Jejak Darts di Kota Bandung: Sempat Tertidur, Kini Kembali Mencoba Eksis
Serafin Unus Pasi | 22 Maret 2024 01:11
Bola.net - Darts belum menjadi olahraga populer di Indonesia, jika dibandingkan di Eropa atau Amerika Serikat. Darts baru dimainkan oleh komunitas-komunitas.
Mereka secara berkala menggelar kompetisi-kompetisi lokal dan sesekali mengikuti event-event darts di luar negeri, secara indidual maupun berkelompok.
Bandung adalah salah satu kota di Indonesia yang bisa dikatakan menjadi lumbung bagi pemain-pemain darts lokal. Eksistensi darts di Bandung bahkan konon lebih masif ketimbang Jakarta dan Bali.
Darts menjadi lebih lokal di Bandung ketimbang di Jakarta dan Bali, yang banyak dimainkan oleh kalangan ekspatriat.
iDarts Bandung adalah cafe darts pertama yang berdiri di Bandung. DartsLive menjadi provider soft tip dart machine di iDart Bandung.
“Awalnya ditawari dan diajak oleh ipar untuk buka bisnis dengan konsep main darts di Bandung. Di Jakarta sudah jalan. Karena konsepnya unik dan memang belum ada di Bandung jadi oke jalan. iDarts Bandung buka di Jalan Veteran, dekat Batagor Kingsley. iDarts Bandung didirikan pada 16 Januari 2015," ujar Eric Nugraha, Owner iDarts Bandung, melalui rilis yang diterima Bola.net, Kamis (21/3/2024).
Masa Jaya Memudar

Berdirinya iDarts Bandung yang menghadirkan soft tip darts machine menjadi awal dari munculnya berbagai kafe dan restaurant dengan konsep serupa di Kota Bandung. Contohnya saja White Pot, Riverside Cafe, Braga Station, Warung Anyar, Badung, dan Seven.
Tim-tim Darts bermunculan di Bandung beriringan dengan penetrasi berbagai provider soft tip dart machine seperti Pheonix, RadikalDarts, dan VDart yang menyusul eksistensi DartsLive sebagai provider soft tip darts.
“Tahun 2016 sampai 2018 itu bisa dibilang masa jaya darts di Bandung. Banyak sekali team-team darts yang terbentuk. Satu tim bahkan ada yang anggotanya sampai 25 orang. Overlimit, Rib Eyes, Warung Anyar, Darts Invader adalah team-team yang menonjol dan merajai berbagai kompetisi soft tip darts di Bandung era itu," kata Angga Putra Nurrullah, salah satu personel team Overlimit yang pada masa itu pernah di-endorse oleh salah satu brand produk darts dari Korea untuk menopang performanya.
Leonardo, salah satu owner White Pot yang aktif di Team Darts Invader menuturkanpara pemain darts Bandung cukup kompetitif di berbagai level kompetisi, tidak hanya di lokal. Pemain-pemain darts Bandung juga bisa berprestasi di kompetisi-kompetisi darts level nasional bahkan internasional.
Tim-tim darts Bandung juga kerap ikut di berbagai kompetisi darts di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Jepang. Semangat kebersamaan adalah energi utama yang menjadi motivasi bagi para pemain darts Bandung ketika berkompetisi. Hadiah bukan tujuan utama.
Banyaknya pilihan provider soft tip darts yang tersedia, akhirnya menjadi bumerang bagi perkembangan darts di Bandung. Kompetisi antar-provider yang ketat membuat para pemain menjadi “manja”. Kompetisi darts yang awalnya ramai, perlahan jarang digelar.
Para pemain yang butuh wadah untuk berkompetisi satu per satu mulai hilang. Pandemi Covid 19 mengakhiri masa jaya darts soft tip di Bandung. Cafe dan restaurant tutup. Provider-provider soft tip darts menarik mesin-mesin nya dari pasar. Darts seolah hilang dari Bandung.
“Provider yang terlalu business oriented adalah faktor utama dari hilangnya darts di Bandung. Para pemain darts hanya dianggap sebagai objek pasar. Tidak ada kompetisi yang secara regular dan berjenjang digelar oleh provider. Kompetisi tidak ada maka regenerasi pemain pun tidak ada. Darts hanya dijadikan sebagai sebuah permainan belaka. Bukan sebagai sebuah olahraga prestasi berjenjang. Provider hanya mengejar uang instant saja,” kata Eric Nugraha, Owner iDarts Bandung menganalisis kenapa darts seolah hilang dari Bandung.
Galakkan Kompetisi Nasional

Inisiatif dari Indonesia Entertainment Group (IEG) sebagai entitas media yang peduli untuk mengembangkan darts secara professional disambut dengan antusias oleh banyak pihak di Bandung Darts Community.
Romantisme kebersamaan untuk kembali bertemu dan berkumpul sambil bermain darts menjadi hal yang paling dirindukan.
“Sejak dulu kami memang berharap agar ada sebuah organisasi yang legal dan terstruktur untuk menjadi wadah bagi semua hal tentang darts. Mulai dari pemain, kompetisi hingga sistem bisnisnya. Semoga Indonesia Entertainment Group (IEG) bisa mewujudkan hal ini agar pengembangan darts di Indonesia mempunyai arah yang jelas dan terukur," kata Avin Ashkalay, salah satu pemain darts yang tergabung di Team Ovelimit.
Harapan Avin dan para pemain Darts yang tergabung di Bandung Darts Community mungkin bisa terwujud. Indonesia Entertainment Group (IEG) menginisiasi hadirnya sebuah kompetisi nasional olahraga darts bertajuk “Darts National Competition”.
Ini kompetisi berseri yang rencananya digelar sebanyak 6 seri di sepanjang 2024, yang terdiri dari lima Seri Reguler dan satu Seri Final.
Seri perdana sudah diselenggarakan di Jakarta pada Tanggal 24-25 Februari 2024 dan 2 Maret 2024. Kini Indonesia Entertainment Group (IEG) telah membuka registrasi untuk Darts National Competition Series 02 yang akan dilaksanakan di Gading Festival Food & Fun, Jakarta Tanggal 27 & 28 April 2024.
Bagi Bolaneters yang berdomisili di kota Bandung yang ingin berpartisipasi dalam acara ini, kalian bisa mendaftar di tautan berikut ini [klik di sini].
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lourdy Yosowidagdo, Komentator Jagoan di Darts National Competition Series 05
Olahraga Lain-Lain 20 September 2024, 10:51
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Xabi Alonso: Bikin Kesalahan Soal Cedera Moises Caicedo
Liga Inggris 8 September 2026, 01:21
-
Christian Pulisic Tak Kunjung Dimainkan Ruben Amorim
Liga Italia 7 September 2026, 23:29
-
Kylian Mbappe Pede Raih Ballon d'Or 2026: Tahun yang Tepat untuk Jadi yang Terbaik
Liga Spanyol 7 September 2026, 21:15
-
Real Madrid Krisis Gelandang saat Jumpa Inter Milan
Liga Champions 7 September 2026, 20:45
-
Arda Guler Absen Lawan Inter Milan, Momen Yan Diomande untuk Unjuk Gigi!
Liga Champions 7 September 2026, 20:18
-
Sudah Kebobolan 6 Gol, Pertahanan Manchester United Punya Masalah Serius?
Liga Inggris 7 September 2026, 19:48
-
Daftar Lengkap 16 Negara Peserta Piala Asia U-20 2027
Tim Nasional 7 September 2026, 18:56
-
Debut Memukau Dion Markx Bersama Persita: Langsung Jadi Man of the Match
Bola Indonesia 7 September 2026, 18:50
-
Prediksi Lille vs Real Betis 9 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:44
-
Prediksi Club Brugge vs Aston Villa 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 18:14
-
Prediksi AEK Athena vs LASK 8 September 2026
Liga Champions 7 September 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







