James Gibson Puji Sistem NOC & PB Akuatik: Investasi SDM Kunci Lahirkan Juara Olimpiade
Editor Bolanet | 12 November 2025 10:27
Bola.net - Sistem pengembangan olahraga air Indonesia mendapat validasi dari pakar global. Pelatih renang dunia asal Inggris, James Gibson, memuji langkah NOC dan PB Akuatik Indonesia. Keduanya dinilai serius membangun ekosistem olahraga air nasional.
Pujian itu disampaikan dalam workshop IOAC 2025 di Jakarta, Selasa (11/11/2025). Gibson hadir sebagai pembicara utama untuk pengembangan teknik pelatih. Kehadirannya diharapkan menginspirasi sistem kepelatihan dari dasar.
Gibson menyoroti potensi besar pasar talenta Indonesia. Populasi 280 juta penduduk diyakini menyimpan bibit juara. Ia yakin Indonesia memiliki 'Michael Phelps' yang tersembunyi.
Tantangan terbesarnya adalah sistem untuk menemukan dan memoles talenta tersebut. Investasi pada SDM pelatih menjadi kunci utama. Hal ini dibutuhkan agar bakat yang muncul siap menjadi juara Olimpiade.
Kehadiran Gibson, yang didukung antusiasme tinggi pelatih nasional, menjadi sinyal positif. Bahkan, Presiden Akuatik Dunia dijadwalkan hadir meninjau ajang ini. Ini menandakan industri olahraga air Indonesia mulai dilirik secara global.
Potensi Pasar Talenta 280 Juta Penduduk

James Gibson menyoroti skala populasi Indonesia sebagai keunggulan kompetitif. Ia menegaskan talenta besar pasti ada di negara ini.
"Anda punya negara dengan lebih dari 280 juta penduduk. Anda bisa punya Michael Phelps sendiri di sini," kata Gibson kepada awak media.
Ia melanjutkan, tantangan sesungguhnya adalah menemukan bakat tersebut.
"(Dia) pasti ada di suatu tempat di Indonesia. Yang sulit adalah menemukan orang itu," tambahnya.
Tantangan itu dialihkan kepada para pemangku kepentingan dan pelatih.
"Yang perlu dipersiapkan oleh para pelatih ialah jika bakat itu muncul, mereka harus bisa membawa sang perenang menjadi juara Olimpiade," tegas Gibson.
Validasi Sistem NOC dan PB Akuatik
James Gibson optimistis pada sistem yang dibangun NOC dan PB Akuatik Indonesia. Ia melihat keseriusan dari para pemangku kepentingan.
"Saya sangat yakin dengan sistem di sini. Anda punya kepemimpinan yang hebat melalui NOC dan federasi nasional (PB Akuatik Indonesia)," kata Gibson.
Ia menilai para pemimpin lembaga olahraga tersebut punya kapabilitas. Mereka dinilai benar-benar ingin membawa akuatik Indonesia naik level.
"Anda memiliki orang-orang yang benar-benar ingin membantu renang Indonesia menjadi lebih baik, akuatik Indonesia menjadi lebih baik," imbuhnya.
Investasi Pengembangan SDM Pelatih
Kehadiran Gibson di Jakarta merupakan bagian dari investasi pengembangan SDM. Tujuannya adalah meningkatkan keterampilan para pelatih renang nasional.
"Saya pun ada di sini karena para pemimpin (di lembaga-lembaga itu) ingin berinvestasi pada para pelatih renang dan membantu mereka meningkatkan keterampilan," jelas Gibson.
Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, mengonfirmasi tingginya antusiasme. Pihaknya terpaksa membatasi jumlah peserta workshop.
"Kalau tidak dibatasi, pesertanya bisa membludak. Jadi kita batasi sekitar 75 atau 80 saja karena kapasitas tempat terbatas,” kata Harlin E. Rahardjo.
Sinyal Positif Pimpinan Akuatik Dunia
Ajang IOAC 2025 tidak hanya menghadirkan pelatih elite dunia. Presiden World Aquatics, Husain Al-Musallam, juga dijadwalkan hadir.
Harlin menyebut Presiden World Aquatics akan datang pada Kamis, 13 November 2025. Kunjungan ini dinilai sebagai kehormatan besar bagi ekosistem akuatik nasional.
Al-Musallam disebut ingin melihat langsung progres pembinaan. Ia juga ingin berinteraksi dengan para pemangku kepentingan.
"Beliau ingin menyaksikan langsung dan berinteraksi dengan atlet, pelatih, bahkan orang tua dari para peserta IOAC ini," jelas Harlin.
Disadur dari: Liputan6.com (Theresia Melinda Indrasari/Thomas)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





