Tunjangan Rumah DPR Disetop, Berapa Uang yang Dibawa Pulang per Bulan?
Asad Arifin | 6 September 2025 13:52
Bola.net - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sepakat untuk menghentikan sejumlah tunjangan bagi para anggotanya. Kebijakan ini merupakan hasil dari keputusan rapat konsultasi antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi.
Beberapa fasilitas yang resmi disetop antara lain tunjangan perumahan, biaya langganan listrik dan telepon, hingga tunjangan transportasi. Pemangkasan ini diumumkan secara resmi kepada publik oleh pimpinan DPR.
Meskipun sejumlah tunjangan telah dipangkas, total hak keuangan yang diterima anggota DPR per bulan masih terbilang besar. Angka bersih yang dapat dibawa pulang atau take home pay mencapai Rp65,59 juta per bulan.
Angka tersebut merupakan akumulasi dari berbagai komponen pendapatan yang masih berlaku. Komponen terbesarnya justru tidak berasal dari gaji pokok, melainkan dari pos tunjangan konstitusional.
Gaji pokok seorang anggota dewan sebenarnya hanya sebesar Rp4,2 juta per bulan. Namun, berbagai tunjangan melekat dan tunjangan lainnya membuat total pendapatan mereka menjadi berlipat ganda.
Lantas, tunjangan apa saja yang kini resmi dihentikan dan bagaimana rincian komponen pendapatan yang masih diterima para anggota dewan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Pemangkasan Tunjangan dan Fasilitas
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengumumkan keputusan pemangkasan ini pada Jumat (5/9) kemarin. Tunjangan perumahan menjadi salah satu fasilitas utama yang secara resmi telah dihentikan oleh DPR.
"DPR RI menyepakati menghentikan pemberian tunjangan perumahan anggota DPR RI terhitung sejak tanggal 31 Agustus 2025."
Selain tunjangan untuk rumah, Dasco melanjutkan, beberapa fasilitas lain juga telah dievaluasi dan dipangkas. Hal ini termasuk biaya-biaya yang menunjang kebutuhan operasional bulanan para anggota dewan.
"Meliputi biaya langganan daya listrik dan jasa telepon, kemudian biaya komunikasi intensif dan biaya tunjangan transportasi," terangnya.
Lebih lanjut, Dasco juga menegaskan adanya kebijakan baru terkait anggota yang dinonaktifkan oleh partainya. Hak keuangan bagi anggota dengan status non aktif tersebut dipastikan tidak akan dibayarkan lagi oleh negara.
Rincian Hak Keuangan Pasca Pemangkasan
Setelah adanya pemangkasan, hak keuangan anggota DPR terdiri dari gaji pokok, tunjangan melekat, serta tunjangan konstitusional. Jika diakumulasi, total pendapatan bruto per bulan dapat mencapai Rp74,21 juta.
Secara rinci, gaji pokok anggota dewan adalah Rp4,2 juta, ditambah dengan tunjangan jabatan sebesar Rp9,7 juta. Jika ditotal dengan tunjangan melekat lainnya, angkanya mencapai Rp16,77 juta per bulan.
Namun, komponen terbesar dari pendapatan mereka berasal dari pos tunjangan konstitusional yang totalnya mencapai Rp57,43 juta. Di dalamnya termasuk tunjangan kehormatan dan honorarium untuk peningkatan fungsi dewan.
Tunjangan dengan nominal terbesar adalah untuk biaya peningkatan komunikasi intensif dengan masyarakat. Pos anggaran untuk tunjangan ini dialokasikan sekitar Rp20 juta per bulan untuk setiap anggota.
Setelah total pendapatan bruto tersebut dikurangi oleh pajak penghasilan (PPh) sebesar 15 persen atau senilai Rp8,61 juta, maka pendapatan bersih atau take home pay yang diterima adalah sebesar Rp65,59 juta per bulan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Apakah Ada Kenaikan Gaji PNS 2026? Ini Kata Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
News 2 Januari 2026, 09:48
-
Lowongan Kerja Shopee Indonesia: Posisi Campaign Marketing Entry Level
News 31 Desember 2025, 20:42
-
Datang ke Sidang Cerai dengan Ekspresi Tenang, Atalia Praratya: Mohon Doanya Saja
News 31 Desember 2025, 20:38
-
Mendagri Pastikan Pemerintah Berikan Segalanya untuk Penanganan Bencana
News 31 Desember 2025, 15:45
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


