Riau Terus Berbenah Jelang PON 2012

Editor Bolanet | 22 Januari 2010 22:29
Riau Terus Berbenah Jelang PON 2012
- Provinsi Riau sebagai tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olah raga Nasional (PON) ke XVIII tahun 2012 terus berbenah diri dalam mempersiapkan sarana dan prasarana dari puluhan cabang olah raga yang dipertandingkan.

"Kami terus melakukan evaluasi dengan skala prioritas program baik Riau sebagai tuan rumah atau sebagai kontingen yang dapat memberi prestasi terbaik PON XVIII mendatang," ujar Gubernur Riau, Rusli Zainal, di Pekanbaru, Jumat (22/1).

Usai memimpin rapat evaluasi terkait kesiapan PON Riau 2012, Rusli yang juga Ketua PB PON menegaskan, hingga kini pihaknya terus memantau berbagai perkembangan positif penyelenggaraan event olahraga empat tahunan itu di "Bumi Lancang Kuning".

Sedikitnya dari 12 kabupaten dan kota yang ada di Riau sebanyak 11 daerah telah mengajukan sebagai tuan rumah penyelenggaraan dari pertandingan dari puluhan cabang olahraga tersebut.

Namun pihaknya masih harus memutuskan daerah mana saja yang akan dilibatkan menjadi tuan rumah termasuk 39 dari 43 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dengan melihat kesiapan infrastruktur pertandingan.

"Untuk daerah karena lokasi yang berjauhan, maka akan kita kaji kembali begitu juga dengan cabang olahraga bersama pengurus KONI di Jakarta dalam waktu dekat ini," katanya.

Tetapi sebagian besar dari nomor dan cabang olahraga yang dipertandingkan dipastikan akan berlangsung di Kota Pekanbaru karena dinilai lebih siap dibanding daerah lain di Riau.

Sejumlah lokasi pertandingan juga telah dibangun seperti Gelanggang Remaja di Jalan Sudirman Pekanbaru, kemudian pembangunan stadion utama PON XVIII di lahan seluas 66 hektar yang berada di lokasi kampus Universitas Riau.

Stadion utama PON itu dirancang mampu menampung 40 ribu penonton dengan berbagai fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola, lintasan atletik, tiga gedung olahraga dan perkampungan atlet.

Pembangunan stadion itu diperkirakan menghabiskan total biaya sebesar Rp1,2 miliar, dengan Rp 877 miliar di antaranya adalah dana pembangunan fisik gedung yang peletakan batu pertama pembangunan gedung akan dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Malarangeng.

"Peletakan batu pertama stadion utama PON XVIII akan dilakukan langsung oleh Menpora bersama Ketua Umum KONI, Rita Subowo pada tanggal 1 Februari 2009 mendatang," ujar Rusli.  (ant/zul)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE