Anti Masuk Angin Club, Begini Cara Pesepakbola Lawan Hawa Dingin
Serafin Unus Pasi | 13 Desember 2017 12:28
Bola.net - - Sebagai seorang pesepakbola, bermain di dalam kondisi cuaca ekstrim memang menjadi resiko dari pekerjaan. Namun para pesepakbola ini punya tips dan trik tersendiri untuk menghadapi cuaca ekstrim, termasuk untuk menghadapi cuaca dingin.
Memasuki akhir tahun 2017, wilayah Eropa mulai memasuki musim dingin. Hal ini ditandai dengan turunnya salju di sejumlah negara-negara Eropa, di mana pada akhir pekan lalu pertandingan Derby Manchester nyaris dibatalkan karena cuaca dingin yang tidak kondusif.
Hawa dingin ini tentu menjadi kendala tersendiri bagi para bintang sepakbola saat bertanding. Hawa dingin itu akan mengganggu konsentrasi sehingga performa mereka bisa menurun dalam pertandingan tersebut mengingat di Eropa temperatur bisa sampai di bawah nol derajat saat musim dingin.
Namun tidak ingin kalah dengan keadaan, beberapa pesepakbola ini punya tips dan trick tersendiri agar tidak terpengaruh oleh musim dingin seperti yang Bolanet lansir dari media Inggris The Sun.
Botol Air Panas
Penyerang Chelsea, Michy Batshuayi memilih menggunakan cara tradisional, yaitu menggunakan botol yang terisi air panas untuk menghangatkan tubuhnya. Cara serupa juga digunakan Antonio Rudiger yang menggunakan botol tersebut di sela-sela kakinya.
Topi Natal
Salah satu cara untuk menghangatkan tubuh adalah menggunakan topi natal seperti yang ditunjukan oleh Eliaquim Mangala pada Derby Manchester tersebut. Topi yang biasanya berupa rajutan itu lebih dari cukup untuk digunakan menghangatkan kepala. Namun sayang topi ini tidak bisa digunakan saat bertanding.
Celana Ketat
Para pesepakbola biasanya fokus untuk menghangatkan bagian atas tubuhnya saat pertandingan. Namun metode berbeda dilakukan Ryan Giggs, di mana ia menggunakan celana ketat agar hawa dingin tidak merasuki bagian bawah tubuhnya. Hmmm, biar larinya gak keganggu kali yak?
Salah satu metode yang bisa digunakan untuk mengusir hawa dingin adalah dengan penggunaan Buff. Di Indonesia sendiri, buff cukup populer untuk membantu pengendara motor untuk menghalau polusi, namun di Eropa Buff digunakan sebagai penghangat bagian leher seperti yang ditunjukan Shinji Okazaki di bawah ini. [Tentu saja bahannya lebih tebal daripada Buff yang beredar di Indonesia ya]
Di sekitar tahun 2010-an para pesepakbola punya senjata rahasia untuk melawan rasa dingin, yaitu menggunakan Snoods. Snoods sendiri berupa seperti kain yang dililitkan dibagian leher. Gaya ini cukup populer dan digunakan sejumlah pesepakbola top seperit Carlos Tevez dan Iker Casillas dan Francesco Totti, namun FIFA menganggap Snoods ini berbahaya sehingga sekarang tidak pernah dipakai lagi di pertandingan.
Dalam sebuah pertandingan, terkadang hawa dingin yang ada benar-benar diluar batas kemampuan seorang manusia. Meski sudah mengenakan jaket, kupluk bahkan sarung tangan, terkadang hawa dingin begitu membandel sehingga para pesepakbola menggunakan cara tradisional untuk mengusir dingin. Ya, mereka menggunakan selimut (yang tebal tentunya) untuk mengusir rasa dingin ini. Namun senjata ini tidak bisa dibawa masuk ke lapangan karena berpotensi mengganggu jalannya pertandingan.
Well, kalau Bolaneters sendiri biasanya mengusir rasa dingin dengan metode apa? Sampaikan di kolom komentar ya!
Baca Juga:
- Ditanya Peluang Juara Chelsea, Willian dan Hazard Malah Terkekeh
- Tolak Gelar Man of The Match, Hazard Malah Berbuat Begini
- Bukan Barcelona dan Messi, Ini Klub dan Pesepakbola Terpopuler di Twitter
- Senasib Dengan Ronaldo, Patung Maradona Jadi Bulan-Bulanan Netizen
- Tengah Krisis, Pemain Milan Menjelma Kapten Tsubasa
- Bawa 'Sial' untuk Los Blancos, Alonso Diledek Eks Bek Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Erling Haaland Pamer Makanan Usai Bertanding, Bikin Netizen Geleng-Geleng Kepala
Bolatainment 22 Desember 2025, 17:10
-
Bek Barcelona SC Mario Pineida Tewas Ditembak di Ekuador
Bolatainment 19 Desember 2025, 15:55
-
Aksi Unik Erling Haaland Jelang Natal: Dari Mesin Gol Man City Jadi Santa Claus
Bolatainment 17 Desember 2025, 16:10
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







