PB ISSI Versi Raja Oktohari Berencana Gelar TDL
Editor Bolanet | 21 Agustus 2014 21:45
- Tour de Indonesia (TDL) tengah diupayakan untuk kembali digelar di bawah naungan PB ISSI, yang berada dalam pimpinan Raja Sapta Oktohari. Ajang tersebut telah vakum selama tiga tahun.
Nantinya, dibagi beberapa seri. Ada Celebes Series, Sumatera Series dan Jawa Series. Yang pasti, pertandingan-pertandingan yang bersifat lokal, nasional dan internasional, terangnya ketika ditemui dalam Rakernas PB ISSI, di Jakarta, Kamis (21/8). Kami sangat berharap, olahraga balap sepeda kembali berprestasi.
Rakernas ini dihadiri oleh 38 orang, yakni perwakilan dari 19 Pengprov ISSI se-Indonesia. Raja Sapta Oktohari pun menerangkan bahwa waktu pelaksanaan TDL masih dibahas. Kami harap bisa digelar pada tahun ini. Kami terus dibicarakan bersama dalam forum Rakernas. Selain itu, kami akan mengevaluasi prestasi sepeda Indonesia, tuturnya.
Ditambahkannya, banyak agenda yang harus dilakukan, misalnya meningkatkan jumlah dan kualitas atlet, pelatih serta komisioner. Hal ini karena Indonesia masih tertinggal jauh dengan negara-negara tetangga terkait jumlah atlet berprestasi, pelatih dan komisioner.
Kita yang penduduknya 250 juta jiwa, hanya punya satu pelatih yang ratingnya tinggi, Pak Wahyudi. Komisioner, kita tidak punya sama sekali. Bandingkan dengan Malaysia, penduduknya yang lebih sedikit, tapi punya 100 komisioner. Tentu jadi pekerjaan rumah bagi kita, bagaimana bisa mengejar ketertinggalan itu, pungkasnya. (esa/kny)
Nantinya, dibagi beberapa seri. Ada Celebes Series, Sumatera Series dan Jawa Series. Yang pasti, pertandingan-pertandingan yang bersifat lokal, nasional dan internasional, terangnya ketika ditemui dalam Rakernas PB ISSI, di Jakarta, Kamis (21/8). Kami sangat berharap, olahraga balap sepeda kembali berprestasi.
Rakernas ini dihadiri oleh 38 orang, yakni perwakilan dari 19 Pengprov ISSI se-Indonesia. Raja Sapta Oktohari pun menerangkan bahwa waktu pelaksanaan TDL masih dibahas. Kami harap bisa digelar pada tahun ini. Kami terus dibicarakan bersama dalam forum Rakernas. Selain itu, kami akan mengevaluasi prestasi sepeda Indonesia, tuturnya.
Ditambahkannya, banyak agenda yang harus dilakukan, misalnya meningkatkan jumlah dan kualitas atlet, pelatih serta komisioner. Hal ini karena Indonesia masih tertinggal jauh dengan negara-negara tetangga terkait jumlah atlet berprestasi, pelatih dan komisioner.
Kita yang penduduknya 250 juta jiwa, hanya punya satu pelatih yang ratingnya tinggi, Pak Wahyudi. Komisioner, kita tidak punya sama sekali. Bandingkan dengan Malaysia, penduduknya yang lebih sedikit, tapi punya 100 komisioner. Tentu jadi pekerjaan rumah bagi kita, bagaimana bisa mengejar ketertinggalan itu, pungkasnya. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pesepeda Junior Sukses Harumkan Nama Indonesia di Turki
Olahraga Lain-Lain 5 Maret 2022, 14:18
-
Pebalap Nasional, Influencer, Hingga Selebgram Ramaikan Balap Sepeda di Manado
Lain Lain 2 Februari 2022, 19:44
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














