Eko Yuli Irawan Ragukan Opsi Pensiun Usai Sabet Perak di Olimpiade Tokyo 2020
Anindhya Danartikanya | 26 Juli 2021 09:55
Bola.net - Atlet angkat besi Indonesia, Eko Yuli Irawan, berhasil mengharumkan nama bangsa usai merebut medali perak Olimpiade Tokyo 2020 dengan turun di nomor 61 kg putra pada Minggu (25/7/2021). Meski belum sukses dapat emas, Eko tetap mengukir sejarah baru di angkat besi Indonesia.
Keping perak yang dipersembahkan Eko sekaligus menjadi pembuktian bahwa ia menjadi satu-satunya atlet Indonesia dengan empat koleksi medali di Olimpiade. Sebelumnya, ia meraih perunggu di Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012, serta meraih perak pula di Rio 2016.
Melihat hal ini, tak sedikit pihak yang berharap Eko bisa tampil lagi di Olimpiade Paris 2024. Lantas, apakah Eko sudah kepikiran soal keputusan pensiun mengingat usianya kini sudah berusia 32 tahun? Ia pun ogah berkomentar banyak soal ini.
"Jika dilihat umur memang sulit, tetapi jika ada kesempatan (tetap berkompetisi sebagai atlet), kenapa tidak? Tapi, yang paling penting itu sekarang adalah bagaimana menyiapkan lifter-lifter muda penerus saya. Itu yang menjadi tantangan," kata Eko.
Ucapan Maaf untuk Indonesia

Raut sedih tampak jelas dari wajah Eko kala memasuki arena mixed zone Tokyo International Forum, Minggu (25/7/21), usai menyelesaikan nomor 61 kg ajang Olimpiade Tokyo 2020.
Dengan senyum tipis, Eko pun meminta maaf karena belum mampu menyabet medali emas. "Mohon maaf untuk semua masyarakat Indonesia, Saya belum bisa memberikan medali emas sebagaimana cita-cita saya,” katanya dengan suara bergetar.
Meskipun begitu, Chef de Mission Kontingen Indonesia, Rosan P Roeslani, mengaku bangga dengan torehan prestasi Eko. Tambahan medali perak ini diharapkan bisa semakin membuat atlet-atlet Indonesia lebih bersemangat lagi untuk tampil di Olimpiade Tokyo 2020.
Saksikan Live Streaming Olimpiade Tokyo 2020 di Vidio
Ajang multievent Olimpiade Tokyo 2020 bisa disaksikan melalui TV teresterial INDOSIAR dan O Channel. Selain itu juga bisa di layanan over the top (OTT) VIDIO baik gratis maupun berbayar dengan 12 channel tambahannya, serta channel Champions TV 1, 2 dan 3 yang dikelola IEG (Indonesia Entertainment Group), salah satu anak perusahaan di Emtek Group. Yuk nikmati sajian live streaming dengan mengklik tautan ini.
Disadur dari: Bolacom (Hendry Wibowo) | Dipublikasi: 25 Juli 2021
Video: Eko Yuli Irawan Sabet Medali Perak Angkat Besi di Olimpiade Tokyo 2020
Baca Juga:
- Hasil Bulu Tangkis Olimpiade 2020: Praveen/Melati Kalah di Tangan Jepang
- Highlights Aksi Rio Waida di Babak Kedua Selancar Olimpiade Tokyo 2020
- Video: Perjuangan Lifter Indonesia, Deni di Cabor Angkat Besi Olimpiade Tokyo 2020
- Rio Waida Hadapi Jepang di 16 Besar Selancar Olimpiade 2020, Belajar dari Kesalahan
- Kisah Windy Cantika Aisah: Bakat Terlihat Sejak SD, Kini Jadi Peraih Medali Olimpiade 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













