Kemenpora Klarifikasi Kabar Atlet SEA Games 2019 yang Dipulangkan oleh PERSANI
Ari Prayoga | 30 November 2019 00:55
Bola.net - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan klarifikasi terkait kabar pemulangan atlet senam lantai, Shalfa Avrila Siani dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) SEA Games 2019 karena dituduh sudah tak perawan oleh pelatihnya. Lewat keterangan tertulis, Kemenpora memastikan bahwa kabar tersebut tidaklah benar.
Kepastian tersebut didapat Kemenpora usai berkomunikasi dengan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani), Ita Yualita. Ita menyebut pemulangan Shalfa murni lantaran masalah performa dan prestasi.
"Kami (Kemenpora) baru mendapat info kehebohan soal berita pemulangan atlet senam SEA Games 2019 secara paksa oleh pelatih PERSANI. Kami langsung mengubungi Ibu Ita dari PERSANI, dan infonya sebagai berikut: Katanya tidak betul ada pemulangan paksa oleh pelatih PERSANI," bunyi pernyataan Kemenpora, Jumat (29/11).
"Yang benar, kata, Pak Indra (pelatih Shalfa di Jawa Timur) bahwa atlet tersebut indisipliner dan kurang fokus yang berdampak prestasi menurun, sehingga diputuskan pelatihnya tidak di sertakan di SEA Games 2019. Dan digantikan oleh atlet lain yang peringkatnya jauh lebih tinggi."
"Kemenpora tentu cukup prihatin dengan kejadian tersebut. Kami sudah langsung komunikasi dengan PERSANI. Yang benar katanya terkait dengan masalah kondisi prestasinya, jadi tidak ada hubungannya dengan masalah mohon maaf, keperawanan. Sesuai dengan Perpres 95 tahun 2017, hak promosi dan degradasi atlet memang ada di Cabor, bukan di Kemenpora maupun KONI," lanjut pernyataan Kemenpora.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Bakal Menyelidiki
Namun meski begitu, Kemenpora memastikan akan melakukan penyelidikan. Bila pemulangan Shalfa terbukti karena masalah keperawanan, maka tindakan tegas bakal diberikan kepada pelatihnya.
"Tetapi jika benar bahwa pemulangan atlet itu karena dugaan masalah keperawanan yang dikatakan pelatihnya, kami akan tindak tegas, karena ini selain masalah privasi dan kehormatan seseorang, juga itu tidak ada hubungannya dengan masalah prestasi," tegas Kemenpora.
"Kepada seluruh cabor kami ingatkan untuk tidak menimbulkan kehebohan sekecil apa pun, karena itu akan berdampak luas pada konsentrasi kontingen Indonesia secara keseluruhan. Lebih baik berkonsultasi langsung pada pimpinan induk cabor ataupun KONI, jika tidak dapat terselesaikan langsung ke Kemenpora, agar isu-isu sensitif seperti itu bisa segera dimitigasi secepatnya," tutup pernyataan tersebut.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Thailand di MNCTV - Futsal SEA Games 2025
Tim Nasional 19 Desember 2025, 16:07
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









