Perenang China Dominasi Hari Pertama Asian Open Water Swimming Championship 2026 di Bali
Anindhya Danartikanya | 13 Juni 2026 16:16
Bola.net - Para perenang asal China sukses merebut kemenangan pada hari pertama 12th Asian Open Water Swimming Championship (AOWSC) 2026 di Pantai Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (13/6/2026).
Di nomor 5k putri, perenang China, Wu Shutong, menempati posisi pertama dengan catatan 01:02:07,4. Tempat kedua juga dihuni perenang China, Chen Yijing yang tertinggal 0,1 detik.
Tempat ketiga dihuni perenang Vietnam, Vo Thi My Tien dengan catatan 01:02:20,0. Perenang Indonesia, Gusti Ayu Made Nadya Saraswati menempati posisi 17 dengan catatan waktu 01:07:30,1.
Di nomor 5k putra, perenang China, Tianchen Lan, menang dengan catatan 00:56:57,0. Ia disusul dua wakil Vietnam, Huy Hoang Nguyen dan Tran Tuan Anh Mai, masing-masing dengan catatan 00:57:04,01dan 00:57:04,06.
Sementara itu, wakil Indonesia, Mochammad Akbar Putra Taufik, sekadar menduduki peringkat 18 dengan catatan 01:01:51,9. Sang Arka Ning Jaladri Prawatya menempati peringkat 23 dengan catatan 01:02:55,5.
Wu Shutong mengaku cukup senang meraih kemenangan. Ia merasa sudah menjalankan tugas dan instruksi yang diberikan oleh pelatihnya dengan baik karena di 12th AOWSC 2026, adalah tantangan tersendiri baginya.
"Saya sudah mencoba yang terbaik di kesempatan ini. Ini jadi tantangan untuk saya tetapi sekaligus merupakan sesuatu yang memang sudah saya harapkan. Kebetulan, kejuaraan ini yang pertama kalinya," ujarnya.
Alasan Bali Dipilih Jadi Tuan Rumah
Dalam Asian OWS Championship 2026 dan A-Stream OWS Series 2026 di Bali, sebanyak 78 atlet dari 18 negara terlihat sangat bersemangat dan antusias mengikuti kompetisi berkelas internasional ini.
"Selamat datang Asian Open Water Swimming Championship ke-12. Ini adalah event seluruh Asian dan setiap tahun hanya sekali dan kali ini dipilih di Bali," kata Ketua Umum PB Akuatik Indonesia Anindya Novyan Bakrie.
Ia menerangkan, kenapa Pulau Bali dipilih menjadi tempat kompetisi tahun ini karena Pulau Dewata adalah tempat yang sangat ikonik untuk pariwisata dan suasananya juga sangat pas atau mendukung untuk melakukan sport dan tourism.
"Tentu Akuatik Indonesia, PB-nya juga berjuang kepada world akuatik dalam kesempatan ini, karena hanya setahun sekali. Dan alhasil dari 78 atlet dari 18 negara ada di Indonesia. Tadi saya lihat Kazakhstan, Taipei, Hongkong, Thailand, Malaysia dan lain-lain," ujarnya.
"Dan menariknya digabung lagi dengan A-STREAM. Di mana A-STREAM itu bisa renang juga tapi bukan 5 kilo atau 10 kilo meter seperti atlet profesional. Tapi 500 atau 400 meter atau ada lagi estafet dan lain-lain," jelasnya.
Disadur dari: Merdeka.com (Moh. Kadafi) | Dipublikasi: 13 Juni 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadon Sancho yang Terkatung-katung di Bursa Transfer
Liga Inggris 29 Juli 2026, 00:19
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Port FC vs Persija 29 Juli 2026
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 23:53
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs PSMS Medan 29 Juli 2026
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 23:45
-
Persib Bandung Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 21:41
-
Hasil Piala Presiden 2026: Kalahkan DPMM FC, Persib Lolos ke Semifinal
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 21:27
-
Chelsea Menang 6-4, Ada 4 Pelajaran Penting dari Debut Xabi Alonso
Liga Inggris 28 Juli 2026, 20:50
-
Real Madrid Punya 6 Talenta Muda yang Siap Bersinar di Musim 2026/27
Liga Spanyol 28 Juli 2026, 19:56
-
Presiden FIFA Gianni Infantino Dipanggil soal Relasi dengan Donald Trump
Piala Dunia 28 Juli 2026, 19:42













