BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas

Asad Arifin | 27 Oktober 2026 17:27
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
Gambar ilustrasi BRI Branch Office Kepanjen (c) BRI Malang

Bola.net - BRI Branch Office Kepanjen terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disertai pendampingan usaha. Hingga Oktober 2026, total KUR yang disalurkan telah melampaui Rp496 miliar kepada lebih dari 10 ribu nasabah.

Lebih dari 50 persen penyaluran tersebut mengalir ke sektor pertanian dan perdagangan. Kedua sektor ini menjadi bagian penting dalam menopang aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kapasitas bisnisnya.

Advertisement

Salah satu penerima manfaat pembiayaan tersebut adalah Juwariyah, pelaku usaha penggilingan padi dan perdagangan beras di Jenggolo, Kepanjen. Sejak merintis usaha pada 2000, ia terus berupaya mengembangkan bisnis keluarganya, termasuk ketika membutuhkan tambahan modal untuk membeli mesin penggilingan dan memperbaiki peralatan lama.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Juwariyah memperoleh fasilitas KUR sebesar Rp60 juta melalui BRI Unit Kepanjen. Modal itu dimanfaatkan untuk mendukung operasional sekaligus mengembangkan usahanya. Seiring pertumbuhan bisnis yang dijalankan, plafon pembiayaan yang diterimanya meningkat hingga Rp95 juta.

“Alhamdulillah, BRI banyak membantu usaha saya dan keluarga. Awalnya saya pinjam Rp. 60 juta dan sekarang sudah bisa sampai Rp. 95 juta. Usaha saya bisa ramai dan berkembang seperti ini secara tidak langsung juga karena bantuan BRI,” ujar Juwariyah.

1 dari 1 halaman

Bukan Hanya Pembiayaan, BRI Juga Beri Pendampingan

Hingga Oktober 2026, total KUR yang disalurkan BRI Kepanjen telah melampaui Rp496 miliar kepada lebih dari 10 ribu nasabah (c) Dok. BRI

Dukungan BRI kepada Juwariyah tidak hanya berupa akses pembiayaan. Komunikasi dan pendampingan dari petugas BRI juga terus berlangsung seiring perkembangan usaha penggilingan padi dan perdagangan beras yang dikelolanya bersama keluarga.

Branch Office Head BRI Kepanjen, Herwansyah, mengatakan pengalaman Juwariyah mencerminkan peran akses pembiayaan dalam membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Kisah Ibu Juwariyah menunjukkan bahwa dukungan BRI tidak hanya sebatas penyaluran KUR. Kami juga mendorong pemberdayaan, pendampingan usaha, serta edukasi finansial agar pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ujar Herwansyah.

Menurut Herwansyah, penyaluran KUR kepada lebih dari 10 ribu nasabah menjadi bagian dari komitmen BRI Kepanjen dalam memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif dan pelaku usaha di wilayah kerjanya.

“Kami berharap KUR dapat terus dimanfaatkan secara produktif untuk memperkuat dan mengembangkan usaha. Dengan pembiayaan yang disertai pendampingan, kami ingin semakin banyak pelaku UMKM seperti Ibu Juwariyah yang memiliki kesempatan untuk tumbuh dan naik kelas,” tambah Herwansyah.

Kisah Juwariyah menjadi salah satu gambaran perjalanan pelaku UMKM yang memanfaatkan pembiayaan untuk mengembangkan usaha. Melalui penyaluran KUR dan pendampingan yang berkelanjutan, BRI Kepanjen berkomitmen memperkuat kapasitas UMKM agar semakin tangguh, mampu berkembang, dan berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat.