Review: Bekuk Bayern, Dortmund Rebut Piala Jerman
Editor Bolanet | 13 Mei 2012 03:19
- Borussia Dortmund melanjutkan dominasinya di Jerman setelah berhasil menaklukkan Bayern Munich 5-2 dan merebut trofi Piala Jerman, Minggu (13/5) di Olympiastadion Berlin.
Kedua tim mengawali laga dengan permainan cepat, dan saling terbuka. Namun ternyata Dortmund yang berhasil unggul terlebih dahulu dengan memanfaatkan kesalahan pemain belakang Bayern. Kesalahan koordinasi di lini belakang Die Rotten dimaksimalkan oleh Shinji Kagawa untuk membawa Dortmund unggul 3 menit setelah laga berjalan.
Gol Kagawa seakan membangunkan pasukan Jupp Heynckes itu untuk meningkatkan serangan. Tapi Bayern baru bisa mengejar ketertinggalan di menit ke-25 melalui eksekusi penalti Arjen Robben. Wasit memutuskan untuk memberikan hadiah penalti setelah Mario Gomez dijatuhkan kiper Roman Weidenfeller di kotak terlarang.
Kedudukan imbang membuat jalannya laga berlangsung semakin seru. Dortmund yang tetap tampil pede menyerang kembali unggul di menit ke-41 melalui eksekusi penalti Martin Hummels.
Kembali unggul 2-1 membuat semangat pemain Dortmund semakin gencar keluar menyerang. Hasilnya menjelang turun minum atau tepatnya di menit ke-46, Dortmud berhasil menggandakan keunggulan melalui Robert Lewandowski yang memaksimalkan umpan terobosan Shinji Kagawa. Skor 3-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Bayern dibuat semakin pusing dengan performa impresif Dortmund. Alih-alih mengejar defisit gol, gawang Manuel Neuer kembali dijebol Robert Lewandowski untuk yang keempat kalinya. Kagawa memimpin serangan balik, memberikan bola kepada Grosskreutz, yang kemudian melepaskan umpan kepada Lewandowski. Dengan tenang striker asal Polandia itu melesakkan bola melewati penjagaan Neuer.
Bayern berupaya bangkit dan kali ini bermain lebih teratur. Perlahan tapi pasti pasukan tim Bavaria ini mengambil kendali permainan hingga akhirnya Franck Ribery mencetak gol guna mengejar ketertinggalan di menit ke-76. Winger asal Prancis itu berhasil membuka ruang untuk dirinya sendiri sebelum melepas tendangan kaki kiri yang berhasil melewati penjagaan Langerak dan bersarang di pojok bawah gawang.
Namun di saat asa Bayern mulai bangkit, mereka kembali menelan pil pahit. Lima menit usai gol Ribery, giliran Robert Lewandowski mencetak hattrick-nya di menit ke-81. Neuer berhasil menghalau bola namun kemudian membuat bola jatuh ke kaki Piszczek yang lantas melepas umpan silang di depan gawang guna disambut oleh Robert Lewandowski.
Di sisa waktu pertandingan, Bayern tidak bisa berbuat banyak untuk mengejar ketertinggalan mereka. Dan skor 5-2 bertahan hingga wasit Gagelmann meniup peluit panjang. Borussia Dortmund menjadi penguasa Jerman dengan meraih double winners di musim ini.
Susunan Starter Kedua Tim:
Kedua tim mengawali laga dengan permainan cepat, dan saling terbuka. Namun ternyata Dortmund yang berhasil unggul terlebih dahulu dengan memanfaatkan kesalahan pemain belakang Bayern. Kesalahan koordinasi di lini belakang Die Rotten dimaksimalkan oleh Shinji Kagawa untuk membawa Dortmund unggul 3 menit setelah laga berjalan.
Gol Kagawa seakan membangunkan pasukan Jupp Heynckes itu untuk meningkatkan serangan. Tapi Bayern baru bisa mengejar ketertinggalan di menit ke-25 melalui eksekusi penalti Arjen Robben. Wasit memutuskan untuk memberikan hadiah penalti setelah Mario Gomez dijatuhkan kiper Roman Weidenfeller di kotak terlarang.
Kedudukan imbang membuat jalannya laga berlangsung semakin seru. Dortmund yang tetap tampil pede menyerang kembali unggul di menit ke-41 melalui eksekusi penalti Martin Hummels.
Kembali unggul 2-1 membuat semangat pemain Dortmund semakin gencar keluar menyerang. Hasilnya menjelang turun minum atau tepatnya di menit ke-46, Dortmud berhasil menggandakan keunggulan melalui Robert Lewandowski yang memaksimalkan umpan terobosan Shinji Kagawa. Skor 3-1 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Bayern dibuat semakin pusing dengan performa impresif Dortmund. Alih-alih mengejar defisit gol, gawang Manuel Neuer kembali dijebol Robert Lewandowski untuk yang keempat kalinya. Kagawa memimpin serangan balik, memberikan bola kepada Grosskreutz, yang kemudian melepaskan umpan kepada Lewandowski. Dengan tenang striker asal Polandia itu melesakkan bola melewati penjagaan Neuer.
Bayern berupaya bangkit dan kali ini bermain lebih teratur. Perlahan tapi pasti pasukan tim Bavaria ini mengambil kendali permainan hingga akhirnya Franck Ribery mencetak gol guna mengejar ketertinggalan di menit ke-76. Winger asal Prancis itu berhasil membuka ruang untuk dirinya sendiri sebelum melepas tendangan kaki kiri yang berhasil melewati penjagaan Langerak dan bersarang di pojok bawah gawang.
Namun di saat asa Bayern mulai bangkit, mereka kembali menelan pil pahit. Lima menit usai gol Ribery, giliran Robert Lewandowski mencetak hattrick-nya di menit ke-81. Neuer berhasil menghalau bola namun kemudian membuat bola jatuh ke kaki Piszczek yang lantas melepas umpan silang di depan gawang guna disambut oleh Robert Lewandowski.
Di sisa waktu pertandingan, Bayern tidak bisa berbuat banyak untuk mengejar ketertinggalan mereka. Dan skor 5-2 bertahan hingga wasit Gagelmann meniup peluit panjang. Borussia Dortmund menjadi penguasa Jerman dengan meraih double winners di musim ini.
Susunan Starter Kedua Tim:
Borussia Dortmund: Weidenfeller (Mitchell Langerak 34'); Piszczek, Subotic, Hummels, Schmelzer; Gundogan, Kehl; Kuba, Kagawa, Grosskreutz; Lewandowski.
Bayern Munich: Neuer; Lahm, Boateng, Badstuber, Alaba; Schweinsteiger, Gustavo; Robben, Kroos, Ribery; Gomez. (bola/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:49
-
Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:44
-
Prediksi Freiburg vs Bayern 25 Oktober 2026
Bundesliga 24 Oktober 2026, 11:19
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



