Trianingsih Dipastikan Tampil di Olimpiade
Editor Bolanet | 4 Juli 2012 19:50
- Pelari marathon putri asal Jawa Tengah, dipastikan mewakili Indonesia di ajang Olimpiade London 2012. Hal tersebut ditegaskan manajer tim atletik Indonesia untuk Olimpiade, Boedi Darma Sidi.
Boedi mengatakan, Trianingsih ditunjuk Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) untuk berangkat ke Olimpiade usai memanfaatkan jatah wildcard yang diterima Indonesia.
Trianingsih mampu menyisihkan dua kandidat lain, Maria Natalia Londa dan Dedeh Erawati yang sebelumnya disebut sebagai calon kuat atlet yang akan dikirim ke Olimpiade. Ini karena Trianingsih memiliki catatan waktu yang lebih baik, terangnya.
Boedi pun menjelaskan bahwa catatan waktu yang dimiliki Trianingsih adalah 2 jam 31 menit saat turun di Asian Games 2011 di Guangzhou, China. Sementara, batas waktu yang diperlukan untuk tembus Olimpiade hanya 2 jam 43 menit.
Sayangnya, pada saat Asian Games, kualifikasi untuk Olimpiade masih belum dibuka. Torehan prestasi tersebut menurut PASI merupakan modal untuk dibawa Trianingsih ke London. Kami optimistis dia mampu memberikan kejutan di Olimpiade, ujar Boedi.
Kemudian, satu jatah wildcard untuk putra telah diberikan kepada sprinter muda, Fernando Lumain. Ia ditunjuk PB PASI mewakili Indonesia untuk turun di nomor lari 100 meter putra.
Fernando terpilih karena merupakan peraih beasiswa Olympic Solidarity dari International Olympic Committee (IOC). Ditambah lagi, saat ini tidak ada sprinter Indonesia yang lolos kualifikasi Olimpiade.
Kami berharap Nando mampu membuat kejutan. Dia atlet yang potensial, dan pemegang beasiswa IOC. Jadi dia wajib berangkat ke Olimpiade dan berjuang sekeras-kerasnya, ujar Boedi.
Jelang diberangkatkan ke Olimpiade, Nando maupun Triyaningsih sama-sama sedang menempa diri untuk persiapan akhir. Triyaningsih berlatih di dataran tinggi Pangalengan, Bandung Selatan, sedangkan Fernando digembleng di Surabaya. (esa/kny)
Boedi mengatakan, Trianingsih ditunjuk Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) untuk berangkat ke Olimpiade usai memanfaatkan jatah wildcard yang diterima Indonesia.
Trianingsih mampu menyisihkan dua kandidat lain, Maria Natalia Londa dan Dedeh Erawati yang sebelumnya disebut sebagai calon kuat atlet yang akan dikirim ke Olimpiade. Ini karena Trianingsih memiliki catatan waktu yang lebih baik, terangnya.
Boedi pun menjelaskan bahwa catatan waktu yang dimiliki Trianingsih adalah 2 jam 31 menit saat turun di Asian Games 2011 di Guangzhou, China. Sementara, batas waktu yang diperlukan untuk tembus Olimpiade hanya 2 jam 43 menit.
Sayangnya, pada saat Asian Games, kualifikasi untuk Olimpiade masih belum dibuka. Torehan prestasi tersebut menurut PASI merupakan modal untuk dibawa Trianingsih ke London. Kami optimistis dia mampu memberikan kejutan di Olimpiade, ujar Boedi.
Kemudian, satu jatah wildcard untuk putra telah diberikan kepada sprinter muda, Fernando Lumain. Ia ditunjuk PB PASI mewakili Indonesia untuk turun di nomor lari 100 meter putra.
Fernando terpilih karena merupakan peraih beasiswa Olympic Solidarity dari International Olympic Committee (IOC). Ditambah lagi, saat ini tidak ada sprinter Indonesia yang lolos kualifikasi Olimpiade.
Kami berharap Nando mampu membuat kejutan. Dia atlet yang potensial, dan pemegang beasiswa IOC. Jadi dia wajib berangkat ke Olimpiade dan berjuang sekeras-kerasnya, ujar Boedi.
Jelang diberangkatkan ke Olimpiade, Nando maupun Triyaningsih sama-sama sedang menempa diri untuk persiapan akhir. Triyaningsih berlatih di dataran tinggi Pangalengan, Bandung Selatan, sedangkan Fernando digembleng di Surabaya. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agus Prayogo Rebut Emas Lari Marathon di SEA Games 2019
Olahraga Lain-Lain 6 Desember 2019, 09:10
-
7 Seleb Cantik yang Hobi Ikut Lari Maraton di Luar Negeri
Open Play 9 Oktober 2019, 12:00
-
Live Streaming: Lari Maraton Putra Asian Games 2018
Olahraga Lain-Lain 25 Agustus 2018, 05:08
-
Mekaki Marathon 2018 Tak Sekadar Lari, Tapi Bisa Berswafoto
Olahraga Lain-Lain 11 Juli 2018, 00:44
-
Agus Prayogo Tampil di Grand Prix Asia
Lain Lain 18 April 2013, 16:07
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




