Sudah Pastikan Lawan, Chris Jhon dan Daud Naik Ring
Editor Bolanet | 5 Maret 2013 15:27
- Juara dunia WBA kelas bulu yang belum terkalahkan selama 10 tahun terakhir, Chris Jhon kembali naik ring. Kali ini, petinju nasional berjuluk The Dragon tersebut, akan melawan petinju asal Jepang Satoshi Bazooka Hosono, di Stadion Tenis Indoor, Senayan, Jakarta, Minggu (14/4) mendatang.
The Dragon kini mengoleksi 48 kali rekor menang (22 kali KO), sedangkan Bazooka, 23 menang dan 2 kalah.
Ini pertandingan saya untuk mempertahankan gelar yang ke-18. Saya sudah sangat siap melawan Bazooka. Kini, tim manajer tengah mengumpulkan dan mempelajari video pertandingan Bazooka. Dengan begitu, kami bisa mengetahui kelebihan dan kekurangannya yang akan bermanfaat untuk menentukan stategi bertanding nantinya, ujar Chris Jhon.
Dikatakannya lagi, tidak terlalu memusingkan kelebihan Bazooka. Sekalipun, Bazoka merupakan petinju kelas bulu peringkat 6 Dunia di World Boxing Assiciation. Bazooka juga merupakan pemegang gelar dua kali sebagai penantang WBA. Pada 31 Desember 2011, Satosi Hosono tidak berhasil melawan juara WBA Kelas Bulu, Celestiono Cabalero dari Panama.
Kemudian, 11 Januari 2010, Bazooka kalah angka dalam kejuaraan WBA Super Kelas Bantam pertamanya. Dia juga pernah memegang gelar 3 kali juara bertahan di OPBF Kelas Bulu dan juga kejuaraan nasional kelas Bulu di Jepang.
Sebab, saya pernah melawan petinju dari jepang. Secara keseluruan, kemampuan mereka sama, ngotot dan mengurung lawan. Karena itu, saya tidak terlalu khawatir dan siap bertanding dalam 12 ronde, imbuhnya.
Kini, Chris John benar-benar siap naik ring lagi sejak kemenangan atas petinju asal Thailand, Chonlatarn Piriyapinyo, di Marina Bay Sands, Singapura, pada Jumat (9/11). Berdasarkan hasil penghitungan poin, tiga hakim memberi kemenangan 117-111, 119-109, 119-109, untuk Chris John.
Keberhasilan tersebut, membuat rekor Chris John menjadi 48 kali menang (22 kali KO) dan dua kali seri. Sementara itu, rekor Chonlatarn yang sebelumnya belum pernah mengalami kekalahan tercoreng menjadi 44 kali menang (27 kali KO) dan satu kali kalah.
Chris John kini tetap berstatus Super Champion kelas bulu WBA sejak pertama kali diraihnya pada 26 September 2003. Saat itu, Chris John mengalahkan petinju Kolombia, Oscar Leon, dalam pertarungan ad-interim di Bali.
Sebelumnya pada Desember tahun lalu, The Dragon pun sempat menantang petinju asal Meksiko, Juan Manuel Marquez, yang berhasil mengalahkan Manny Pacquiao.
Saat menantang Marquez untuk bertarung, Chris John menyebutkan ia bersedia tampil melawan petinju Meksiko itu di kelas apapun.
Keinginan Chris John tampaknya masih belum bisa direalisasikan. Sebab, juara dunia kelas bulu (57,1 kg) WBA tersebut, kini bukan melawan Marquez tapi Bazooka.
Selain Chris, juara dunia kelas bulu IBO, Daud Cino Yordan, juga akan naik ring lawan Simpiwe Vetyeka dari Afrika Selatan dengan rekor 24 kali menang dan 2 kali kalah.
Vetyeka bukan lawan mudah bagi Cino. Sebab, Vetyeka merupakan mantan juara dunia IBO dengan mengalahkan Eric Barcelona dari Filipina untuk kejuaraan dunia IBO kelas Bantam pada tanggal 11 Juli 2009 di Afrika Selatan.
Vetyeka sempat kalah angka secara kontroversial dengan pertarungan melawan Huzumi Hasegawa dari Jepang di Tokyo, Jepang, dalam memperebutkan juara dunia WBC kelas bantam, 3 Mei 2007. Vetyeka kini memenangkan gelar juara WBC international super kelas bantam dengan mengalahan Giovanni Caro dari Mexico pada 2 Juli 2011. Selain itu, Vetyeka juga merupakan mantan 9 kali juara bertahan nasional kelas bantam Afrika Selatan.
Saya akan memberikan perlawan sengit. Soal ronde, saya belum bisa janjikan, tuntas Cino yang berhasil menang angka mutlak 117-111, 119-110, 118-110, atas petinju Inggris berdarah Mongolia, Choi Tseveenpurev, untuk mempertahankan gelar kelas bulu IBO, Marina Bay Sand, Singapura, 9 November 2012. (esa/mac)
The Dragon kini mengoleksi 48 kali rekor menang (22 kali KO), sedangkan Bazooka, 23 menang dan 2 kalah.
Ini pertandingan saya untuk mempertahankan gelar yang ke-18. Saya sudah sangat siap melawan Bazooka. Kini, tim manajer tengah mengumpulkan dan mempelajari video pertandingan Bazooka. Dengan begitu, kami bisa mengetahui kelebihan dan kekurangannya yang akan bermanfaat untuk menentukan stategi bertanding nantinya, ujar Chris Jhon.
Dikatakannya lagi, tidak terlalu memusingkan kelebihan Bazooka. Sekalipun, Bazoka merupakan petinju kelas bulu peringkat 6 Dunia di World Boxing Assiciation. Bazooka juga merupakan pemegang gelar dua kali sebagai penantang WBA. Pada 31 Desember 2011, Satosi Hosono tidak berhasil melawan juara WBA Kelas Bulu, Celestiono Cabalero dari Panama.
Kemudian, 11 Januari 2010, Bazooka kalah angka dalam kejuaraan WBA Super Kelas Bantam pertamanya. Dia juga pernah memegang gelar 3 kali juara bertahan di OPBF Kelas Bulu dan juga kejuaraan nasional kelas Bulu di Jepang.
Sebab, saya pernah melawan petinju dari jepang. Secara keseluruan, kemampuan mereka sama, ngotot dan mengurung lawan. Karena itu, saya tidak terlalu khawatir dan siap bertanding dalam 12 ronde, imbuhnya.
Kini, Chris John benar-benar siap naik ring lagi sejak kemenangan atas petinju asal Thailand, Chonlatarn Piriyapinyo, di Marina Bay Sands, Singapura, pada Jumat (9/11). Berdasarkan hasil penghitungan poin, tiga hakim memberi kemenangan 117-111, 119-109, 119-109, untuk Chris John.
Keberhasilan tersebut, membuat rekor Chris John menjadi 48 kali menang (22 kali KO) dan dua kali seri. Sementara itu, rekor Chonlatarn yang sebelumnya belum pernah mengalami kekalahan tercoreng menjadi 44 kali menang (27 kali KO) dan satu kali kalah.
Chris John kini tetap berstatus Super Champion kelas bulu WBA sejak pertama kali diraihnya pada 26 September 2003. Saat itu, Chris John mengalahkan petinju Kolombia, Oscar Leon, dalam pertarungan ad-interim di Bali.
Sebelumnya pada Desember tahun lalu, The Dragon pun sempat menantang petinju asal Meksiko, Juan Manuel Marquez, yang berhasil mengalahkan Manny Pacquiao.
Saat menantang Marquez untuk bertarung, Chris John menyebutkan ia bersedia tampil melawan petinju Meksiko itu di kelas apapun.
Keinginan Chris John tampaknya masih belum bisa direalisasikan. Sebab, juara dunia kelas bulu (57,1 kg) WBA tersebut, kini bukan melawan Marquez tapi Bazooka.
Selain Chris, juara dunia kelas bulu IBO, Daud Cino Yordan, juga akan naik ring lawan Simpiwe Vetyeka dari Afrika Selatan dengan rekor 24 kali menang dan 2 kali kalah.
Vetyeka bukan lawan mudah bagi Cino. Sebab, Vetyeka merupakan mantan juara dunia IBO dengan mengalahkan Eric Barcelona dari Filipina untuk kejuaraan dunia IBO kelas Bantam pada tanggal 11 Juli 2009 di Afrika Selatan.
Vetyeka sempat kalah angka secara kontroversial dengan pertarungan melawan Huzumi Hasegawa dari Jepang di Tokyo, Jepang, dalam memperebutkan juara dunia WBC kelas bantam, 3 Mei 2007. Vetyeka kini memenangkan gelar juara WBC international super kelas bantam dengan mengalahan Giovanni Caro dari Mexico pada 2 Juli 2011. Selain itu, Vetyeka juga merupakan mantan 9 kali juara bertahan nasional kelas bantam Afrika Selatan.
Saya akan memberikan perlawan sengit. Soal ronde, saya belum bisa janjikan, tuntas Cino yang berhasil menang angka mutlak 117-111, 119-110, 118-110, atas petinju Inggris berdarah Mongolia, Choi Tseveenpurev, untuk mempertahankan gelar kelas bulu IBO, Marina Bay Sand, Singapura, 9 November 2012. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 22:42
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Monako di Monte Carlo
Otomotif 7 Juni 2026, 22:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










