Siaran UFC Digratiskan untuk Dukung 5 Petarung Indonesia
Gia Yuda Pradana | 9 Juni 2022 07:33
Bola.net - Lima atlet Mixed Material Arts (MMA) Indonesia akan tampil di kualifikasi ROAD TO UFC untuk memperebutkan kontrak dari UFC. Kelimanya yaitu Rama Supandhi, Jeka Saragih, Gugun Gusman, Angga Hans, dan Jeremia Siregar.
Rama dan Jeremia merupakan petarung divisi flyweight. Sementara Jeka dari kelas lightweight, Gugun bantamweight, dan Angga featherweight.
Kelimanya akan menghadapi kandidat terbaik Asia yang juga memperebutkan kontrak dari UFC untuk masing-masing kelas. Partai para petarung Indonesia ini bisa disaksikan mulai 9-10 Juni 2022.
Dalam rangka memberikan dukungan untuk kelimanya, MOLA akan menayangkan pertarungan mereka pada kualifikasi ROAD TO UFC secara LIVE dan tanpa biaya. Sebab, ini merupakan kali pertama UFC mengundang petarung Indonesia.
“Sungguh membanggakan bisa melihat petarung Indonesia di UFC," ujar Perwakilan MOLA, Mirwan Suwarso, dalam rilis yang diterima Bola.net, Kamis (9/6).
"Tentunya kami berharap mereka bisa meraih sukses karena keberhasilan mereka akan meningkatkan minat masyarakat di Tanah Air, bukan hanya menjadi penonton tapi juga menjadi atlet MMA, olah raga dengan perkembangan terpesat di dunia dalam 10 tahun terakhir ini,” katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Optimistis
Sementara itu, Max Metino selaku Professor Brazilian Jiu-Jitsu Black Belt yang juga pengamat perkembangan MMA di Indonesia mengaku optimistis dengan keikutsertaan Rama, Jeka, Gugun, Angga, dan Jeremia pada kualifikasi ROAD TO UFC.
“Melihat persiapan latihan dari kelima fighters ini, saya melihat peluang besar untuk Indonesia lolos ke babak ke-2,” ucapnya.
Optimisme juga datang dari mantan juara One Pride, Fransino Tirta, yang juga pemegang Blackbelt Brazilian Jiu-jitsu. Sebab, ia menilai kelimanya punya kemampuan ground game yang lebih matang daripada lawan-lawannya.
“Meski lebih senior, lawan Jeka sepertinya hanya terbiasa bertarung dengan style tinju atau striking, sehingga akan kesulitan menghadapi kemampuan grappling Jeka," tuturnya.
"Hal yang sama berlaku juga bagi Angga, sehingga keduanya kemungkinan bisa mengakhiri pertarungan dengan menggunakan submission. Selain itu, lawan Jeka berasal dari negara yang tidak menghasilkan petarung-petarung MMA yang tangguh."
"Para petarung akan bisa mendapatkan kontrak UFC jika bisa memenangkan minimal dua pertarungan. Selain menjadi orang Indonesia pertama yang jadi atlet UFC, pastinya akan menjadi atlet MMA dengan bayaran tertinggi di Tanah Air," imbuh Fransino.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
ONE Championship: Dikalahkan Alex Silva, Petarung Indonesia Gagal Beri Pembuktian
ONE Championship: Usai Hadiahi Alex Silva Kalung, Adrian Mattheis Siapkan Oleh-oleh Lain
ONE Championship: ONE 158 Siap Sajikan 3 Duel Kelas Dunia
Jelang ONE 158, Alex Silva: Adrian Mattheis Bukan Lawan Paling Berbahaya
ONE Championship: Kembali Hadapi Alex Silva, Adrian Mattheis Siap Berikan Pembuktian
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















