Tangisan Histeris Higuain Usai Kalahkan Arsenal
Editor Bolanet | 12 Desember 2013 09:52
- Di bursa transfer musim panas lalu, striker Gonzalo Higuain yang sudah ngebet hengkang dari Real Madrid sempat diklaim sudah sangat dekat dengan kesepakatan transfer menuju . Namun ternyata datang belakangan dengan jumlah tawaran yang jauh lebih besar dan berhasil menelikung upaya The Gunners untuk mendapatkan El Pipita.
Empat bulan berselang, takdir mempertemukan Napoli yang diperkuat Higuain dengan Arsenal dalam laga menentukan di matchday terakhir Liga Champions Grup F. Il Partenopei dituntut untuk menang dengan margin tiga gol demi bisa memastikan jatah lolos ke babak knock out.
Higuain menjalankan tugasnya dengan baik dengan menyumbang satu gol, namun sayang pertandingan berkesudahan dengan skor 2-0, membuat langkah runner up Serie A musim lalu ini harus terhenti dan terlempar ke Liga Europa.
Sejenak setelah peluit panjang dibunyikan, Higuain nampak tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Tak ada selebrasi atas kemenangan tersebut, yang ada hanyalah tangis histeris dari sang pria Argentina karena gagal lolos ke 16 besar.
Napoli sejatinya mengoleksi poin 12, sama dengan Arsenal dan Borussia Dortmund. Namun karena secara head to head mereka kalah dari Dortmund dan imbang dengan Arsenal, maka penghitungan agresivitas gol menjadi penentu tereliminasinya armada Rafael Benitez.
Cheers, Gonzalo! (dm/mri)
Empat bulan berselang, takdir mempertemukan Napoli yang diperkuat Higuain dengan Arsenal dalam laga menentukan di matchday terakhir Liga Champions Grup F. Il Partenopei dituntut untuk menang dengan margin tiga gol demi bisa memastikan jatah lolos ke babak knock out.
Higuain menjalankan tugasnya dengan baik dengan menyumbang satu gol, namun sayang pertandingan berkesudahan dengan skor 2-0, membuat langkah runner up Serie A musim lalu ini harus terhenti dan terlempar ke Liga Europa.
Sejenak setelah peluit panjang dibunyikan, Higuain nampak tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Tak ada selebrasi atas kemenangan tersebut, yang ada hanyalah tangis histeris dari sang pria Argentina karena gagal lolos ke 16 besar.
Napoli sejatinya mengoleksi poin 12, sama dengan Arsenal dan Borussia Dortmund. Namun karena secara head to head mereka kalah dari Dortmund dan imbang dengan Arsenal, maka penghitungan agresivitas gol menjadi penentu tereliminasinya armada Rafael Benitez.
Cheers, Gonzalo! (dm/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis: Pep Guardiola Pakai Cara 'Kuno' untuk Buat Arsenal Tak Berkutik
Liga Inggris 21 April 2026, 19:14
-
Situasi Berubah, Sekarang Man United Didesak Rekrut Declan Rice!
Liga Inggris 21 April 2026, 18:18
-
Melihat Peran Krusial Rodri dan Silva: Rahasia Man City Kalahkan Arsenal
Liga Inggris 21 April 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















