Kejuaraan Dunia Balap Sepeda Digelar di Kalteng, Jokowi Diundang
Ari Prayoga | 7 Juli 2022 06:35
Bola.net - Indonesia akan jadi tuan rumah kejuaraan dunia balap sepeda gunung bertajuk UCI MTB Eliminator World Cup 2022. Event ini bakal digelar di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), pada 28 Agustus 2022 mendatang.
Indonesia jadi satu-satunya negara dari Asia Tenggara yang ditunjuk Union Cycliste Internationale (UCI) untuk menggelar ajang ini. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo turut diundang pada pembukaan UCI MTB Eliminator World Cup 2022 nanti.
"Beberapa hari lalu saya sudah menghadap Pak Setkab (Sekretariat Kabinet), bermohon agar pak Presiden hadir dalam pembukaan pertandingan nanti," ujar Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran.
Dengan menggelar UCI MTB Eliminator World Cup 2022, Indonesia khususnya Kalteng akan mendapatkan keuntungan dari sisi promosi. Sebab, kejuaraan ini diikuti 33 negara dan bakal disiarkan secara langsung di 132 negara.
"Yang selama ini orang mengenal Bali dan Jakarta, dengan ajang ini orang-orang akan mengenal Kalteng," ucap Sugianto Sabran.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Persiapan Maksimal
Untuk menggelar kejuaraan dunia balap sepeda yang baru pertama kali diadakan di Indonesia itu, Sugianto Sabran beserta jajarannya terus mematangkan persiapan. Satu di antaranya dengan meninjau Sirkuit UCI MTB Eliminator World Cup 2022 yang dibangun di Area Stadion Tuah Pahoe.
“Saya tanya dengan orang teknis di lapangan yang mengerjakan arena pertandingan ini. Dua minggu sudah siap, mulai dari sekarang termasuk tribun," ucap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kalteng ini.
"Pertama saya minta 5 ribu kursi, tapi karena keadaan yang tidak memungkinkan jadi disiapkan 3 ribuan."
“Sampai sejauh ini juga tidak ada kendala dan masih berjalan sesuai rencana. Alhamdulillah semua bahannya dari Kalimantan Tengah semua,” tambah Sugianto Sabran.
Lintasan Balap yang Berbeda
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar (PB) ISSI, Parama Nugroho menilai, ada yang spesial pada kejuaraan ini. Di mana lintasan balapnya akan berbeda dari negara-negara lain.
"Kami memang membuat treknya antara aspal dengan lintasan tanahnya diperkeras. Artinya, supaya laju sepeda tetap terjaga,” tutur Parama Nugroho.
"Obstacle-nya kami buat lengkap, ada drop dan kemudian di sini juga ada wood, pakai kayu untuk halang rintangnya. Cross country itu kan sepeda halang rintang. Intinya ada halangannya dibuat,” imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Waduh! Kevin Diks Baru Bisa Debut di Timnas Indonesia pada Maret 2025 Mendatang?
Tim Nasional 13 Oktober 2024, 12:42
-
Usai Petik Poin Dari Arab Saudi, Presiden Jokowi: Sekarang Fokus Hadapi Australia
Tim Nasional 6 September 2024, 20:28
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 10 September 2026, 18:05 -
KapanLagi Pensi Bareng 2026 Dimulai, SMAN 3 Jakarta Jadi Sekolah Pertama
Lain Lain 10 September 2026, 17:25
-
Jadwal Liga Champions di SCTV Pekan Ini, 8-11 September 2026
Liga Champions 10 September 2026, 17:18
-
Melihat Barcelona Sebagai Tim Terbaik di Dunia
Liga Champions 10 September 2026, 17:13
-
Barcelona Menggila: 22 Gol dalam 5 Laga, Rekor 76 Tahun Akhirnya Pecah
Liga Champions 10 September 2026, 17:03
-
Sabian Fathul Ilmi Raih Poin Penting di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship Motegi
Otomotif 10 September 2026, 16:49
-
Man Utd vs Sabah FK: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 13:54
-
Como vs Leipzig: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 13:10
-
Liputan6 Connect Hadir di Prasetiya Mulya, Bahas Pentingnya Membangun Identitas Digital
Lain Lain 10 September 2026, 12:51
-
Slavia Praha vs Lens: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 12:43
-
Bayern vs Bodo/Glimt: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 12:18
-
PSV vs Shakhtar: Fakta dan Statistik Jelang Laga Matchday 1 Liga Champions
Liga Champions 10 September 2026, 11:50
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33






