Untung Rugi Arsenal Dapatkan Pierre-Emerick Aubameyang
Haris Suhud | 1 Februari 2018 13:00
Bola.net - - Pierre-Emerick Aubameyang akhirnya resmi menjadi pemain Arsenal. Kedatangan pemain asal Gabon ini membawa angin segar bagi para pendukung The Gunners. Tapi di sisi lain, ia bisa membawa hal negatif dalam skuat asuhan Arsene Wenger.
Arsenal mendatangkan penyerang 28 tahun tersebut dengan harga 56 juta pounds. Ia menjadi pemain Arsenal termahal saat ini. Tidak disebutkan kontrak yang diberikan kepada mantan pemain AC Milan tersebut. Tapi katanya jangka panjang.
Sebagai penyerang, Aubameyang adalah pemain yang amat produktif dalam mencetak gol. Sepanjang kariernya bersama Borussia Dortmund, ia sukses mengumpulkan 141 gol dari 213 penampilan di semua kompetisi. Dan untuk musim ini saja, ia mencetak 21 gol dalam 24 pertandingan.
Tak ada pemain yang ada di Arsenal saat ini melebihi statistiknya. Alexandre Lacazette yang merupakan top skor Arsenal musim ini baru mencetak sembilan gol dari 28 pertandingan. Beda jauh dengan performa Aubameyang dilihat dari statistik.
Selain kemampuan mencetak gol, Aubameyang juga memiliki kecepatan dan kreativitas yang bagus. Atribut seperti ini tentunya semakin menambah daya gedor lini serang klub asal London tersebut.
Namun, tak ada yang sepenuhnya sempurna di dunia ini. Di balik kehebatan Aubameyang, ia menyimpan sisi negatif yang tak layak dilakukan seorang pemain profesional. Ini bisa memberikan pengaruh secara keseluruhan pada Arsenal.
Sebelum gabung dengan Arsenal, Aubameyang sudah dicoret dari daftar skuat Borussia Dortmund. Bukan karena performanya yang mengecewakan, melainkan karena sikapnya yang tidak disiplin. Lalu ketika diberikan kesempatan bermain lagi, Aubameyang tak bisa memberikan kontribusi terbaiknya. Hingga akhirnya, pemain bersangkutan dilepas ke Arsenal pada hari Rabu (31/1) kemarin.
Keuntungan Arsenal Dapatkan Aubameyang
Semoga saja sikap buruk Aubameyang tak berlanjut ketika sudah berada di Arsenal sehingga ia bisa memberi pengaruh positif pada klub yang sudah rindu dengan gelar juara Premier League tersebut. Uang 56 juta pounds yang sudah dikeluarkan Arsenal untuknya tentu bukan barang yang sedikit.
Jika Arsenal bisa menanganinya dengan baik, Aubameyang akan banyak memberikan kontribusi. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa Aubameyang adalah pemain amat sangat produktif dalam mencetak gol.
Sejak bergabung dengan Dortmund pada musim 2013/2014, Aubameyang tercatat telah mengumpulkan 98 gol di Bundesliga. Ia merupakan pemain asal Afrika paling banyak mencetak gol di Liga Jerman.
Aubameyang memang memiliki kemampuan melakukan penyelesaian akhir dengan baik. Mayoritas gol Aubameyang di Bundesliga terjadi di dalam kotak penalti, dengan kaki kanan sebanyak 64 kali, menggunakan kaki kiri 20 kali dan dengan sundulan 13 kali.
Selebihnya, Aubameyang mencetak gol dari titik putih penalti dan satu kali dengan bagian tubuh lainnya. Hanya satu kali Aubameyang mencetak dari luar kotak penalti. Melihat angka tersebut, pemain yang pernah berseragam Saint Etienne tersebut memang paling pas menjadi penyerang di dalam kotak penalti atau disebut Poacher.
Aubameyang bisa mengulangi produktivitasnya dalam mencetak gol tersebut di Premier League. Jika mendapat pelayanan dengan baik dari rekan-rekannya, ia bahkan bisa lebih baik lagi. Dan dalam hal ini ini, dalam skuat Arsenal terdapat raja assist yang bisa diandalkan. Mereka adalah Mesut Ozil dan Henrikh Mkhitaryan.
Selain bisa ditempatkan di posisi sebagai penyerang di dalam kotak penalti, Aubameyang juga bisa di posisi di posisi sayap. Dengan kecepatannya, Aubameyang bisa menjadi pemain yang sangat mematikan bagi lawan. Pada tahun 2013 lalu, Aubameyang tercatat mampu menempuh jarak 30 meter hanya membutuhkan waktu 3,7 detik. Durasi tersebut lebih cepat dari pelari tercepat dunia, Usain Bolt, ketika memecahkan rekor dunia menempuh jarak 100 meter di Berlin pada tahun 2009. Kecepatan ini sangat penting bagi Arsenal ketika melakukan serangan balik.
Sementara itu, Arsene Wenger jarang salah ketika memberikan penilaian pada pemain yang didatangkan ke dalam timnya. Pelatih asal Prancis tersebut sangat percaya bahwa Aubameyang memang akan sangat membantu timnya di lini serang.
Kecepatannya, penyelesaian akhir, kualitas permainan dan fisiknya sangat kuat. Dan itu penting di Premier League, ucap Wenger jelang kedatangan Aubameyang ke London.
Kerugian Arsenal Dapatkan Aubameyang
Di balik kelebihan Aubameyang yang telah dipaparkan sebelumnya, Arsenal harus hati-hati dengan tingkah polah pemain tersebut. Di atas lapangan, kualitasnya memang tak perlu diragukan.
Borussia Dortmund sempat dibuat pusing dengan sikap tidak disiplin Aubameyang. Pemain tersebut beberapa kali telat datang latihan. Ini sangat menjengkelkan bagi petinggi klub Jerman tersebut.
Auba adalah seorang pemain spesial. Kami cuma punya satu masalah, yaitu ketepatan waktunya. Saya harus mengatakannya dengan sangat jelas, ungkap Direktur Olahraga Dortmund, Michael Zorc, pada akhir 2017 lalu.
Ini dimulai tahun lalu ketika dia sering datang terlalu telat. Lalu, sebagai sebuah klub, Anda punya masalah tentang bagaimana untuk menanganinya, jelasnya.
Masalah ini tidak akan jadi masalah jika Arsenal mampu menanganinya dengan baik. Tapi jika tidak, Aubameyang justru bisa merusak atmosfer yang ada di Arsenal.
Selain itu, Arsenal juga harus mencarikan posisi yang tepat bagi Aubameyang. Sepanjang musim ini, Aubameyang berposisi sebagai penyerang tunggal. Jika ini diterapkan, maka di sisi lain Alexandre Lacazette akan tersingkir. Sementara mantan pemain Lyon tersebut baru gabung Arsenal pada musim panas lalu.
Menurut catatan Whoscored, sepanjang musim ini Arsenal paling kerap menerapkan satu penyerang dalam formasi 3-4-2-1. Kehadiran Aubameyang dan keberadaan Lacazette akan menuntut Wenger perlu memikirkan formasi alternatif yang bisa mengakomodasi dua pemain bintangnya tersebut.
Terkadang perubahan formasi di tengah musim bukan sesuatu yang ideal karena bisa menimbulkan sistem yang sudah berjalan sebelumnya tersendat.
Tapi di luar itu semua, secara individu, Aubameyang adalah pemain spesial yang bisa dipercaya akan memberikan dimensi baru bagi lini serang Arsenal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




