Futsal Surabaya Kebut Persiapan Kejurprov
Editor Bolanet | 8 Agustus 2014 17:31
- Meski menyandang status ibu kota provinsi, Kota Surabaya ternyata bukan barometer futsal di Jawa Timur (Jatim). Surabaya masih kalah bersaing dengan tetangga mereka, Sidoarjo. Tak mau tertinggal jauh, Surabaya bertekad bangkit dan mengejar ketertinggalan.
Salah satu ajang yang diharapkan bisa menjadi tonggak pembuktian kebangkitan futsal Surabaya adalah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2014 di Banyuwangi, Oktober mendatang. Melalui Asosiasi PSSI Surabaya, mereka mulai menjaring atlet. Sebanyak 25 pemain dipanggil untuk mengikuti seleksi.
Saat ini, kami masih menunggu surat jawaban dari KONI Surabaya untuk cari lapangan guna menunjang proses seleksi dan tempat latihan, kata Bidang Futsal Asosiasi PSSI Surabaya, Dwi Arifin, Kamis (7/8) petang. Sayangnya, Arifin mengaku lupa ketiga ditanya nama-nama ke-25 pemain tersebut.
Dibanding dengan daerah lain di Jatim, pergerakan Surabaya masuk kategori lamban. Saat Surabaya masih sibuk dengan rencana seleksi, daerah lain seperti Sidoarjo, Banyuwangi, dan Gresik sudah memiliki tim dan telah melakukan latihan. Padahal di Surabaya, banyak pemain yang turun di Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim.
Hingga saat ini, prestasi terbaik Surabaya adalah menjadi runner up kejuaraan antar PSSI Kota dan Kabupaten se-Jatim tahun 2012 silam. Kala itu, merek tumbang di tangan Sidoarjo pada babak final. Sementara di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Surabaya hanya merebut medali perunggu. (faw/fjr)
Salah satu ajang yang diharapkan bisa menjadi tonggak pembuktian kebangkitan futsal Surabaya adalah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2014 di Banyuwangi, Oktober mendatang. Melalui Asosiasi PSSI Surabaya, mereka mulai menjaring atlet. Sebanyak 25 pemain dipanggil untuk mengikuti seleksi.
Saat ini, kami masih menunggu surat jawaban dari KONI Surabaya untuk cari lapangan guna menunjang proses seleksi dan tempat latihan, kata Bidang Futsal Asosiasi PSSI Surabaya, Dwi Arifin, Kamis (7/8) petang. Sayangnya, Arifin mengaku lupa ketiga ditanya nama-nama ke-25 pemain tersebut.
Dibanding dengan daerah lain di Jatim, pergerakan Surabaya masuk kategori lamban. Saat Surabaya masih sibuk dengan rencana seleksi, daerah lain seperti Sidoarjo, Banyuwangi, dan Gresik sudah memiliki tim dan telah melakukan latihan. Padahal di Surabaya, banyak pemain yang turun di Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim.
Hingga saat ini, prestasi terbaik Surabaya adalah menjadi runner up kejuaraan antar PSSI Kota dan Kabupaten se-Jatim tahun 2012 silam. Kala itu, merek tumbang di tangan Sidoarjo pada babak final. Sementara di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Surabaya hanya merebut medali perunggu. (faw/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
Tenis 9 Februari 2026, 13:00
LATEST UPDATE
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






