Perjalanan Audisi Umum PB Djarum Harumkan Indonesia di Bulu Tangkis
Anindhya Danartikanya | 10 September 2019 10:40
Bola.net - Final sudah, bahwa PB Djarum memutuskan menghentikan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis mulai tahun depan karena tak ingin berlarut-larut dalam polemik dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
KPAI menuding ada pemanfaatan anak-anak untuk mempromosikan produk Djarum yang identik dengan rokok dalam audisi tersebut. Di satu sisi, PB Djarum yang berdiri sejak 1974 rutin menyumbang atlet yang mengharumkan nama bangsa. Pencapaian paling membanggakan terjadi pada 1992 dan 2016.
Alan Budikusuma mempersembahkan medali emas Olimpiade nomor tunggal putra pada 2016. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengulang capaian tersebut 14 tahun berselang. Sama-sama besar di PB Djarum, mereka menyumbang medali emas ketujuh Indonesia di Olimpiade.
Sumbangsih PB Djarum
Selain Olimpiade, atlet PB Djarum juga berprestasi di All England. Beberapa nama yang sukses juara lebih dari satu kali adalah Liem Swie King (3), Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (3), Haryanto Arbi (2), Rudy Gunawan (2), hingga Kevin Sanjaya (2). Liliyana Natsir (4 kali), Tontowi Ahmad (2), Haryanto Arbi (2), dan Sigit Budiarto juga memenangi Kejuaraan Dunia.
Atlet PB Djarum turut bersinar pada secara kolektif. Catatan paling mentereng terjadi kala Indonesia memenangkan Piala Thomas 1984. Ketika itu tujuh dari delapan anggota tim merupakan anggota PB Djarum.
Pencarian Bakat Selanjutnya
Audisi Djarum 2019 masih akan dilanjutkan hingga final pada November 2019. Tapi pada tahun 2020 tidak akan ada lagi. Audisi Bulutangkis Djarum sendiri sudah digelar sejak 2006.
"PB Djarum akan kembali mencari bakat-bakat pemain melalui turnamen-turnamen lagi setelah audisi umum dihentikan," kata Yoppy Rosimin, selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation pada Minggu (8/9/2019).
Cakupan Terbatas
Yoppy mengatakan dari turnamen-turnamen itu memang bisa didapatkan bibit-bibit pemain. Namun, cakupannya menjadi lebih terbatas. Apalagi selama ini audisi digelar hingga ke luar Jawa.
"Kesempatan bagi bibit-bibit bari berbagai daerah akan berkurang. Mungkin tak ada lagi peserta dari Luwuk, Parigi atau tempat-tempat dari berbagai pelosok Indonesia. Yang terjaring nantinya bibit-bibit dari tempat terbatas, serta mereka yang punya kemampuan finansial untuk ikut berbagai turnamen, atau punya uang untuk ke Kudus," kata Yoppy.
Tuduhan Eksploitasi Anak
Meskipun menghentikan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis, PB Djarum akan tetap berkomitmen melanjutkan mencetak bibit-bibit usia dini, tentu dengan cara berbeda.
Yoppy mengatakan keputusan itu terpaksa diambil karena sudah ada pembicaraan dengan berbagai pihak, tapi tak ada jalan keluar. "Kami tak mau masalah ini mengambang terus, jadi pilih mendarat saja. Jadi kami mengambil keputusan ini pada Rabu (4/9/2019), kemudian diumumkan secara resmi pada Sabtu (7/9/2019)," ujar Yoppi.
Disadur dari: Bolacom dan Liputan 6/Penulis: Okie Prabhowo/Editor: Harley Ikhsan dan Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 10 September 2019
Baca Juga:
PBSI Sebut Pemberhentian Audisi Umum PB Djarum 'Tragis'
Audisi Umum PB Djarum Terhenti, PBSI Cemas Perkembangan Atlet Daerah
Tapak Tilas PB Djarum: Dari Hobi Hingga Prestasi untuk Negeri
Kiprah PB Djarum, Didik 11 Atlet Peraih Medali Olimpiade untuk Indonesia
PB Djarum Hentikan Audisi Umum Bulu Tangkis demi Redakan Polemik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 14 Juni 2026, 15:13
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 14 Juni 2026, 11:48
LATEST UPDATE
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








