Disiplin Endurance Kualifikasi SEA Games Gunakan Juri Internasional
Editor Bolanet | 11 Maret 2013 21:00
Dua atlet tersebut, juga sudah mendapatkan sertifikat untuk bertanding dari EFI/FEI. Mereka juga memperoleh 75 persen dari 100 persen total pertandingan, ujar Manajer Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Equestrian, Prasetyono Sumiskum.
Dikatakannya, Equestrian Federation of Indonesia (EFI) masih memiliki pekerjaan rumah. Pasalnya, EFI menargetkan mengirimkan empat atlet untuk tampil diajang SEA Games 2013. Karena itu, EFI masih berupaya keras menjaring sisa atlet yang diperlukan. Rencananya, kualifikasi tahap selanjutnya, akan dilakukan melalui ajang Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Cup 2013.
Jika sesuai rencana, Menpora Cup 2013 akan digelar pada bulan Agustus di Parompong. Jarak yang akan ditempuh, yakni sejauh 60 km, ujar Prasetyono yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Trilomba EFI tersebut.
Menurutnya lagi, dalam SEA Games 2013, disiplin endurance akan menempuh jarak sejauh 80 km. Sedangkan atlet yang berhak mengikuti kualifikasi, harus mengacu pada aturan yang ditetapkan EFI. Yakni, berdasarkan performa atlet pada SEA Games XXVI/2012, berdasarkan hasil pertandingan di tahun 2012, perilaku atlet, dan hasil pertandingan kualifikasi SEA Games XXVII/2013.
Begitu pun dengan kriteria kuda, yakni yang telah mengikuti level tertentu atau di atas level dengan hasil baik. Sesuai aturan internasional, atlet yang tampil di jarak 80 km, harus lolos seleksi 2x60 km, ujarnya.
Ditambahkannya, khusus disiplin endurance, melibatkan juri dari Malaysia, Raja Mahmood Raja Hussein dan Mariana Theresia (Indonesia). Keduanya, dikatakan Prasetyono, merupakan Presiden of the Ground Jury Endurance. Dengan begitu, dapat menghindari klaim-klaim dari pihak klub terkait keabsahan sertifikat atlet dan kuda.
Tanda tangan Raja Mahmood Raja Hussein, sangat penting agar tidak ada perdebatan seputar sertifikat atlet dan kuda. Karena itu, EFI berupaya bertindak tegas dengan menghadirkan keduanya dalam kualifikasi tahap pertama ini, sambungnya.
Sedangkan dalam disiplin lompat rintangan (show jumping), melibatkan Mariana Theresia (Indonesia/Presiden of the Ground Jury), Mia Arsyad (Indonesia/Member of the Ground Jury), Letda Kav Nunut Setyowadi (Indonesia/Member of the Ground Jury), Adhita Yudi Wardhani (Indonesia/Show Jumping Course Designers), Serka Yudi Iriyanto (Indonesia/Course Builder), dan Ilham Firmansyah (Indonesia/Timer Keeper) sebagai juri.
Alhasil, para juri yang semua berasal dari Indonesia tersebut dapat memberikan masukan yang objektif terkait kekurangan atlet yang dapat bermanfaat sebagai modal tampil di SEA Games 2013, tutupnya. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Tersungkur, Indonesia Gagal Gondol Emas
Tim Nasional 21 Desember 2013, 21:56
-
HT Review: Indonesia Sementara Tertinggal Satu Gol
Tim Nasional 21 Desember 2013, 20:48
-
Inilah Starting Line-Up Indonesia vs Thailand
Tim Nasional 21 Desember 2013, 19:40
-
Bedah Kekuatan: Indonesia vs Thailand
Editorial 20 Desember 2013, 21:21
-
Rahmad Darmawan Puji Kualitas Penggawa Garuda Muda
Tim Nasional 20 Desember 2013, 20:54
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











