Sempat Sedih Hilang Penglihatan, Debi Ariesta Justru Sabet Dua Emas
Anindhya Danartikanya | 11 Oktober 2018 11:25
Bola.net - - Debi Ariesta sukses mencuri perhatian di ajang Asian Para Games 2018. Pecatur putri Indonesia ini sukses merebut dua medali emas, yakni dari nomor tunggal dan beregu putri VI-B1 (buta total) sekaligus di GOR Cempaka Putih, Jakarta pada Rabu (10/10). Meski begitu, Debi mengaku di balik kesuksesannya terdapat rasa sedih yang pernah ia alami.
Saat masih remaja, Debi mengaku sempat frustrasi atas keterbatasan fisiknya. Ia mengaku kerap mengamati anggota keluarga dan teman-temannya bermain catur sejak masih anak-anak. Meski begitu, Debi harus menghadapi fakta bahwa dirinya kehilangan penglihatan akibat penyakit katarak sejak kelas 5 SD.
"Saya sudah dari kecil bermain catur. Awalnya tahu dari teman dan suka melihat keluarga bermain. Jadi saya kemudian ikut bermain catur. Saat itu belum ada masalah dengan penglihatan, tapi sekarang memang harus bermain dengan meraba," ujar Debi. "Saat duduk di kelas 5 SD saya mulai kesulitan melihat. Itu karena katarak hingga akhirnya saya benar-benar tidak bisa melihat pada usia 14 tahun. Saya tidak melanjutkan sekolah saat itu," lanjutnya.
Kondisi tersebut sempat membuat Debi frustrasi. Ia mengaku sempat ingin bunuh diri dengan meminum shampo. Meski begitu, akhirnya Debi bangkit, dan ia mengaku ini semua berkat orang tuanya, yang memintanya untuk menerima keadaan dan pantang menyerah menjalani hidup.
Bangkit dan menggeluti olahraga catur bisa membuat Debi menemukan jalan hidup lebih baik. Sejumlah prestasi diraihnya seakan merupakan jawaban dari Tuhan atas pengharapannya. "Saya mulai peringkat kedua di Kejurnas 2011, lalu ikut ASEAN Para Games 2013 di Myanmar dan ikut lagi di Singapura pada 2015. Saya dapat medali perak perorangan dan emas beregu. Kemudian ikut lagi di Malaysia dan dapat emas juga," kisah Debi.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Galeri Foto: Nostalgia Gelaran Asian Para Games 2018 di Jakarta, Indonesia
Open Play 2 Maret 2021, 11:10
LATEST UPDATE
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



