Usut Dugaan Pelecehan Hendra Basir, FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta dan Dapat Dukungan Menpora Erick Thohir

Bola.net - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) membentuk Tim Pencari Fakta untuk menelusuri dugaan kekerasan dan pelecehan seksual di lingkungan pelatnas. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen federasi dalam melindungi atlet sekaligus memastikan proses penanganan berjalan transparan.
Kasus ini mencuat setelah muncul dugaan tindakan tidak pantas yang menyeret nama mantan pelatih pelatnas, Hendra Basir. Isu tersebut segera menjadi perhatian publik karena menyangkut keselamatan serta masa depan para atlet nasional.
Menanggapi situasi ini, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah FPTI. Ia menilai keterlibatan pemerintah penting untuk menjaga proses penanganan tetap objektif dan bebas intervensi.
Di saat yang sama, FPTI menegaskan komitmennya untuk menjaga kerahasiaan identitas para atlet yang menjadi korban. Federasi memprioritaskan pemulihan mental atlet sambil memastikan proses hukum berjalan adil.
Dukungan Penuh Menpora Erick Thohir
Menpora Erick Thohir menilai pembentukan tim pencari fakta sebagai langkah tepat. Menurutnya, mekanisme ini memungkinkan setiap informasi dan bukti diperiksa secara menyeluruh.
Pemerintah melalui Kemenpora juga akan memantau perkembangan proses penyelidikan yang dilakukan oleh FPTI. Sinergi antara federasi dan pemerintah diharapkan dapat mempercepat tercapainya kejelasan kasus.
“Pembentukan tim pencari fakta merupakan langkah yang tepat dan bukti penanganan serius oleh FPTI untuk memastikan setiap informasi dan fakta bisa dikaji secara mendalam,” ujar Erick Thohir.
“Kami berharap proses berjalan secara objektif, profesional, dan menjadi jalan untuk mewujudkan keadilan bagi korban,” tambahnya.
Pemanggilan Terduga Pelaku dan Proses Hukum
Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid, menjelaskan bahwa tim internal telah mengirimkan surat pemanggilan kepada Hendra Basir guna meminta klarifikasi atas dugaan yang muncul.
Selain pemeriksaan internal, para atlet juga telah melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian. FPTI menyatakan siap mendampingi para atlet selama proses hukum berlangsung.
“Kami tetap membentuk tim pencari fakta. Tim sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap terduga pelaku dan juga menghubunginya melalui WhatsApp,” ujar Yenny Wahid.
“Para atlet sudah memutuskan membuat laporan ke polisi. Kami dari federasi mendampingi dan menyediakan pengacara bagi mereka. Kami siap berdiri di belakang mereka,” tegasnya.
Perlindungan Maksimal bagi Atlet
FPTI juga menempatkan perlindungan korban sebagai prioritas utama. Karena itu, federasi memastikan identitas para atlet tetap dirahasiakan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan mereka.
Langkah ini diambil agar para atlet tidak mengalami tekanan tambahan dari opini publik. FPTI ingin para atlet tetap menjalani kehidupan secara bermartabat sambil menunggu proses hukum berjalan.
“Kami memberikan perlindungan maksimal bagi para atlet, karenanya identitas mereka juga kami rahasiakan. Mereka jangan sampai menjadi korban dua kali karena stigma di masyarakat,” jelas Yenny.
“Karena itu, kami akan melindungi mereka agar tetap dapat menjalani kehidupan dengan bermartabat dan memperoleh keadilan,” pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 11 Maret 2026 15:43PSSI Gelar Media Briefing, Fokus Benahi Kualitas Wasit Liga Indonesia
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 13 Maret 2026 17:40 -
Liga Spanyol 13 Maret 2026 17:17 -
Olahraga Lain-Lain 13 Maret 2026 16:53 -
Olahraga Lain-Lain 13 Maret 2026 16:47 -
Liga Spanyol 13 Maret 2026 16:45 -
Bundesliga 13 Maret 2026 16:15
BERITA LAINNYA
-
bolatainment 10 Maret 2026 15:55 -
bolatainment 10 Maret 2026 15:34 -
bolatainment 8 Maret 2026 19:58 -
bolatainment 7 Maret 2026 00:17 -
bolatainment 25 Februari 2026 00:28 -
bolatainment 12 Februari 2026 17:24
HIGHLIGHT
- Cristiano Ronaldo Jadi Co-Owner Almeria, Ini 6 Bin...
- Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Di...
- Chelsea Terancam Jual Superstar, 5 Nama Besar yang...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Si...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530260/original/028241300_1773397726-IMG-20260313-WA0029.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489539/original/061915300_1769895336-Barcelona_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530258/original/042550500_1773397393-Parno.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4205869/original/033832800_1666872124-000_32G277K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4660399/original/075582500_1700732232-Wakil_Ketua_KPK_Alexander_Marwata_berikan_keterangan_terkait_penetapan_Tersangka_Ketua_KPK-FANANI_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530205/original/026120200_1773394988-IMG_0644.jpg)
