One Pride MMA Kunci Format 2026, Empat Fight Night dan Hystrike Siap Mengguncang, Tayang di Vidio

Richard Andreas | 13 Februari 2026 15:03
One Pride MMA Kunci Format 2026, Empat Fight Night dan Hystrike Siap Mengguncang, Tayang di Vidio
Konferensi pers One Pride MMA untuk kompetisi musim 2026 (c) Bola/Fitri Apriani

Bola.net - One Pride MMA memastikan arah kompetisi musim 2026 dengan menyiapkan empat agenda Fight Night sepanjang tahun ini. Penegasan tersebut menjadi bagian dari strategi pengembangan olahraga Mixed Martial Arts (MMA) di Indonesia yang difokuskan pada peningkatan mutu pertandingan dan pembinaan atlet.

Rangkaian musim 2026 akan diawali dengan gelaran OP 89 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (11/4). Ajang tersebut digelar di HW Superhouse Satrio, Jakarta, sebagai pembuka kalender resmi kompetisi tahun ini.

Advertisement

Dalam penataan ulang struktur kompetisi, One Pride MMA melalui Divisi Combat menonaktifkan empat kelas pertandingan. Divisi yang dihentikan sementara meliputi Welterweight, Woman Class, Atomweight, dan Strawweight.

Sebagai gantinya, promotor memusatkan persaingan pada empat kelas utama, yakni Flyweight, Bantamweight, Featherweight, dan Lightweight. Kebijakan tersebut diambil untuk memperkuat kualitas persaingan di setiap divisi inti.

Dari lebih dari 450 petarung yang terdata, sebanyak 50 fighter terpilih ditetapkan sebagai roster inti musim 2026. Proses seleksi dilakukan berdasarkan performa pertandingan, rekam jejak kemenangan, serta pertimbangan usia produktif atlet.

"Musim 2026 ini kami rancang sebagai fase pematangan kualitas, tujuan kami jelas kualitas di atas kuantitas," ujar Chief Combat Officer One Pride MMA, Suwardi.

"Fokus kami bukan hanya menghadirkan pertarungan menarik, tetapi memastikan setiap fighter yang tampil benar-benar layak berada di level kejuaraan One Pride MMA. Selanjutnya dari sini ekosistem MMA Indonesia bisa tumbuh sehat dan berkelanjutan."

1 dari 3 halaman

Memperkenalkan Kelas Baru

Pada musim ini, One Pride MMA juga memperkenalkan kelas baru bernama Hystrike. Kelas tersebut dirancang sebagai arena pertarungan berdiri tanpa ground fight maupun submission.

Hystrike mengombinasikan teknik dari boxing, kickboxing, Muay Thai, hingga karate dalam tempo tinggi. Format ini menuntut akurasi, timing, serta ketahanan mental petarung sepanjang laga.

"Kehadiran Hystrike adalah sebagai alternatif dalam ekosistem One Pride MMA. Di Hystrike, kami menghilangkan 'zona nyaman’' ground fighting untuk memberi ruang bagi para striker menunjukkan seni beladiri berdiri yang paling murni," kata Suwardi.

"Ini adalah tentang keberanian untuk terus berdiri saat tekanan mencapai puncaknya. Hystrike adalah jawaban bagi penonton yang haus akan aksi tanpa jeda

2 dari 3 halaman

Pengujian Kesiapan Atlet

Selain itu, diperkenalkan pula ajang One Pride PHYSICAL sebagai bagian dari pengujian kesiapan atlet. Program ini menjadi simulasi tuntutan fisik pertarungan kejuaraan tanpa melibatkan pukulan langsung.

Penentuan lawan pada One Pride PHYSICAL merujuk pada daftar rivalitas resmi dalam fight card OP 89. Mekanisme tersebut memastikan setiap peserta menghadapi lawan yang memiliki latar persaingan nyata.

OP 89 akan menampilkan laga utama perebutan sabuk Lightweight antara Windri Patilima (11-2-0) melawan Ronald Mastrana Siahaan (8-2-0). Selain itu, pertandingan Hystrike antara Pinter Berantem dan Preman Pensiun turut masuk dalam daftar laga yang dijadwalkan.

OP 89 akan disiarkan melalui sistem pay-per-view di platform Vidio sebagai mitra resmi penyiaran OTT One Pride MMA. Pertandingan juga dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube resmi One Pride MMA.

3 dari 3 halaman

Pengembangan Internasional

Dalam program pengembangan internasional, One Pride MMA melanjutkan partisipasi dalam Road to UFC dan Beasiswa UFC Performance Institute. Pada April 2026, Deny Dafa dan Deniy Arif dijadwalkan berangkat mengikuti program Beasiswa UFC PI.

Untuk Road to UFC 2026, Aditya Ginting di kelas Flyweight serta Ronald Mastrana Siahaan di kelas Featherweight diproyeksikan sebagai kandidat utama. Pengumuman resmi terkait partisipasi tersebut dijadwalkan pada akhir Februari 2026.

"Target kami jelas, setiap tahun harus ada petarung Indonesia yang siap naik ke level internasional. One Pride MMA ingin memastikan ini adalah hal berkelanjutan," imbuh Suwardi.

LATEST UPDATE