
Bola.net - Kegagalan Indonesia mempertahankan gelar juara di SEA Games ke-27 di Myanmar 2013 membuat Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengevaluasi diri.
Pada ajang tersebut, Indonesia hanya menempati posisi keempat dengan raihan 65 medali emas, 88 perak dan 111 perunggu. "Meski begitu, kita tetap berbangga karena pecatur-pecatur Indonesia di bawah binaan pengurus Besar (PB) Percasi mencatat prestasi gemilang. Kontingen catur Indonesia memperoleh lima emas, empat perak dan tujuh perunggu," ungkap Tono Suratman, Ketua Umum KONI Pusat.
Menurut Tono, hasil tersebut melampaui target yang dibebankan. Seluruh anggota tim yang dikirim, memperoleh medali. "Prestasi ini, adalah sebuah hasil kerja keras, strategi pembinaan yang tepat dan kepemimpinan yang kuat dari PB Percasi. Karena itu, patut diteladani oleh cabang olahraga lainnya," katanya.
Hashim Djojohadikusumo, Ketua Umum PB Percasi periode 2013- 2017, menambahkan bahwa pembinaan pecatur nasional secara berjenjang dan sejak dini melalui kelompok umur dengan berbagai cara telah menjadi fokus perhatian PB Percasi.
"Sejak awal, saya sangat yakin dengan pembinaan yang dilakukan menyeluruh dan konsisten akan mengantarkan tim catur Indonesia pada puncak-puncak prestasi dunia," imbuhnya.
Menurut Hashim, pembinaan olahraga membutuhkan dana sangat besar dan masih belum dapat dipenuhi pemerintah. Tetapi, adanya dana yang besar pun perlu kerjasama dari semua pihak supaya menghasilkan yang terbaik bagi Indonesia.
"Kerjasama yang kuat antara dunia usaha, publik dan BUMN, seperti ini sangat tampak dan telah menjadi kekuatan dunia catur Indonesia yang secara komersial tidak terlalu diminati. Namun, saya tidak ragu untuk mendukungnya karena hasilnya bagi Indonesia sangat jelas," tutup Hashim. (esa/kny)
Pada ajang tersebut, Indonesia hanya menempati posisi keempat dengan raihan 65 medali emas, 88 perak dan 111 perunggu. "Meski begitu, kita tetap berbangga karena pecatur-pecatur Indonesia di bawah binaan pengurus Besar (PB) Percasi mencatat prestasi gemilang. Kontingen catur Indonesia memperoleh lima emas, empat perak dan tujuh perunggu," ungkap Tono Suratman, Ketua Umum KONI Pusat.
Menurut Tono, hasil tersebut melampaui target yang dibebankan. Seluruh anggota tim yang dikirim, memperoleh medali. "Prestasi ini, adalah sebuah hasil kerja keras, strategi pembinaan yang tepat dan kepemimpinan yang kuat dari PB Percasi. Karena itu, patut diteladani oleh cabang olahraga lainnya," katanya.
Hashim Djojohadikusumo, Ketua Umum PB Percasi periode 2013- 2017, menambahkan bahwa pembinaan pecatur nasional secara berjenjang dan sejak dini melalui kelompok umur dengan berbagai cara telah menjadi fokus perhatian PB Percasi.
"Sejak awal, saya sangat yakin dengan pembinaan yang dilakukan menyeluruh dan konsisten akan mengantarkan tim catur Indonesia pada puncak-puncak prestasi dunia," imbuhnya.
Menurut Hashim, pembinaan olahraga membutuhkan dana sangat besar dan masih belum dapat dipenuhi pemerintah. Tetapi, adanya dana yang besar pun perlu kerjasama dari semua pihak supaya menghasilkan yang terbaik bagi Indonesia.
"Kerjasama yang kuat antara dunia usaha, publik dan BUMN, seperti ini sangat tampak dan telah menjadi kekuatan dunia catur Indonesia yang secara komersial tidak terlalu diminati. Namun, saya tidak ragu untuk mendukungnya karena hasilnya bagi Indonesia sangat jelas," tutup Hashim. (esa/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 13 November 2019 09:44 -
Olahraga Lain-Lain 9 Januari 2014 19:00 -
Tim Nasional 22 Desember 2013 01:11 -
Tim Nasional 22 Desember 2013 00:35 -
Tim Nasional 22 Desember 2013 00:25
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 20 April 2026 13:17 -
Tim Nasional 20 April 2026 12:58 -
Liga Inggris 20 April 2026 12:46 -
Otomotif 20 April 2026 12:39 -
Liga Italia 20 April 2026 12:22 -
Otomotif 20 April 2026 11:55
BERITA LAINNYA
-
olahraga lain lain 17 April 2026 16:33 -
olahraga lain lain 17 April 2026 15:36 -
olahraga lain lain 12 April 2026 06:14 -
olahraga lain lain 10 April 2026 21:22 -
olahraga lain lain 10 April 2026 17:49 -
olahraga lain lain 10 April 2026 14:58
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/4790056/original/019136100_1711901412-AP24091563708822.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560362/original/026482800_1776666484-1001181929.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5241603/original/062091600_1749001626-gambarartikel_1693359304_93662__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/699933/original/_Dawn__Victims.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5503052/original/005318900_1771076011-Rano_Museum.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5560274/original/089142900_1776662532-IMG_9227.jpeg)
