcus Rashford Tulis Surat Perpisahan untuk Barcelona
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 21:25
-
AS Roma Resmi Lepas Artem Dovbyk ke Bologna
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:19
-
AS Roma Resmi Datangkan Santiago Castro, Beri Sang Striker Muda Nomor 9
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:13
-
Lazio Memanas, Gennaro Gattuso Usir Kenneth Taylor dari Sesi Latihan
Liga Italia 30 Juli 2026, 21:06
-
Maxence Lacroix Resmi Gabung Chelsea
Liga Inggris 30 Juli 2026, 17:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16














