Kualitas Wasit Asing Perpanjang Bobroknya PON Jabar
Editor Bolanet | 25 September 2016 18:53
Sinyal ini tertangkap dari cabang olahraga (cabor) anggar. Atlet Jawa Timur (Jatim) yang pernah mewakili Indonesia di Olimpiade London 2012, Diah Permatasari dipaksa kalah oleh wakil tuan rumah, Alida Mega Putri Salim dengan skor 10-15. Mental Dian hancur habis-habisan di pertandingan ini.
Sebab ,ketika skor seri, wasit asing asal Thailand selalu memberikan poin untuk wakil Jabar. Setelah pertandingan usai, Diah langsung nangis tersedu-sedu. Air matanya belum mengering meski sudah dihibur oleh rekan-rekannya.
Merasa anak buahnya dicurangi, manajer anggar Jatim, M. Rudiansyah berang. Semua orang yang nonton dan lihat pasti tahu. Ketika musuh tuan rumah, bukan hanya pemain yang terlibat, tapi semua orang terlibat. Berat kalau musuh tuan rumah, kata Rudi kepada awak media, Minggu (25/9) sore.
Rudi mengungkapkan, sebelum lomba sempat terjadi keributan antara PB IKASI dan PB PON masalah wasit. Kemarin masih ribut. Tuan rumah dan PB IKASI sama-sama menyodorkan nama-nama wasit. Kehadiran wasit asing harapannya netral, tapi ternyata seperti itu, keluh Rudi.
Hans Nayoan, technical delegate cabor anggar membenarkan jika ada human error yang dilakukan wasit. Hans mengungkapkan, penunjukan wasit berasal dari PB PON, bukan PB IKASI. Wasitnya dari PB PON. Tapi kita minta surat perjanjian bahwa harus ikut aturan, ucap Hans sembari pergi meninggalkan awak media.
Pernyataan Hans tentu sangat mengejutkan. Statement tersebut tidak sesuai dengan Wakil Ketua I KONI Pusat Suwarno, yang menjelaskan bahwa penunjukan wasit dan juri menjadi wewenang Pengurus Besar (PB) dan Pengurus Pusat (PP) cabor yang dilombakan.
Kepanitiaan bidang pertandingan itu technical delegate. Representasi dari cabang-cabang olahraga pusat. Wasit dan juri ditata oleh PB dan PP masing-masing, jelas Suwarno kepada awak media, Jumat (23/9) siang. (faw/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jatim Klaim Main Bersih dan Fairplay di PON
Olahraga Lain-Lain 30 September 2016, 21:17
-
Jatim Bersyukur Lampaui DKI Jakarta di PON
Olahraga Lain-Lain 30 September 2016, 21:13
-
Anggar Jatim Catat Prestasi Terburuk
Olahraga Lain-Lain 29 September 2016, 07:37
-
Prestasi Bulutangkis Jatim Kian Merosot
Bulu Tangkis 29 September 2016, 07:10
-
Jabar Juara Umum, Jatim Runner-up di PON XIX 2016
Olahraga Lain-Lain 29 September 2016, 06:25
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





