Puji Ronaldo Lewat Twitter, Blatter Ditertawakan Panelis ESPN
Editor Bolanet | 20 November 2013 13:35
- Pujian yang diberikan Presiden FIFA, Sepp Blatter melalui akun Twitter pribadinya terhadap Cristiano Ronaldo menjadi topik pembahasan dalam podcast terbaru yang dirilis oleh ESPN FC. Keempat pengamat sepakbola yang menyebut diri mereka FC Boys tersebut menertawakan keputusan Blatter untuk mengucapkan selamat terhadap kelolosan ke Piala Dunia melalui jejaring sosial.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, hubungan keduanya memburuk setelah Blatter mengeluarkan pernyataan yang mendiskreditkan Ronaldo dalam sebuah forum diskusi bersama Oxford University. Sikap tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak dan pada akhirnya membuat Blatter mengkonfirmasi pernyataannya sekaligus meminta maaf pada Ronaldo.
Pembicara FC Boys menyatakan bahwa ucapan selamat melalui Twitter merupakan upaya putus asa dari Blatter setelah ucapan maaf darinya tak direspon oleh Ronaldo. Pemain berusia 28 tahun tersebut konon bahkan menolak hadir dalam acara penganugerahaan Ballon d'Or, padahal Ronaldo merupakan kandidat kuat untuk memenangkan penghargaan tersebut.
Keempat pria ini menyebut bahwa seharusnya Blatter tak perlu memperpanjang lagi urusannya dengan sang winger. Ucapan selamat tersebut malah membuat Blatter terlihat sebagai orang yang tengah kebingungan.
Para panelis juga menganggap bahwa upaya rekonsiliasi yang dilakukan oleh Blatter terlalu berlebihan dan tidak seharusnya dilakukan melalui jejaring sosial. Selain itu, FC Boys juga menganggap bahwa apapun yang dilakukan Blatter, Ronaldo tetap tidak akan berubah pikiran untuk menghadiri penganugerahan Ballon d'Or. Pemain Real Madrid lebih memilih untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah yang terbaik melalui aksi nyata di atas lapangan. (espn/mri)
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, hubungan keduanya memburuk setelah Blatter mengeluarkan pernyataan yang mendiskreditkan Ronaldo dalam sebuah forum diskusi bersama Oxford University. Sikap tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak dan pada akhirnya membuat Blatter mengkonfirmasi pernyataannya sekaligus meminta maaf pada Ronaldo.
Pembicara FC Boys menyatakan bahwa ucapan selamat melalui Twitter merupakan upaya putus asa dari Blatter setelah ucapan maaf darinya tak direspon oleh Ronaldo. Pemain berusia 28 tahun tersebut konon bahkan menolak hadir dalam acara penganugerahaan Ballon d'Or, padahal Ronaldo merupakan kandidat kuat untuk memenangkan penghargaan tersebut.
Keempat pria ini menyebut bahwa seharusnya Blatter tak perlu memperpanjang lagi urusannya dengan sang winger. Ucapan selamat tersebut malah membuat Blatter terlihat sebagai orang yang tengah kebingungan.
Para panelis juga menganggap bahwa upaya rekonsiliasi yang dilakukan oleh Blatter terlalu berlebihan dan tidak seharusnya dilakukan melalui jejaring sosial. Selain itu, FC Boys juga menganggap bahwa apapun yang dilakukan Blatter, Ronaldo tetap tidak akan berubah pikiran untuk menghadiri penganugerahan Ballon d'Or. Pemain Real Madrid lebih memilih untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah yang terbaik melalui aksi nyata di atas lapangan. (espn/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
LATEST UPDATE
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













