Video: Para Tukang Diving Harus Malu Lihat Kapten Celtic Ini
Heri | 27 Februari 2018 11:02
Bola.net - - Salah satu 'penyakit' dalam sepakbola saat ini adalah kebiasaan diving para pemain. Diving kini dilakukan tidak hanya oleh para penyerang, tetapi pemain di semua posisi sudah pernah kedapatan melakukan aksi tak terpuji itu.
Dalam sepakbola, kontak fisik menjadi hal yang tak bisa dihindarkan. Sampai titik tertentu, kontak fisik ini masih diperbolehkan, asal sesuai aturan yang ada. Kontak yang berlebihan atau terlarang akan dianggap sebagai pelanggaran dan diganjar dengan hukuman, biasanya berupa tendangan bebas atau penalti.
Tapi belakangan banyak pemain yang memilih menjatuhkan diri, berpura-pura dilanggar oleh lawan. Tujuannya adalah untuk mengelabui wasit demi mendapat tendangan bebas atau penalti. Kadang pemain mengelabui wasit dengan melebih-lebihkan reaksi terhadap sebuah kontak fisik (exaggeration). Misalnya saja, pemain berguling-guling setelah disenggol sedikit oleh lawan.
Fenomena diving dan exaggeration ini sudah global dan menjadi masalah yang diperdebatkan secara sengit di hampir setiap liga. Karena itu, terasa menyegarkan ketika melihat ada pemain yang seperti kebal dari aksi diving. Scott Brown, kapten Celtic, menunjukkan bahwa hardman juga masih eksis dalam sepakbola.
Dalam pertandingan melawan Aberdeen, Brown digunting dengan tekel dua pemain lawan. Ia terjatuh tapi langsung bangkit dan sukses menguasai bola. Lalu Sam Cosgrove terang-terangan melakukan tekel berbahaya dari depan yang menghujam kaki Brown sampai terjatuh lagi. Saat Brown masih di tanah, bola ditendang ke arahnya dengan keras dan menghantam tubuhnya. Tapi Brown langsung bangkit lagi, menertawakan semua lawannya itu. Berikut videonya:
Cosgrove diganjar kartu merah atas pelanggaran kerasnya itu. Tapi Brown seperti tak peduli dan memilih merayakan semua tekel yang diterimanya itu. Sebagai catatan, Brown sudah sering merayakan tekel keras dari para lawannya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Bayern Munchen vs Celtic: Skor 1-1 (Agg. 3-2)
Liga Champions 19 Februari 2025, 05:01
-
Link Live Streaming Bayern Munchen vs Celtic - Liga Champions/UCL
Liga Champions 19 Februari 2025, 00:00
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Hari Ini, 19 Februari 2025
Liga Champions 18 Februari 2025, 10:57
-
Prediksi Bayern Munchen vs Celtic 19 Februari 2025
Liga Champions 18 Februari 2025, 08:10
-
Mission Impossible Celtic: Meng-comeback Bayern di Allianz Arena
Liga Champions 13 Februari 2025, 15:28
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





