Kobe Bryant, Tifoso Sejati AC Milan Sejak Kecil
Dimas Ardi Prasetya | 27 Januari 2020 22:59
Bola.net - Kobe Bryant adalah tifoso AC Milan sejak kecil dan ia mengidolakan legenda Rossoneri seperti Marco van Basten dan Paolo Maldini.
Kobe Bryant adalah legenda bola basket Amerika Serikat. Ia mencatatkan sejarah bersama dengan klub LA Lakers dan dicintai oleh penggemar basket di seluruh dunia.
Namun Kobe tak hanya akrab dengan dunia basket saja. Ia sangat paham dengan dunia sepak bola. Hal ini tak mengherankan karena ketika masih berusia enam tahun, ia sempat tinggal di Italia.
Kobe mengikuti ayahnya yakni Joe Bryant, yang pindah ke Italia setelah pensiun dari NBA. Joe sendiri saat itu memilih pindah ke Rieti untuk meneruskan bermain basket di level kompetisi yang lebih rendah.
Joe sempat memboyong keluarganya pindah setelah dua tahun bermukim di Rieti. Yang pertama di Reggio Calabria, Pistoia dan terakhir di Reggio Emilia.
Kobe kecil saat itu tak hanya mulai bermain basket. Akan tetapi ia juga belajar bermain sepak bola.
Tifoso Milan
Dari pengalaman itulah, Kobe Bryant akhirnya menjadi penggemar AC Milan. Hal itu terungkap dari rekaman video wawancara tahun 2013 silam yang diunggah oleh akun Twitter Rossoneri pada Senin (27/01/2020).
"Saya sudah menjadi suporter AC Milan sejak saya masih anak-anak. Berada di sini (Milanello) adalah sebuah kehormata besar bagi saya," ucapnya dalam bahasa Italia yang lancar.
Kobe juga mengaku ia mengidolakan para legenda Rossoneri saat itu. Sebut saja Ruud Gullit, Marco Van Basten, hingga Paolo Maldini.
"Saat saya masih muda, menyaksikan Gullit, Van Basten dan Maldini adalah sebuah mimpi bagi saya. AC Milan selalu menjadi tim favorit saya."
"Tim ini memiliki tempat spesial di hati saya," sambung Kobe.
"Di Los Angeles, saya memiliki syal Milan dan jersey yang tergantung di loker saya dan saya melihatnya setiap hari," bebernya.
Mengheningkan Cipta
Kini Kobe Bryant telah tiada. AC Milan pun begitu kehilangan salah satu suporter terbesarnya tersebut.
Untuk mengenang Kobe, Milan sempat mengunggah pernyataan di Twitter bahwa mereka akan menggelar seremoni mengheningkan cipta selama satu menit. Seremoni itu akan dihelat sebelum berduel melawan Torino di ajang Coppa Italia di San Siro.
Akan tetapi, unggahan itu kemudian dihapus. Belum diketahui apakah nanti AC Milan akan benar-benar menggelar seremoni itu.
Kobe Bryant meninggal secara tragis dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California, Amerika Serikat, Minggu (26/01/2020) pagi waktu setempat. Di dalam helikopter itu juga terdapat putrinya yang masih berusia 13 tahun, Gianna Maria-Onore Bryant.
(ac milan)
Jangan Lewatkan:
Kisah Unik Asal Nama Kobe Bryant
Premier League Rasakan Duka yang Mendalam Atas Meninggalnya Kobe Bryant
Air Mata The King dan Pesan Terakhir Kobe Bryant untuk LeBron James
Ronaldo, Messi dan Pesepakbola Lainnya Turut Berduka Cita atas Kepulangan Kobe Bryant
Potret Kebersamaan Kobe Bryant dengan 11 Pesepak Bola Top Dunia
Kobe Bryant Tiada, Jagat NBA pun Berduka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Oliver Glasner Siapkan Presentasi Khusus demi Kursi Pelatih AC Milan
Liga Italia 1 Juni 2026, 14:45
-
Mantan Bos MU Tertarik Tangani AC Milan, Segera Beri Kepastian!
Liga Italia 1 Juni 2026, 12:46
-
Tidak Bertepuk Sebelah Tangan! MU Juga Mau Angkut Rafael Leao!
Liga Inggris 1 Juni 2026, 08:53
-
Rafael Leao Pamit dari AC Milan, Bakal Gabung MU?
Liga Italia 31 Mei 2026, 09:40
-
Arne Slot Langsung Diburu AC Milan Setelah Dipecat Liverpool
Liga Italia 30 Mei 2026, 22:27
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Timnas Indonesia vs Oman: Emil Audero
Tim Nasional 5 Juni 2026, 22:26
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











