Perjuangan Anak Subang Berbuah Manis, Nay Sunda Raih Dua Emas di IMC 2026
Aga Deta | 8 Agustus 2026 11:59
Bola.net - Atlet muda Muaythai asal Kabupaten Subang, Niskala Riksa Sunda Silviadi atau akrab disapa Nay Sunda, menorehkan prestasi gemilang di Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026.
Pelajar SMP Negeri 1 Subang itu sukses membawa pulang dua medali emas dari ajang yang berlangsung di GOR Abdu Rosyad, Kompleks GOR Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.
Dua emas tersebut diraih Nay Sunda pada nomor Waikru Female U-15 dan Muay Aerobic. Pencapaian itu menjadi bukti bahwa atlet muda dari daerah mampu bersaing di kejuaraan Muaythai tingkat nasional.
Prestasi tersebut sekaligus menambah panjang perjalanan Nay di dunia Muaythai. Sebelumnya, ia juga telah tampil di ajang internasional dengan membela Indonesia pada World Muaythai Championship 2026 di Malaysia.
Dua Emas Jadi Buah Perjuangan Nay Sunda
IMC 2026 merupakan Kejuaraan Nasional Muaythai Indonesia yang digelar pada 5-10 Agustus 2026 di Kota Bekasi. Kejuaraan ini mempertemukan atlet Muaythai dari berbagai daerah sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan dan pencarian bibit potensial untuk level internasional.
Bagi Nay Sunda, dua medali emas di Bekasi menjadi pencapaian istimewa mengingat usianya yang masih sangat muda. Ia sebelumnya juga mampu bersaing dengan atlet dari berbagai negara saat tampil pada nomor Waikru di World Muaythai Championship 2026 di Malaysia.
Pengalaman internasional tersebut menjadi bekal berharga ketika Nay kembali bertanding di tingkat nasional. Kerja keras dalam latihan akhirnya terbayar dengan dua medali emas yang membawa nama Subang dan Jawa Barat semakin dikenal.
Dukungan Keluarga Jadi Kekuatan Nay

Nay menyadari pencapaiannya tidak diraih seorang diri. Dengan polos, ia menyebut keluarga, pelatih, guru, dan teman-temannya sebagai sosok yang terus memberikan dukungan selama menjalani proses latihan hingga pertandingan.
"Aku senang banget bisa dapat dua emas. Tapi ini bukan karena Nay sendiri. Nay bisa sampai di sini karena Abu, Ibu, pelatih, guru-guru di sekolah, dan teman-teman Nay yang selalu dukung dan kasih semangat," ujar Nay Sunda.
Dukungan keluarga datang dari sang ayah, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana atau Abu, serta sang ibu, Dr. (Cand.) Noviyanti Maulani, M.Pd. Sang ayah sejak awal mendukung Nay menekuni Muaythai, sedangkan sang ibu dikenal sebagai pencipta Muay Aerobik Nusantara.
Peran keluarga berjalan beriringan dengan dukungan pelatih, guru, dan sahabat. Di tengah kesibukannya sebagai pelajar SMP, Nay harus membagi waktu antara sekolah dan latihan untuk terus mengembangkan kemampuan di arena Muaythai.
Belajar Mengejar Mimpi dari Level Grassroot
Perjalanan Nay menjadi gambaran pentingnya pembinaan olahraga dari tingkat akar rumput. Meski masih muda, ia mulai memahami bahwa prestasi membutuhkan latihan, kedisiplinan, keberanian, serta dukungan dari orang-orang terdekat.
Perjalanan tersebut juga menunjukkan bahwa pendidikan tetap menjadi bagian penting dalam perkembangan Nay. Di tengah latihan dan pertandingan, ia tetap mendapat arahan dari guru untuk menjalankan kewajibannya sebagai pelajar.
Upaya membangun Muaythai dari level grassroot juga mendapat apresiasi Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir saat pembukaan IMC 2026 di Bekasi. "Saya apresiasi bagaimana PBMI lihai melihat bagaimana pembangunan grassroot dari bawah," ujar Erick.
Dua medali emas Nay Sunda pada akhirnya bukan sekadar tambahan dalam daftar perolehan medali IMC 2026. Di balik pencapaian tersebut terdapat kerja keras seorang anak dari Subang, dukungan keluarga, peran pelatih dan guru, serta semangat sahabat-sahabat yang terus mendorongnya mengejar mimpi.
Hari ini Nay pulang dari Bekasi dengan membawa dua emas. Perjalanan itu masih panjang, tetapi langkah kecil dari Subang tersebut menjadi awal bagi mimpi lebih besar untuk mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Xavi Hanya Butuh 10 Detik untuk Yakinkan Virgil van Dijk Tidak Pensiun dari Timnas Belanda
Piala Eropa 24 September 2026, 14:40
-
Cristiano Ronaldo Nyaris Pensiun dari Timnas Portugal usai Piala Dunia 2026!
Piala Eropa 24 September 2026, 14:20
-
Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 14:08
-
Saran untuk Carrick: Kembalikan Cunha ke Kiri, Biar Rashford yang Jadi Striker!
Liga Inggris 24 September 2026, 14:00
-
Rodri Ungkap Perbedaan Besar Dilatih Hansi Flick dan Pep Guardiola, Apa Itu?
Liga Spanyol 24 September 2026, 13:40
-
Belum Habis! Cristiano Ronaldo Tegaskan Masih Sanggup Jadi Andalan Timnas Portugal
Piala Eropa 24 September 2026, 13:20
-
Prediksi Turki vs Prancis 26 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 13:09
-
Prediksi Australia vs Brasil 25 September 2026
Amerika Latin 24 September 2026, 12:07
-
Prediksi Norwegia vs Denmark 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 11:49
-
Asian Games 2026: Herlin Aprilin Lali Sumbang Perunggu untuk Indonesia dari Kano
Olahraga Lain-Lain 24 September 2026, 11:40
-
Prediksi Portugal vs Wales 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 11:31
-
Prediksi Belanda vs Jerman 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 11:02
-
Prediksi Serbia vs Yunani 25 September 2026
Piala Eropa 24 September 2026, 10:54
-
Live Streaming Bulutangkis Indonesia vs China Final Beregu Putra Asian Games 2026 di Vidio
Bulu Tangkis 24 September 2026, 10:11
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

