Merajut Peluang dari Desa, Kisah Piatin Mengembangkan Usaha Tas Anyaman dengan Dukungan Rumah BUMN BRI
Asad Arifin | 13 Juni 2026 21:46
Bola.net - Sabtu (13/6) pagi itu suasana di Desa Jamuran, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, terasa tenang. Deretan tanaman hias di halaman depan rumah menyambut begitu masuk ke rumah Piatin (47 tahun) yang terasa sejuk dan bersahaja, khas suasana di pedesaan.
Dari ruang tamu, terlihat sejumlah tas anyaman dengan motif bunga hingga hewan tertata rapi di sudut ruangan. Di rumah sederhana yang sekaligus menjadi tempat produksi itu, Piatin mengembangkan Piacraft, usaha kerajinan tangan tas anyaman dengan motif khusus atau dekupase.
Setelah berkenalan dan basa-basi, Piatin lantas menceritakan bagaimana dia memulai usaha Piacraft. Piatin memulai cerita dari tahun 2019, beberapa bulan sebelum Covid-19 datang membuatnya harus bekerja dari rumah sesuai kebijakan perusahaan tempatnya bekerja.
Pada kondisi Covid-19, Piatin lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Dia bekerja dari rumah dan kondisi itu membuat banyak hal perlu diadaptasikan. Termasuk waktu. Perempuan berusia 47 tahun itu mengaku punya banyak waktu luang dan merasa perlu mencari kesibukan lain.
"Kebetulan saya ini punya hobi kerajinan tangan. Saya senang membuat kerajinan macam-macam. Lalu, ada pelatihan produk anyaman di Malang Creative Cente (MCC). Saya ikut dan awalnya hanya hobi dan mengisi waktu luang," kenang Piatin.
Dari langkah awal tersebut, Piatin belajar makin jauh. Lebih dari sekadar membuat produk untuk mengisi waktu luang, akan tetapi juga untuk mendapat penghasilan tambahan. Ruang belajar Piatin juga makin luas, terutama ketika dia mulai menjadi anggota Rumah BUMN BRI Kota Malang.
Dimulai dari Produk di Rumah BUMN BRI Kota Malang
Sebelum bertemu dan mendapatkan cerita di rumahnya, perkenalan dengan Piatin sudah terjadi di Rumah BUMN BRI Kota Malang. Bukan berkenalan secara fisik, akan tetapi lewat produk. Beberapa produk Piacraft dipajang di ruang pameran Rumah BUMN BRI Kota Malang.
"Banyak pelanggan yang mengenal usaha saya melalui Rumah BUMN. Mereka melihat kartu nama saya yang dipajang di sana, kemudian menghubungi saya secara langsung untuk membeli produk," katanya
Ada tiga produk Piacraft yang terdapat di ruang pameran. Semuanya tas anyaman, tapi dengan motif berbeda. Motifnya buah ceri, bunga, dan hewan seperti kupu-kupu. Di situ, ada kartu nama Piacraft yang kemudian jadi pengantar untuk bertemu dengan Piatin.
Rumah BUMN BRI memang menyediakan ruang khusus untuk memamerkan produk UMKM yang sudah terdaftar. Bukan hanya sekadar di pamerkan, pengunjung juga bisa membeli produk itu secara langsung. Piacraft jadi salah satu produk yang dipajang.
"Ini adalah salah satu dari upaya kami untuk bisa membantu UMKM bisa naik kelas. Kita di sini bisa jadi 'etalase' bagi mitra UMKM untuk berjualan. Semuanya gratis," ucap Koordinator Rumah BUMN BRI Kota Malang, Indah Dwi Pangestu.
Kembali ke cerita di rumah Piatin, usaha yang dirintis kini tidak lagi sebatas hobi atau mengisi waktu luang. Dia sudah mengelolanya sebagai usaha sampingan di luar pekerjaan utama, dengan penghasilan yang tidak kalah menjanjikan secara finansial.
Piatin menjual produknya dengan harga mulai dari Rp20.000, bergantung pada jenis, kerumitan model, hingga ukuran produk. Dia mengaku melayani penjualan produk dalam jumlah satuan hingga dengan volume besar.
"Saya pernah dapat pesanan 500 biji dan harus dikirim dalam waktu tiga minggu. Saya ambil dan bisa menyelesaikan pesanan tepat waktu. Kita bisa produksi banyak karena juga memberdayakan warga dari warga di desa sini untuk ikut menganyam tas," kata Piatin.
Belajar dari A-Z di Rumah BUMN BRI Kota Malang
Piatin tidak membuka toko khusus untuk memajang produk jualannya walau banyak pembeli yang kadang datang ke rumahnya. Piatin memilih mengoptimalkan penjualan lewat toko online. Dia berjualan di marketplace dan memanfaatkan media sosial untuk berjualan.
Kemampuan berjualan secara daring didapat Piatin lewat rangkaian pelatihan, termasuk yang dilakukan di Rumah BUMN BRI Kota Malang. Piatin sering meluangkan waktu untuk ikut pelatihan digital marketing, optimasi fitur WhatsApp Business, Profil Bisnis di Google Maps hingga cara berjualan di lokapasar.
"Kadang, kalau ada pelatihan yang menurut saya bisa menunjang usaha untuk lebih maju, saya ambil cuti dari pekerjaan. Saya juga tidak ingin ketinggalan karena persaingan di pasar semakin ketat," kata Piatin.
Bukan hanya mendapat ilmu dari Rumah BUMN BRI Kota Malang, Piatin juga sesekali berbagi pengalaman kepada pelaku UMKM lain. Dia sering dapat undangan untuk memberikan materi dan pelatihan pembuatan kerajinan tas anyaman dengan tambahan dekupase.
Rumah BUMN BRI Kota Malang memang bisa jadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memulai dan mengembangkan usaha. Setiap pelatihan diselenggarakan secara gratis. Terkait jadwal dan jenis pelatihan, semuanya bisa dipantau lewat akun media sosial Instagram @rumahbumnkotamalang.
"Kita juga punya pelatihan cara mengurus legalitas usaha, mulai dari perizinan hingga mendapatkan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM. Intinya, mulai dari yang belum punya usaha, sampai yang sudah punya usaha, semua bisa belajar bersama-sama di sini agar UMKM naik kelas," ucap Indah Dwi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Malang Sutoyo Tegaskan Dokumen Agunan Matali Telah Diserahkan Usai Pelunasan Pinjaman
News 11 Oktober 2026, 16:16
-
BRI Region 13 Malang Perkuat Fasilitas KB Al Naba Lewat Program TJSL
News 28 September 2026, 05:21
-
BRI Dukung Pembangunan Pura Dhali Agrahita, Jaga Fasilitas Keagamaan dan Keindahan Pujon
News 27 September 2026, 08:11
-
BRI Region 13 Malang Dorong Kepedulian Lingkungan dari Sekolah, Bagikan 17 Bibit Pohon Produktif
News 22 September 2026, 11:20
-
BRI Region 13 Malang Serahkan Ambulans untuk Dukung Akses Kesehatan Warga Lumbang
News 20 September 2026, 05:21
LATEST UPDATE
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

