Laporan EFI Dinilai Menimbulkan Perbedaan Interpretasi
Editor Bolanet | 3 Maret 2013 13:43
- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) melalui Ketua Bidang Sport and Law KOI, Haryo Yuniarto, meluruskan adanya klaim yang dilakukan Equestrian Federasi of Indonesia (EFI). Haryo mengungkapkan, bahwa EFI mengatakan jika KOI masih mempertimbangkan mereka sebagai anggota baru.
Hal tersebut, dilanjutkan Haryo, tertuang dalam laporan yang ditulis staf EFI usai Rapat Umum Anggota (RUA) KOI yang digelar di Hotel Peninsula, Jakarta, Rabu (27/2) lalu.
Dari laporan EFI yang bocor ke kalangan wartawan, memang bisa menimbulkan interpretasi lain dari keputusan yang ditetapkan pada RUA KOI karena substansinya bertentangan, ujarnya
Agenda rapat KOI membahas banyak hal, di antaranya masalah keuangan, program kerja dan lainnya. Termasuk di antara agenda-agenda tersebut adalah pembahasan penerimaan anggota baru dan pemberhentian anggota lama, imbuhnya.
Berdasarkan paparan dari Sekjen KOI, Timbul Thomas Lubis, pasal 13 AD/ART KOI yang telah diajukan persetujuannya pada IOC di tahun 2010, mengatur macam-macam keanggotaan yang lingkupnya amat luas, dari olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade hingga ke jenis bidang olahraga lain maupun profesi penunjang olahraga.
Oleh IOC, macam/jenis keanggotaan yang demikian luasnya harus diperbaiki berdasarkan pertemuan KOI dengan IOC di markas IOC, baru-baru ini. Menurut saran IOC, keanggotaan harus dibatasi pada setiap jenis olahraga yang dipertandingkan di events yang diakui oleh IOC, Olympic Committee of Asia dan South East Asia Games Federation.
Di Asia khususnya, yang diakui sebagai events resmi adalah Asian Games, Asian Winter Games, Asian Indoor & Martial Games, Asian Beach Games dan Asian Youth Games.
Karena itulah, delegasi EFI (Prasetiono Sumiskum dan Fernando Manullang) memahami mengapa pengurus olahraga Vovinam diundang hadir dalam rapat tersebut.
Padahal, di Musornaslub KONI lalu di Bandung, Vovinam ditolak menjadi anggota karena kurang lengkap syarat administratifnya. Vovinam, dipertandingkan di SEA Games. Begitu pula pengurus olahraga Jet Boat (Jet Ski) diundang pula karena olahraga tersebut dipertandingkan di Asian Beach Games.
Sementara cabang olahraga lain yang diterima sebagai anggota KONI bersama-sama dengan EFI, Vovinam dan Jet Boat, seperti Rugby dan Barongsai, tidak diundang ke Rapat Anggota KOI karena cabang-cabang olahraga tersebut tidak dipertandingkan di level Olimpiade, Asia maupun Asia Tenggara.
Rapat Anggota KOI kemudian menyetujui untuk membentuk Panitia Kerja (Panja) perubahan AD/ART khususnya pada pasal 13. Lalu, memberikan batas waktu kerja selama 6 (enam) bulan semenjak Rapat Anggota KOI menyetujuinya. Setelah perubahan pasal 13 AD/ART dilakukan, seluruh cabang olahraga dan/atau pengurus besar yang terdaftar di KOI akan diverifikasi ulang. Yakni, siapa yang dapat menjadi anggota, siapa yang masih boleh menjadi anggota dan siapa yang harus dikeluarkan dari keanggotaan KOI, tuturnya.
Perlu digarisbawahi di sini, kata Haryo, verifikasi tersebut diberlakukan tanpa syarat bagi setiap cabang olahraga, baik yang kini menjadi anggota KOI atau yang belum menjadi anggota KOI.
Berdasarkan paparan tersebut, diharapkan dalam tahun 2013 ini, EFI dapat menjadi anggota KOI. Di atas kertas, EFI telah memenuhi semua persyaratan administratif, dan ketentuan baru IOC yang akan diterapkan oleh KOI, semoga makin memudahkan EFI menjadi anggota KOI, pungkasnya. (esa/dzi)
Hal tersebut, dilanjutkan Haryo, tertuang dalam laporan yang ditulis staf EFI usai Rapat Umum Anggota (RUA) KOI yang digelar di Hotel Peninsula, Jakarta, Rabu (27/2) lalu.
Dari laporan EFI yang bocor ke kalangan wartawan, memang bisa menimbulkan interpretasi lain dari keputusan yang ditetapkan pada RUA KOI karena substansinya bertentangan, ujarnya
Agenda rapat KOI membahas banyak hal, di antaranya masalah keuangan, program kerja dan lainnya. Termasuk di antara agenda-agenda tersebut adalah pembahasan penerimaan anggota baru dan pemberhentian anggota lama, imbuhnya.
Berdasarkan paparan dari Sekjen KOI, Timbul Thomas Lubis, pasal 13 AD/ART KOI yang telah diajukan persetujuannya pada IOC di tahun 2010, mengatur macam-macam keanggotaan yang lingkupnya amat luas, dari olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade hingga ke jenis bidang olahraga lain maupun profesi penunjang olahraga.
Oleh IOC, macam/jenis keanggotaan yang demikian luasnya harus diperbaiki berdasarkan pertemuan KOI dengan IOC di markas IOC, baru-baru ini. Menurut saran IOC, keanggotaan harus dibatasi pada setiap jenis olahraga yang dipertandingkan di events yang diakui oleh IOC, Olympic Committee of Asia dan South East Asia Games Federation.
Di Asia khususnya, yang diakui sebagai events resmi adalah Asian Games, Asian Winter Games, Asian Indoor & Martial Games, Asian Beach Games dan Asian Youth Games.
Karena itulah, delegasi EFI (Prasetiono Sumiskum dan Fernando Manullang) memahami mengapa pengurus olahraga Vovinam diundang hadir dalam rapat tersebut.
Padahal, di Musornaslub KONI lalu di Bandung, Vovinam ditolak menjadi anggota karena kurang lengkap syarat administratifnya. Vovinam, dipertandingkan di SEA Games. Begitu pula pengurus olahraga Jet Boat (Jet Ski) diundang pula karena olahraga tersebut dipertandingkan di Asian Beach Games.
Sementara cabang olahraga lain yang diterima sebagai anggota KONI bersama-sama dengan EFI, Vovinam dan Jet Boat, seperti Rugby dan Barongsai, tidak diundang ke Rapat Anggota KOI karena cabang-cabang olahraga tersebut tidak dipertandingkan di level Olimpiade, Asia maupun Asia Tenggara.
Rapat Anggota KOI kemudian menyetujui untuk membentuk Panitia Kerja (Panja) perubahan AD/ART khususnya pada pasal 13. Lalu, memberikan batas waktu kerja selama 6 (enam) bulan semenjak Rapat Anggota KOI menyetujuinya. Setelah perubahan pasal 13 AD/ART dilakukan, seluruh cabang olahraga dan/atau pengurus besar yang terdaftar di KOI akan diverifikasi ulang. Yakni, siapa yang dapat menjadi anggota, siapa yang masih boleh menjadi anggota dan siapa yang harus dikeluarkan dari keanggotaan KOI, tuturnya.
Perlu digarisbawahi di sini, kata Haryo, verifikasi tersebut diberlakukan tanpa syarat bagi setiap cabang olahraga, baik yang kini menjadi anggota KOI atau yang belum menjadi anggota KOI.
Berdasarkan paparan tersebut, diharapkan dalam tahun 2013 ini, EFI dapat menjadi anggota KOI. Di atas kertas, EFI telah memenuhi semua persyaratan administratif, dan ketentuan baru IOC yang akan diterapkan oleh KOI, semoga makin memudahkan EFI menjadi anggota KOI, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
CdM SEA Games 2019 Nilai Langkah Ketua PTMSI Laporkan Erick Thohir Keliru
Bola Indonesia 27 Oktober 2019, 22:49
-
DPR Pertanyakan Penggunaan Dana Asian Games
Olahraga Lain-Lain 6 April 2017, 06:50
-
KOI Belum Bisa Pastikan Sepakbola Dimainkan di Asian Games
Liga Spanyol 31 Desember 2015, 21:22
-
Launching Asian Games 2018 Siap Digelar di Jakarta
Olahraga Lain-Lain 18 Desember 2015, 01:21
-
Menpora: Kongres KOI Untuk Menyongsong Kejayaan Olahraga
Bola Indonesia 31 Oktober 2015, 14:57
LATEST UPDATE
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

