Galeri: Kilas Balik 8 Corak 'Sekali Pakai' Terunik di MotoGP
Anindhya Danartikanya | 9 April 2020 16:00
Bola.net - Desain livery atau corak motor di MotoGP bukan hanya berfungsi untuk mempercantik tampilan motor dan sebagai wadah tempelan sponsor tim-tim peserta. Terkadang corak motor juga bisa mewakili kepribadian pebalap.
Setiap awal tahun, desain corak motor pun menjadi salah satu yang paling diperbincangkan seisi paddock MotoGP. Pada 2020 misalnya, banyak pihak yang mengaku sangat menyukai corak baru Suzuki Ecstar dan Pramac Racing.
Meski begitu, kini mulai jarang tim-tim peserta MotoGP yang mau mengerahkan corak spesial untuk para ridernya dalam balapan-balapan tertentu. Terakhir, rider yang dapat kesempatan itu adalah Jack Miller, yang diizinkan pakai corak bertema 'Ned Kelly' di Australia pada 2019.
Sejak MotoGP digulirkan pada 2002, ada beberapa corak motor spesial yang digunakan beberapa tim dan pebalap, dan sampai sekarang masih membuat kagum jika dilihat. Corak yang mana saja sih? Berikut di antaranya.
Valentino Rossi - MotoGP Valencia 2003

Corak ini dipakai Rossi tepat di balapan terakhir MotoGP 2003, yakni di Valencia, Spanyol, setelah sukses mengunci gelar dunia di beberapa seri sebelumnya. Uniknya, ini juga terakhir kalinya Rossi membela Repsol Honda, sebelum pindah ke Yamaha pada 2004.
Marco Melandri - MotoGP Portugal 2004

Membela Fortuna Yamaha dan merupakan debutan muda, Marco Melandri mendapatkan kesempatan mengenakan salah satu corak paling ikonik di MotoGP, yakni dengan tema Spider-man, untuk mempromosikan dirilisnya film Spider-man 2 ke bioskop di seluruh dunia.
Gauloises Yamaha - MotoGP Amerika Serikat 2005

Meski kala itu tim mereka bernama Gauloises Yamaha, Valentino Rossi dan Colin Edwards tak menggunakan corak biru-putih seperti biasanya, melainkan kuning-hitam-putih sebagai peringatan ulang tahun Yamaha yang ke-50.
Valentino Rossi - MotoGP Valencia 2005

Selain pakai warna kuning-hitam-putih, Rossi dan Edwards juga mendapatkan corak spesial untuk balapan di Valencia pada 2005, yakni warna putih-merah, sesuai dengan corak retro Yamaha. Corak ini dipakai untuk merayakan kesuksesan Yamaha di berbagai disiplin balap motor, baik MotoGP, MX1, dan MX2, dalam ulang tahun mereka yang ke-50.
Colin Edwards - MotoGP Amerika Serikat 2007

Pada era 2007-2010, Yamaha memang dikenal sangat bermurah hati memberikan berbagai corak spesial kepada pebalap mereka, salah satunya kepada Edwards pada 2007 di seri kandangnya, Sirkuit Laguna Seca. Ia pun mendapatkan warna biru di sekujur motor YZR-M1 miliknya, dengan beberapa aksen bintang di beberapa bagian, mewakili bendera Amerika Serikat.
Casey Stoner - MotoGP Australia 2009

Pada 2009, Ducati sedang bermurah hati dengan para pebalapnya karena baik Casey Stoner maupun Nicky Hayden diperbolehkan menggunakan corak spesial di seri kandang masing-masing, yakni Australia dan Indianapolis, Amerika Serikat. Untuk Stoner, Desmosedici GP9-nya didominasi warna putih, disertai aksen bendera Australia di bagian kanan dan kiri motor.
Jorge Lorenzo - MotoGP Portugal 2009

Baik Jorge Lorenzo maupun Valentino Rossi mendapatkan corak spesial pada motor YZR-M1 mereka di Sirkuit Estoril pada 2009, sebagai perayaan diluncurkannya mobil Fiat Punto Evo. Meski begitu, corak Lorenzo lebih mencuri perhatian karena ia memadukan corak motornya dengan desain helm bertema astronot yang kala itu ia rilis bersama X-Lite.
Valentino Rossi - MotoGP Belanda 2007

Untuk memperingati ulang tahun mobil Fiat 500 yang ke-50, Fiat Yamaha pun memberikan corak spesial kepada Rossi dan Edwards, yang berwarna-warni berkat inspirasi dari era diskografi dan seni Elvis Presley dan Rita Pavone. Kala itu, Rossi yang start dari posisi 11 berhasil menang.
Video: Gaya Rambut Valentino Rossi dari Masa ke Masa
Baca Juga:
- Kini Bimbing Baldassarri, Dovizioso Tekad Bikin Akademi Seperti Rossi
- Dovizioso: Lanjut atau Pensiun, Tergantung Hasil Balap dan Virus Corona
- Tak Jago Main PlayStation, Marc Marquez Tetap Ikut MotoGP Virtual Race
- Max Biaggi Rindu Rivalitasnya dengan Valentino Rossi di MotoGP
- Franco Morbidelli: Kalahkan Valentino Rossi Bakal Sangat Memuaskan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toprak Razgatlioglu Kunjungi SMK di Jakarta Bareng Yamaha Jelang Debut di MotoGP 2026
Otomotif 20 Januari 2026, 15:29
-
Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
Otomotif 20 Januari 2026, 13:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









