Breaking News: Kamboja Mundur dari SEA Games 2025, Semua Atlet Ditarik Pulang!
Editor Bolanet | 10 Desember 2025 12:06
Bola.net - Kabar mengejutkan mengguncang gelaran SEA Games 2025 Thailand. Kontingen Kamboja secara resmi memutuskan untuk mundur total dari seluruh kompetisi.
Keputusan drastis ini diambil pada Rabu (10/12) pagi waktu setempat. Alasan keamanan menjadi faktor utama di balik langkah ekstrem ini.
Eskalasi konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja yang memanas menjadi pemicunya. Situasi dianggap sudah tidak kondusif bagi para atlet.
Komite Olimpiade Nasional Kamboja (NOCC) bergerak cepat menarik seluruh delegasinya. Mereka diperintahkan untuk segera angkat kaki dari Thailand.
Demi Keselamatan Nyawa Atlet
Keputusan penarikan ini disampaikan langsung melalui surat resmi kepada Federasi SEA Games. NOCC menegaskan bahwa keselamatan atlet adalah prioritas yang tak bisa ditawar.
Desakan dari keluarga atlet di Kamboja juga menjadi pertimbangan krusial. Mereka khawatir akan nasib kerabatnya yang berada di negara tetangga yang sedang berseteru.
Sekjen NOCC, HE Vath Chamroeun, menjelaskan situasi pelik ini dalam pernyataan resminya.
"Dengan menyesal saya memberitahukan bahwa karena kekhawatiran serius dan permintaan pihak keluarga para atlet agar kerabat mereka segera kembali ke rumah," tulis Vath Chamroeun.
"NOCC harus menarik seluruh delegasi kami dan mengatur kepulangan mereka ke Kamboja dengan segera demi alasan keamanan," lanjutnya.
Sempat Ikut Opening Ceremony
Ironisnya, kontingen Kamboja sebenarnya masih terlihat dalam upacara pembukaan. Mereka berparade pada Selasa (9/12) malam, hanya beberapa jam sebelum keputusan mundur dibuat.
Awalnya, Kamboja hanya berencana menarik diri dari delapan cabang olahraga saja. Cabang tersebut antara lain judo, karate, pencak silat, hingga sepak bola.
Namun, situasi keamanan yang memburuk mengubah segalanya dengan cepat. Pihak NOCC akhirnya memilih opsi recall total seluruh atlet tanpa terkecuali.
Vath Chamroeun pun menyampaikan permintaan maaf atas kekacauan jadwal yang mungkin terjadi.
"Ini adalah keputusan yang tidak diambil dengan mudah. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh kepulangan ini," ungkapnya.
Konflik Berdarah di Perbatasan
Latar belakang mundurnya Kamboja tidak lepas dari serangan udara yang dilancarkan Thailand. Serangan pada Senin (8/12) itu memicu ketegangan hebat di wilayah perbatasan.
Data lapangan menyebutkan situasi sudah sangat genting dan memakan korban jiwa. Sedikitnya 10 warga sipil Kamboja dilaporkan tewas pada Selasa kemarin.
Selain itu, lebih dari 140.000 warga sipil dari kedua negara terpaksa mengungsi. Kedua belah pihak kini saling menyalahkan atas pecahnya kembali pertempuran ini.
Padahal, Presiden AS Donald Trump sempat menengahi kesepakatan gencatan senjata sebelumnya. Namun, perjanjian itu kini tampaknya sudah tidak berlaku lagi di lapangan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emas Dapat Rp1 Miliar, Kapan Atlet Indonesia Terima Bonus Medali SEA Games 2025?
Tim Nasional 24 Desember 2025, 19:17
-
SEA Games 2025: Tampil Melawan Cedera, Loncat Indah Indonesia Bawa Pulang Perunggu
Olahraga Lain-Lain 20 Desember 2025, 22:03
LATEST UPDATE
-
Naluri dan Mentalitas, Modal Camarda Rebut Tempat di Tim Utama AC Milan
Liga Italia 26 Juli 2026, 18:57
-
Fajar/Fikri Juara China Open 2026 Usai Taklukkan Ganda Nomor 1 Dunia
Bulu Tangkis 26 Juli 2026, 18:52
-
Rafael Leao Tanggapi Kabar Transfer dengan Satu Kalimat
Liga Italia 26 Juli 2026, 18:35
-
Debut Igor Tolic, Rasa Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Juli 2026, 18:29
-
Prediksi Piala AFF 2026: Indonesia vs Kamboja 27 Juli 2026
Tim Nasional 26 Juli 2026, 17:51

















