Taekwondoin YUTI Dan UTI Pro Berprestasi Di Jerman
Editor Bolanet | 3 Februari 2013 21:51
- Upaya dan UTI Pro mengikut sertakan taekwondoin pra junior di ajang kejuaraan dunia taekwondo anak-anak atau pra junior akhirnya membuah hasil spektakuer.
Meskipun hanya berkekuatan dua atlet pra yunior Erviko Andre Prameswari Handoko (putri), dan Muhammad Maulana Rafli (putra), pada 1st World Children Taekwondo Champions di Sindelfingen, Jerman, 1-3 Februari 2013, mereka mampu mengukir prestasi membanggakan.
Erviko Andre Prameswari Handoko sukses merebut dua medali emas. Atlet binaan UTI Pro Yogyakarta tersebut meraih sukses ganda dengan mempersembahkan dua medali emas. Erviko Andre Prameswari Handoko turun sekaligus di nomor family pomsae dan tunggal putri perorangan poomsae.
Daya juang yang ditunjukkan Erviko sungguh menakjubkan. Bayangkan, usia masih tergolong anak-anak tapi tidak demam panggung. Padahal, saya begitu berdebar-debar ketika dia diumumkan sebagai pemenang. Sekali lagi, sungguh luar biasa, kata pendiri dan pembina YUTI serta UTI Pro, Grand Master Lioe Nam Khiong.
Sepanjang pertandingan, Erviko yang tampil percaya diri terus diberikan dukungan oleh pelatih Vincentius Yoyok Suryadi.
Penampilan mereka membuat decak kagum penonton yang memenuhi hall pertandingan. Mereka pantas mendapat medali emas, sambung Grand Master Lioe Nam Khiong.
Ditambahkannya, Erviko terpilih melalui seleksi yang cukup ketat di UTI Pro Pusat Training Center. Sementara itu, satu medali perunggu dihasilkan melalui atlet putra Muhammad Maulana Rafli. Taekwondoin asal Batam tersebut turun di nomor Kyorugi (Tarung) dan berhak mendapat medali perunggu.
Persaingan di nomor Kyorugi tersebut cukup ketat, karena hampir semua delegasi negara yang hadir mengirimkan atlet terbaik di ajang bergengsi yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut, kata Lioe.
Pada 1st World Children Taekwondo Champions, yang berlangsung 1-3 Februari 2013, sebanyak 900 Taekwondoin Pra Yunior dari 40 Negara ikut berpartisipasi.
Keikutsertaan Indonesia pada ajang tersebut merupakan bagian dari program kerja yang telah dirumuskan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) YUTI dan UTI Pro di Jakarta 18-19 Januari 2013. Kejuaraan tersebut digagas World Children Taekwondo Union, notabene organisasi yang baru lahir khusus menangani taekwondoin pra yunior. Grand Master Lioe nam Khiong sendiri telah terpilih sebagai Wakil Presiden World Children Taekwondo Union. Bertindak selaku Presiden adalah Park Sung Nam dari Korea Selatan.
Ini bagian dari program kerja kami yang telah dirumuskan pada Rakernas, tuturnya.
Selanjutnya, usai mengikuti World Taekwondo Champions, UTI Pro akan mengikut sertakan taekowondoinnya pada US Open di Las Vegas, Amerika Serikat, 19-23 Februari 2013. (esa/gia)
Meskipun hanya berkekuatan dua atlet pra yunior Erviko Andre Prameswari Handoko (putri), dan Muhammad Maulana Rafli (putra), pada 1st World Children Taekwondo Champions di Sindelfingen, Jerman, 1-3 Februari 2013, mereka mampu mengukir prestasi membanggakan.
Erviko Andre Prameswari Handoko sukses merebut dua medali emas. Atlet binaan UTI Pro Yogyakarta tersebut meraih sukses ganda dengan mempersembahkan dua medali emas. Erviko Andre Prameswari Handoko turun sekaligus di nomor family pomsae dan tunggal putri perorangan poomsae.
Daya juang yang ditunjukkan Erviko sungguh menakjubkan. Bayangkan, usia masih tergolong anak-anak tapi tidak demam panggung. Padahal, saya begitu berdebar-debar ketika dia diumumkan sebagai pemenang. Sekali lagi, sungguh luar biasa, kata pendiri dan pembina YUTI serta UTI Pro, Grand Master Lioe Nam Khiong.
Sepanjang pertandingan, Erviko yang tampil percaya diri terus diberikan dukungan oleh pelatih Vincentius Yoyok Suryadi.
Penampilan mereka membuat decak kagum penonton yang memenuhi hall pertandingan. Mereka pantas mendapat medali emas, sambung Grand Master Lioe Nam Khiong.
Ditambahkannya, Erviko terpilih melalui seleksi yang cukup ketat di UTI Pro Pusat Training Center. Sementara itu, satu medali perunggu dihasilkan melalui atlet putra Muhammad Maulana Rafli. Taekwondoin asal Batam tersebut turun di nomor Kyorugi (Tarung) dan berhak mendapat medali perunggu.
Persaingan di nomor Kyorugi tersebut cukup ketat, karena hampir semua delegasi negara yang hadir mengirimkan atlet terbaik di ajang bergengsi yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut, kata Lioe.
Pada 1st World Children Taekwondo Champions, yang berlangsung 1-3 Februari 2013, sebanyak 900 Taekwondoin Pra Yunior dari 40 Negara ikut berpartisipasi.
Keikutsertaan Indonesia pada ajang tersebut merupakan bagian dari program kerja yang telah dirumuskan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) YUTI dan UTI Pro di Jakarta 18-19 Januari 2013. Kejuaraan tersebut digagas World Children Taekwondo Union, notabene organisasi yang baru lahir khusus menangani taekwondoin pra yunior. Grand Master Lioe nam Khiong sendiri telah terpilih sebagai Wakil Presiden World Children Taekwondo Union. Bertindak selaku Presiden adalah Park Sung Nam dari Korea Selatan.
Ini bagian dari program kerja kami yang telah dirumuskan pada Rakernas, tuturnya.
Selanjutnya, usai mengikuti World Taekwondo Champions, UTI Pro akan mengikut sertakan taekowondoinnya pada US Open di Las Vegas, Amerika Serikat, 19-23 Februari 2013. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Defia Dedikasikan Emas Asian Games 2018 untuk Mendiang Sang Ayah
Olahraga Lain-Lain 19 Agustus 2018, 19:55
-
Defia Rosmaniar Berikan Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2018
Olahraga Lain-Lain 19 Agustus 2018, 17:13
-
Indonesia Punya Tiga Rival Berat Taekwondo di Asian Games 2018
Bolatainment 1 Agustus 2018, 09:40
-
Legenda Taekwondo Ingin Atlet Muda Lampaui Prestasinya di Asian Games
Bolatainment 19 Juli 2018, 10:10
-
2500 Peserta Ikut Turnamen Taekwondo Menhan Cup
Olahraga Lain-Lain 25 Maret 2017, 08:53
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




