Kebijakan Kemenpora Terhadap Industri Olahraga Dapat Apresiasi dari Komisi X DPR RI

Ari Prayoga | 28 Januari 2026 17:26
Kebijakan Kemenpora Terhadap Industri Olahraga Dapat Apresiasi dari Komisi X DPR RI
Langkah nyata Kemenpora, undang profesional untuk perkuat industri olahraga Indonesia (c) Kemenpora

Bola.net - Komisi X DPR RI memberikan apresiasi terhadap kebijakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang membuka seleksi terbuka untuk jabatan Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga. Seleksi tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga terbuka bagi kalangan profesional.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan di lingkungan Kemenpora. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menghadirkan sosok pemimpin yang kompeten, berpengalaman, serta memiliki wawasan luas di sektor industri olahraga.

Advertisement

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung kebijakan tersebut sebagai bagian dari transformasi kelembagaan. Menurutnya, pembukaan kesempatan bagi profesional di luar ASN merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola industri olahraga nasional.

“Terobosan yang dilakukan ini menunjukkan bahwa Kemenpora sedang bertransformasi meningkatkan kualitas sumber dayanya, kualitas para pemimpin eselon I," ujar Hetifah.

"Dengan adanya peluang bagi kalangan profesional non ASN untuk bergabung, maka diharapkan akan semakin banyak kandidat yang memiliki kapabilitas untuk melahirkan inovasi dan kebijakan yang tepat guna membawa industri olahraga kita menjadi semakin baik lagi dan produk-produk olahraga kita juga mampu bersaing di tingkat dunia,” katanya menambahkan.

1 dari 2 halaman

Harapan

Hetifah menambahkan bahwa keterbukaan dalam seleksi diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang memiliki integritas tinggi serta komitmen terhadap pengembangan olahraga nasional. Proses yang transparan menjadi kunci untuk menjaga kredibilitas hasil seleksi.

“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana proses seleksi ini dilakukan," tutur Hetifah.

"Bukan hanya memberi kesempatan kepada masyarakat luas yang memiliki kemampuan, tetapi seleksi juga harus berjalan terbuka, transparan, objektif, dan tidak ada intervensi," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

8 Tahapan

Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya ini dirancang melalui delapan tahapan yang akan dilaksanakan secara berurutan. Seluruh proses bakal diawali dengan pengumuman resmi yang memuat detail seleksi.

Pengumuman tersebut dijadwalkan mulai disampaikan pada 2 Februari 2026 melalui laman Kemenpora. Informasi yang disampaikan mencakup persyaratan umum, ketentuan administrasi, serta mekanisme pendaftaran.

Melalui seleksi ini, Kemenpora berharap dapat menjaring figur terbaik yang memiliki kompetensi di bidang pengembangan industri olahraga. Kehadiran pemimpin baru diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan sektor olahraga berbasis industri.

(Bola.net/Fitri Apriani)

LATEST UPDATE