Tiga Taekwondoin UTI Pro Berjaya di Australia
Editor Bolanet | 21 Desember 2012 15:55
- Tiga taekwondoin hasil pembinaan UTI Pro berhasil meraih kemenangan pada ajang yang digelar di Melbourne, Australia 15 Desember lalu.
Ketiga taekwondoin UTI Pro tersebut, Catur Yuni dan Stefhani Elizabeth dan di bagian putra Jason Filomeno. Grand Master Lioe Nam Khiong Pembina YUTI dan UTI Pro, yang bertindak selaku pimpinan Rombongan Indonesia mengatakan, sangat bangga dengan pencapaian atlet binaan UTI Pro yang bertanding penuh daya juang melawan taekwondoin profesional Australia.
Ini merupakan pengalaman sangat berharga karena taekwondoin yang diterjunkan merupakan juara-juara di ajang Best Of The Best YUTI Cup. Hasilnya, mereka mampu bersaing dengan taekwondo Profesional Australia, kata Grand Master Lioe Nam Khiong.
Pada laga tersebut, Catur Yuni menang atas taekwondoin profesional Australia, Cheyene Chameron. Kemudian Stefhani Elizabeth mengalahkan Ann Maree Dell'orso dan Jason Filomino menundukkan Mario Stanic.
Menurutnya, ajang laga tanding dengan taekwondo profesional ini, dinaungi dengan peraturan internasional yang meliputi World Taekwondo Federation, Kukkiwon World Taekwondo Headquarters, World Taekwondo Profesional dan International Taekwondo Organization.
Sangat menggembirakan, dari delapan taekwondoin yang diterjunkan, tiga di antaranya berhasil menaklukkan lawan tim profesional Australia yang merupakan taekwondo terbaik di negaranya, ungkapnya.
Pada laga profesional yang dihelat di salah satu hotel berbintang di Melbourne tersebut, taekwondoin bertanding di atas ring berukuran 7x7 meter, dengan regulasi World Taekwondo Profesional.
Selain taekwondoin, UTI Pro juga mengirimkan 1 wasitnya, Martina Navratilova Hutagaol untuk ikut berpartisipasi memimpin pertandingan di Melbourne, Australia. (esa/kny)
Ketiga taekwondoin UTI Pro tersebut, Catur Yuni dan Stefhani Elizabeth dan di bagian putra Jason Filomeno. Grand Master Lioe Nam Khiong Pembina YUTI dan UTI Pro, yang bertindak selaku pimpinan Rombongan Indonesia mengatakan, sangat bangga dengan pencapaian atlet binaan UTI Pro yang bertanding penuh daya juang melawan taekwondoin profesional Australia.
Ini merupakan pengalaman sangat berharga karena taekwondoin yang diterjunkan merupakan juara-juara di ajang Best Of The Best YUTI Cup. Hasilnya, mereka mampu bersaing dengan taekwondo Profesional Australia, kata Grand Master Lioe Nam Khiong.
Pada laga tersebut, Catur Yuni menang atas taekwondoin profesional Australia, Cheyene Chameron. Kemudian Stefhani Elizabeth mengalahkan Ann Maree Dell'orso dan Jason Filomino menundukkan Mario Stanic.
Menurutnya, ajang laga tanding dengan taekwondo profesional ini, dinaungi dengan peraturan internasional yang meliputi World Taekwondo Federation, Kukkiwon World Taekwondo Headquarters, World Taekwondo Profesional dan International Taekwondo Organization.
Sangat menggembirakan, dari delapan taekwondoin yang diterjunkan, tiga di antaranya berhasil menaklukkan lawan tim profesional Australia yang merupakan taekwondo terbaik di negaranya, ungkapnya.
Pada laga profesional yang dihelat di salah satu hotel berbintang di Melbourne tersebut, taekwondoin bertanding di atas ring berukuran 7x7 meter, dengan regulasi World Taekwondo Profesional.
Selain taekwondoin, UTI Pro juga mengirimkan 1 wasitnya, Martina Navratilova Hutagaol untuk ikut berpartisipasi memimpin pertandingan di Melbourne, Australia. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kesuksesan Defia Rosmaniar Rebut Emas, Penuh Pengorbanan
Olahraga Lain-Lain 21 Agustus 2018, 12:25
-
Defia Dedikasikan Emas Asian Games 2018 untuk Mendiang Sang Ayah
Olahraga Lain-Lain 19 Agustus 2018, 19:55
-
Defia Rosmaniar Berikan Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2018
Olahraga Lain-Lain 19 Agustus 2018, 17:13
-
Indonesia Punya Tiga Rival Berat Taekwondo di Asian Games 2018
Bolatainment 1 Agustus 2018, 09:40
-
Legenda Taekwondo Ingin Atlet Muda Lampaui Prestasinya di Asian Games
Bolatainment 19 Juli 2018, 10:10
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




